Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah

Zona Organik - Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah - Multi sistem, maksud kami adalah bahwa cara budidaya sayuran dan buah di halaman dan pekarangan rumah kami lakukan dengan berbagai cara, di antaranya yaitu menggunakan karung bekas, polybag, pot, langsung di tanah, paralon, dan hidroponik.

Kami menanam cabe, tomat, caisim, jahe merah, kunyit, bayam, kemangi, terang, dan lainnya pokoknya yang disebut warung dan apotik hidup di dalam karung.

Selain menanam warung hidup dalam karung di halaman rumah, kami juga menanam sayuran daun dengan sistem hidroponik menggunakan pipa paralon, gelas plastik bekas, botol plastik bekas, dan toples bekas pula. Budidaya sayuran daun secara hidroponik kami lakukan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga, yaitu:

Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah
  1. Saya bertugas membuat media tanam, menyemai benih, dan memindahkan bibit tanaman ke dalam wadah budidaya.
  2. Anak-anak kami bertugas memasukkan media tanam ke dalam wadah budidaya dan membantu segala pekerjaan yang ringan.
  3. Orang tua kami, nenek dari anak-anak bertugas menjaga tanaman dari serangan ayam dan itik.
  4. Istri saya bertugas menjaga dan merawat tanaman sekaligus melakukan pemanenan serta pemasarannya.
Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah

Kami menanam sayuran daun di halaman dan pekarangan rumah. Sayuran yang kami tanam yaitu caisim, kangkung, bayam, selada, dan lain-lain. Sayuran tersebut kami tanam pada media paralon yang kami letakkan di atas kolam ikan hias baik dengan media tanah maupun dengan hidroponik. Untuk pengembangannya, kami sedang mempersiapkan beberapa rak untuk menempatkan botol bekas yang telah berisi tanaman sayuran daun hidroponik.

Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah

Kami melakukan runtutan kegiatan budidaya sayuran hidroponik setiap hari dari mulai:
  1. membuat media tanam yang berupa arang sekam;
  2. membuat wadah tanaman yang berupa paralon dan botol bekas;
  3. menyemai benih tanaman;
  4. memindahkan bibit tanaman;
  5. dan merawat tanaman

Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah

Dengan rutinitas semacam itu, kami berharap kelak akan dapat panen sayuran hidroponik terus menerus sepanjang waktu.


Kami melakukan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik dengan beberapa alasan, yaitu:

Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah
  1. untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akan sayuran dan bumbu masak;
  2. untuk penghijauan halaman rumah;
  3. sebagai sarana rekreasi dengan melihat tanaman yang tumbuh subur;
  4. untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang teknik budidaya tanaman;
  5. melatih kedisiplinan dan tanggung jawab anak-anak atas tugas mereka dalam turut merawat tanaman;
  6. untuk mendapatkan sayuran dan bumbu masak yang organik bebas dari bahan kimia berbahaya;
  7. untuk menambah penghasilan keluarga.
Budidaya Tanaman Warung Hidup Multi Sistem di Pekarangan Rumah
2 cara budidaya yang kami lakukan adalah budidaya warung hidup dengan:
  1. karung bekas menggunakan media tanah dan pupuk kandang;
  2. hidroponik menggunakan media paralon dan botol bekas dengan nutrisi cair tanpa tanah.
Senang rasanya memiliki banyak tanaman bermanfaat di halaman rumah.
Demikian, selamat mencoba, semoga sukses.

Nutrisi Hidroponik Lengkap untuk Sayuran Daun

Zona Organik - Nutrisi Hidroponik Lengkap untuk Sayuran Daun - Hidroponik adalah budidaya tanaman tanpa tanah (medianya menggunakan air). Nutrisi hidroponik adalah pupuk tanaman yang harus diberikan dalam wujud cairan sebagai suplai makanan dan nutrisi tanaman untuk dapat tumbuh optimal dan menghasilkan. Nutrisi atau pupuk hidroponik harus lengkap, yaitu yang memenuhi segala unsur hara mikro dan makro. Seperti telah kami tulis pada artikel sebelumnya tentang Tanaman Warung Hidup Tumbuh Subur dengan Unsur Hara Mikro dan Makro.

Nutrisi atau pupuk hidroponik lengkap untuk tanaman sayuran ini kami beli secara online dengan harga Rp. 75.000,-, yaitu berupa 2 bungkus pupuk butiran padat A dan B (AB MIX) dengan berat masing-masing 12 ons setiap bungkusnya.

Nutrisi Hidroponik Lengkap untuk Sayuran Daun

Nutrisi hidroponics vegetable ini mengandung Ca++, K+NO3-, Fe Chelate. Pupuk AB MIX ini dapat digunakan untuk tanaman sayuran daun seperti:
  1. Caisim
  2. Sawi
  3. Selada
  4. Pakchoy
  5. Kailan
  6. Kangkung
  7. Bayam
  8. dan sayuran daun lainnya.
Nutrisi Hidroponik Lengkap untuk Sayuran Daun
 
Nutrisi hidroponik ini memiliki banyak manfaat, yaitu antara lain:
  1. mempercepat tumbuh tanaman dengan daun yang berukuran besar
  2. memperbanyak jumlah daun pada tanaman
  3. tanaman akan lebih tahan terhadap penyakit
  4. mempercantik penampilan daun sehingga terlihat tegar, segar, besar, dan menarik
  5. tekstur daun semakin renyah
  6. warna daun semakin hijau
 
Nutrisi Hidroponik Lengkap untuk Sayuran Daun
Pupuk hidroponik ini juga memiliki banyak keunggulan, yaitu:
  1. mengandung unsur makro dan mikro secara lengkap
  2. bahan mudah larut dalam air
  3. mudah terserap tanaman
  4. memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman secara lengkap dan seimbang
  5. tidak menyumbat sistem irigasi
Nutrisi hidroponik ini mudah aplikasinya, kita tinggal mengikuti petunjuk yang ada dalam kemasan, yang lain kali akan kami tulis pada postingan berikutnya.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Tanaman Warung Hidup Tumbuh Subur dengan Unsur Hara Mikro dan Makro

Zona Organik - Tanaman Warung Hidup Tumbuh Subur dengan Unsur Hara Mikro dan Makro - Tanaman warung hidup biasa di tanam di halaman atau pekarangan rumah, yaitu berupa sayuran dan atau buah-buahan. Warung hidup bisa ditanam langsung di tanah, juga bisa menggunakan wadah seperti pot, polybag, karung bekas, dll. Warung hidup juga bisa dilakukan dengan sistem konvensional (langsung ditanah), vertikultur, minakultur, atau hidroponik.

Tanaman warung hidup dapat tumbuh dan berkembang biak dengan subur dan sempurna jika mendapatkan nutrisi yang lengkap dan seimbang, yaitu yang memenuhi unsur hara mikro dan makro.

1. Unsur Hara Makro

Unsur makro adalah hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang cukup banyak dan besar. Unsur makro yang harus tersedia agar tanaman tumbuh subur antara lain:

Tanaman Warung Hidup Tumbuh Subur dengan Unsur Hara Mikro dan Makro

a. Nitrogen (N)

Nitrogen membantu tanaman dalam pembentukan sel, jaringan, dan organ. Fungsi utama nitrogen  bagi tanaman adalah sebagai bahan sintetis klorofil, protein, dan asam amino, sehingga tanaman membutuhkan nitrogen sangat besar. Selain itu, nitrogen dan fosfor (P) merupakan zat pengatur tumbuh pada tanaman secara keseluruhan.

Nitrogen yang dibutuhkan tanaman berupa Ammonium (NH4) dan Nitrat (NO3). Kebutuhan tanaman akan Ammonium maksimal 25% dari total konsentrasi Nitrogen.

b. Fosfor/Phosphor (P)

Fosfor adalah komponen penyusun dari beberapa enzim, protein, ATP, RNA, dan DNA.  ATP penting untuk proses transfer energi, sedangkan RNA dan DNA menentukan sifat genetik dari tanaman. Fosfor adalah unsur yang membantu pertumbuhan benih, akar, bunga, dan buah. Tanaman yang cukup unsur fosfornya akan memiliki struktur perakaran yang kuat dan sehat, sehingga daya serap tanaman terhadap nutrisi lebih baik. Fosfor dan Kalium berfungsi untuk merangsang proses pembungaan, terbukti kebutuhan tanaman akan fosfor meningkat ketika tanaman berbunga.

Tanaman Warung Hidup Tumbuh Subur dengan Unsur Hara Mikro dan Makro

3. Kalium (K)

Kalium merupakan unsur pengatur proses fisiologi tanaman seperti fotosintetis, akumulasi, translokasi, transportasi karbohidrat, membuka menutupnya stomata, atau mengatur distribusi air dalam jaringan dan sel. Kekurangan unsur ini menyebabkan daun seperti terbakar dan akhirnya gugur.

d. Magnesium (Mg)

Magnesium merupakan unsur yang membantu transportasi energi beberapa enzim di dalam tanaman. Magnesium sangat dibutuhkan oleh daun untuk ketersediaan klorofil.  Fotosintesis tanaman dapat berjalan dengan baik jika magnesium dalam daun cukup.

e. Kalsium (Ca)

Kalsium adalah unsur hara dalam pertumbuhan sel. Kalsium merupakan komponen yang menguatkan, dan mengatur daya tembus, serta merawat dinding sel. Kalsium sangat penting dalam pertumbuhan akar tanaman. Kalsium juga berperan dalam proses pembelahan dan perpanjangan sel, dan mengatur distribusi hasil fotosintesis.

f. Belerang/Sulfur (S)

Belerang dibutuhkan tanaman untuk membentuk asam amino sistin, sistein dan metionin. Belerang merupakan hasil metabolisme senyawa kompleks. Belerang juga berfungsi sebagai aktivator, kofaktor atau regulator enzim dan berperan dalam proses fisiologi tanaman.

Tanaman Warung Hidup Tumbuh Subur dengan Unsur Hara Mikro dan Makro

2. Unsur Hara Mikro

Unsur mikro diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit. Meskipun sedikit, unsur mikro sangat penting dalam menentukan keberhasilan proses-proses dalam tumbuhan. Bisa kita lihat pada adenium, bunga adenium tumbuh dengan indah atas jasa unsur mikro. Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman berupa:

a. Boron (B)

Boron dibutuhkan tanaman dalam proses pembentukan, pembelahan dan diferensiasi , serta pembagian tugas sel. Boron diangkut dari akar ke tajuk tanaman melalui pembuluh xylem. Di dalam tanah boron tersedia dalam jumlah terbatas dan mudah tercuci. Kekurangan boron paling sering dijumpai pada adenium. Cirinya mirip daun variegeta.

b. Tembaga (Cu)

Tembaga merupakan aktivator dan unsur yang membantu proses fotosintesis. Tembaga juga sebagai unsur pembentuk klorofil, dan memiliki fungsi reproduksi.

c. Seng/Zinc (Zn)

Seng merupakan unsur pembentuk klorofil dan membantu proses fotosintesis.

d. Besi/Ferro (Fe)

Zat Besi membantu pembentukan protein pada tanaman dan sebagai katalisator pembentukan klorofil. Besi berperan sebagai pembawa elektron pada proses fotosintetis dan respirasi, sekaligus menjadi aktivator beberapa enzim. Unsur ini tidak mudah bergerak sehigga bila terjadi kekurangan sulit diperbaiki. Zat besi bertentangan dengan unsur mikro lain.

e. Molibdenum (Mo)

Molibdenum bertugas sebagai pembawa elektron untuk mengubah nitrat menjadi enzim. Unsur ini juga berperan dalam fiksasi nitrogen.

f. Mangan (Mn)

Mangan berperan dalam sintesa klorofil dan sebagai koenzim, sebagai aktivator beberapa enzim respirasi, dalam reaksi metabolisme nitrogen dan fotosintesis. Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah:
  • Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
  • Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
  • Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
  • Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
g. Klorida (Cl)

Klorida diserap oleh tanaman dalam bentuk ion Cl, ion ini mempunyai fungsi fisiologis yang sangat penting dalam proses fotosintesis tanaman terutama pada fase terang. Apabila ion Cl ini tidak tersedia maka proses fotosintesis akan terhambat, otomatis pertumbuhan dan perkembangan tanamanpun akan terhambat.

h. Natrium (Na)

Fungsi unsur hara natrium bagi tanaman yaitu berperan dalam pembukaan stomata dan dapat menggantikan peranan unsur K, berperan dalam pembentukan umbi, mencegah busuk bagian tengah ubi (hartrot).

i. Kobalt (Co)

Unsur Kobalt sangat penting bagi tanaman dalam proses pertumbuhan. Kobalt juga merupakan unsur yang berperan sebagai metabolisme tanaman.

j. Silikon (Si)

Pengaruh silikon bagi tanaman adalah sebagai berikut:
  • Meningkatkan ketersediaan fosfor dalam tanah.
  • Meningkatkan ketegakan tanaman (daun) dan mencegah roboh.
  • Menurunkan cekaman kekurangan air.
  • Meningkatan ketahanan terhadap hama dan penyakit.
k. Nikel (Ni)

Diperlukan untuk enzim urease untuk menguraikan urea dalam membebaskan nitrogen ke dalam bentuk yang dapat digunakan untuk tanaman. Nikel diperlukan untuk penyerapan zat besi. Benih perlu nikel untuk berkecambah. Tanaman tumbuh tanpa tambahan nikel akan berangsur-angsur mencapai tingkat kekurangan saat mereka dewasa dan mulai pertumbuhan reproduksi.

Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik

Zona Organik - Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik - Paralon atau pipa PVC adalah salah satu media atau wadah untuk budidaya tanaman hidroponik. Pipa paralon yang biasanya digunakan untuk tanaman hidroponik berdiameter 3 inchi. Banyak jenis paralon yang dijual di toko bangunan. Kami memilih paralon yang paling murah. Harganya sekitar Rp. 60.000,- perbatang.

Sebenarnya selain pipa paralon, masih banyak wadah yang bisa digunakan untuk tanaman hidroponik, seperti misalnya botol bekas air mineral, gelas air mineral, toples bekas makanan, bambu, talang atap, atau bisa kita buat bak permanen menggunakan semen.

Kami mulai mencoba bercocok tanam sayuran secara hidroponik belum lama ini, yaitu sekitar seminggu yang lalu tanggal 10 Desember 2014. Sebelumnya (dan masih berlangsung hingga sekarang) kami melakukan budidaya sayuran (warung hidup) dalam karung bekas menggunakan media tanah dan pupuk kandang.

Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik

Mengapa kami mencoba hidroponik? Padahal dengan budidaya warung hidup dengan karung saja sudah sangat menguntungkan.

Ada beberapa pertimbangan kami mencoba budidaya sayuran secara hidroponik:
  1. Tidak membutuhkan tanah dan pupuk kandang.
  2. Media tanam sangat mudah dan murah diperoleh.
  3. Perawatannya simpel.
  4. Bisa dilakukan dengan sistem vertikultur (susun ke atas)
Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik

Dalam mencoba sistem hidroponik ini, kami melibatkan anak-anak kami, agar mereka mengenal pentingnya budidaya warung hidup sebagai suplai kebutuhan dapur sehari hari. Kami melibatkan anak dalam melakukan:

Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik

  1. Persiapan media tanam (membuat arang sekam)
  2. Melobangi paralon sebagai wadah tanaman
  3. Membuat persemaian
  4. Memasukkan media tanam (arang sekam) ke dalam wadah tanam
  5. Merawat tanaman.
Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik
 
Sekarang langsung saja. Bagaimana cara kami melobangi paralon sebagai wadah nutrisi (pupuk hidroponik cair) dalam budidaya sayuran hidroponik:
 
Alat dan bahan:
  1. paralon 3 inchi 1 batang
  2. ballpoint atau spidol untuk menggambar pola lingkaran
  3. mistar atau penggaris untuk mengukur jarak antar paralon
  4. gelas bekas air mineral untuk blat atau mal atau pola lingkaran
  5. solder untuk melukai paralon mengikuti pola lingkaran
  6. gergaji untuk membantu mempermudah melobangi paralon
  7. besi untuk melobangi paralon (obeng)
  8. amplas untuk menghaluskan bekas solderan pada lobang paralon
Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik
 
Berikut ini Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Wadah nutrisi Tanaman Hidroponik:
  1. Buat pola lingkaran pada paralon menggunakan ballpoint atau sepidol
  2. Pola bisa kita gunakan gelas bekas air mineral
  3. Jarak antar lobang sekitar 10 cm (atau sesuai selera masing-masing)
  4. Setelah sepanjang paralon kita gambar lingkaran, selanjutnya lukai pola lingkaran pada paralon menggunakan solder dengan menekan (usahakan sedalam mungkin)
  5. Lobang dibuat lebih kecil dari pola lingkaran, agar nanti setelah gelas bekas dimasukkan dapat mengambang pada bibir lobang (gelas tidak masuk ke dalam paralon)
  6. Gergaji pada tengah pola lobang (silang dan palang)
  7. Toblos pola lobang yang telah dilukai dengan solder dan gergaji dengan menggunakan besi atau obeng
  8. Terakhir, haluskan bibir lobang dangen amplas.
Cara Mudah Melobangi Paralon untuk Tanaman Hidroponik
 
Memang sedikit menguras tenaga dan waktu, namun jika dilakukan berdasarkan kesenangan, maka tidak akan terasa capenya, bahkan kita bisa memperoleh kepuasan.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon

Zona Organik - Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon - Halaman rumah kita merupakan aset yang bisa mendatangkan keuntungan sebagai pemenuh kebutuhan dapur dan penambah penghasilan keluarga. Tidak perduli seberapapun lebarnya halaman rumah kita. Bahkan jika kita hanya memiliki beberapa meter saja, tetap bisa mendatangkan keuntungan jika kita tahu caranya.

Seperti pada postingan kami sebelumnya tentang Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah dengan menggunakan karung, kali ini kami ingin berbagi apa yang kami lakukan terhadap halaman rumah, yaitu budidaya caisim dalam paralon. Kami mengisi halaman rumah kami dengan berbagai tanaman sayuran dan buah, salah satunya adalah caisim.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon





Selain dapat menghiasi halaman, budidaya caisim dalam paralon juga memiliki nilai ekonomis yang lumayan. Sebelumnya kami menanam caisim dalam karung, hasilnya lumayan, bisa untuk memenuhi kebutuhan sayur keluarga kami, juga sebagian lagi kami jual untuk tambahan penghasilan. Memang tidak seberapa, tapi paling tidak itu sudah menandakan bahwa jika kita manfaatkan dengan baik, halaman rumah akan memiliki nilai tambah.
Menanam caisim dalam paralon sebenarnya sama dengan menanam caisim pada umumnya, baik di tanah langsung, dlam pot,  maupun dalam wadah lain, seperti misalnya dalam karung. Caranya sebagai berikut:
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon
  1. Kita persiapkan media tanam seperti biasa, yaitu campuran tanah dan pupuk kandang 1:1, atau jika ada tambahkan juga pasir 1 bagian.
  2. Semaikan biji caisim pada media tersebut.
  3. Tempatkan persemaian pada tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  4. Buat lubang dengan diameter 5 cm di sepanjang paralon dengan jarang 10-15 cm.
  5. Tutup kedua ujung paralon dengan plastik agar media tanam tidak keluar.
  6.  Lubangi plastik penutup agar kelebihan air siraman dapat keluar dari paralon.
  7. Masukkan media tanam ke dalam paralon, isi sampai penuh.
  8. Tempatkan paralon pada posisi yang diinginkan.
  9. Posisikan paralon agak miring, maksudnya salah satu ujung paralon lebih tinggi dari ujung lainnya, agar sisa air penyiraman bisa mengalir keluar.
  10. Kami menempatkan paralon di atas kolam ikan, supaya mudah menyiraminya, juga sebagai pelindung ikan dari panas matahari.
  11. Setelah benih caisim dalam persemaian tumbuh hingga 5 daun, segera pindahkan ke paralon.
  12. Usahakan jangan mencabut caisim dari persemaian, melainkan angkat dengan sedikit tanahnya yang menempel pada akar benih caisim, agar ketika menempati media yang baru akan mudah beradaptasi.
  13.  Pemindahan dilakukan pada sore hari, agar caisim tidak layu.
  14. Setelah benih caisim ditanam dalam paralon, selanjutnya kita tinggal merawatnya dengan menyiram jika tidak hujan.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon
Kami menanam bibit caisim dari membeli di toko, sehingga pertumbuhaanya lumayan bagus. Mulai dari proses persemaian hingga panen bibit caisim tumbuh dengan cepat dan normal.
Persemaian biasanya memakan waktu 7-12 hari. Sedangkan pemanenan bisa kita lakukan setelah 25 hari setelah tanam.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon

Cepat bukan pertumbuhan caisim? Oleh karena itu sebaiknya kita menanam caisim untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga kita.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon

Kami juga sedang mempersiapkan penanaman caisim dengan sistem hidroponik, karena tidak membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Jadi ini akan sangat membantu jika kita tidak memiliki tanah atau pupuk kandang.

Jangan lupa baca juga tulisan kami tentang Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Hidroponik

Zona Organik - Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Hidroponik - Budidaya tanaman sistem hidroponik sebenarnya sangat memanjakan tanaman, karena tanaman sama sekali tidak mencari unsur hara sendiri dari tanah, melainkan kita yang memberikan melalui cairan nutrisi.

Cairan nutrisi yang kita berikan harus mengandung unsur pupuk mikro dan makro yang merupakan syarat lengkap sebuah tanaman dapat hidup, tumbuh, dan berkembangbiak. Apa saja unsur makro dan mikro itu. Berikut iniunsur hara yang dibutuhkan tanaman:

Unsur Hara Makro

Unsur Hara Makro adalah unsur-unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang relatif besar, yaitu antara lain:
  1. Nitrogen (N)
  2. Fosfor atau Phosphor (P)
  3. Kalium (K)
  4. Magnesium (Mg)
  5. Kalsium (Ca)
  6. Belerang atau Sulfur (S)
Unsur Hara Mikro

Unsur mikro adalah unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit . Walaupun hanya diserap dalam jumlah kecil, namun sangat penting untuk menunjang keberhasilan proses pertumbuhan tanaman. Tanpa unsur mikro, bunga adenium tidak tampil prima. Bunga akan lunglai, dan lain-lain.
  1. Boron (B)
  2. Tembaga (Cu)
  3. Seng atau Zinc (Zn)
  4. Besi atau Ferro (Fe)
  5. Molibdenum (Mo)
  6. Mangan (Mn)
  7. Khlor (Cl)
  8. Natrium (Na)
  9. Cobalt (Co)
  10. Silicone (Si)
  11. Nikel (Ni)

Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Hidroponik

Cairan nutrisi ini sudah banyak dijual baik secara offline maupun online, namun rata-rata masih berupa nutrisi/pupuk kimia. Memang ada beberapa perusahaan yang sudah menggunakan bahan organik dalam pembuatan nutrisi hidroponik ini, namun masih belum memasyarakat, sehingga sebagian orang merasa sulit untuk mendapatkannya.

Sebenarnya nutrisi atau pupuk cair untuk tanaman hidroponik bisa kita buat sendiri, meskipun sedikit ribet, namun hasinya organik dan aman untuk kesehatan. Berikut ini cara membuat nutrisi atau pupuk organik cair (POC) untuk budidaya tanaman hidroponik:

Bahan- bahan yang diperlukan untuk membuat pupuk atau nutrisi hidroponik organik:
  1. Kotoran kambing 30 kg
  2. Jerami 50 kg
  3. Arang sekam 10 kg
  4. Dedak/ bekatul 10 kg
  5. Belerang 30 gram
  6. Daun lamtoro/ kacang-kacangan 1,7 kg
  7. Daun sirsak 6 ons
  8. Gula pasir 2,5 ons
  9. Em4/mikroorganisme 0,1 liter
  10. Air bersih secukupnya.

Alat-alat yang diperlukan untuk proses pembuatan POC hidroponik:
  1. Penampung air atau water toren atau wadah lain untuk tempat fermentasi
  2. Aerator 45 lt/menit
  3. selang air
Berikut ini cara membuat pupuk atau nutrisi organik untuk budidaya tanaman hidroponik:
  1. Haluskan daun lamtoro dan daun sirsak
  2. Masukkan semua bahan ke dalam wadah fermentasi
  3. Masukkan air bersih setinggi tumpukan bahan tersebut (agar seluruh bahan terendam air)
  4. Beri udara dengan aerator hingga terjadi fermentasi aerob
  5. Biarkan selama 30 hari
  6. Saring air hasil fermentasi.
  7. Biarkan mengendap.

Aplikasi POC atau nutrisi organik untuk hidroponik:
  1. Ambil larutan bagian atas yang tidak ada endapannya.
  2. Cairan hasil fermentasi di encerkan dengan perbandingan 1 : 10 (1 bagian POC dan 10 bagian air).
  3. Gunakan larutan ini untuk penyiraman atau nutrisi hidroponik.
  4. Bisa juga digunakan untuk penyemprotkan tanaman.
  5. Gunakan ampasnya untuk pupuk organik padat (media tanam dalam pot).
Lama dan agak repot memang membuat POC untuk budidaya tanaman hidroponik. Namun hal itu akan sebanding dengan hasil yang akan kita dapatkan, yaitu produk tanaman hidroponik organik yang sehat karena tidak mengandung unsur kimia.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien

Zona Organik - Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien - Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman tanpa tanah. Nutrisi atau pupuk sebagai makanan tanaman diberikan dalam bentuk cair sehingga tidak membutuhkan tanah. Arang sekam untuk apa? Dalam budidaya tanaman organik, arang sekam digunakan sebagai tempat tanaman agar bisa berdiri.

Sebenarnya peranan arang sekam dapat digantikan dengan bahan lain, misalnya pasir, sabut kelapa, kokopit (cocopeat), benang wol, kerikil, rockwoll, dan bahan lain yang sejenis. Namun lebih kami lebih suka menggunakan arang sekam karena memiliki banyak kelebihan dibanding media lainnya.

Kelebihan arang sekam sebagai media tanam hidroponik dibandingkan dengan media lainnya salah satunya adalah dari komposisi kimiawinya. Berikut ini komposisi kimiawi sekam:

Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien
  1. Kadar air 9,02%
  2. Protein kasar 3,03%
  3. Lemak 1,18%
  4. Serat kasar 35,68%
  5. Abu 17,71%
  6. Karbohidrat kasar 33,71%
  7. Karbon (zat arang) 1,33%
  8. Hidrogen 1,54%
  9. Oksigen 33,64%
  10. Silika 16,98%
Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien
 
Berikut ini kelebihan lain penggunaan arang sekam sebagai media tanam hidroponik:
  1. Arang sekam merupakan media tanam hidroponik yang steril karena proses pembuatannya melalui pembakaran, sehingga segala unsur yang dapat merugikan tanaman telah turut terbakar.
  2. Murah. Arang sekam murah harganya, mudah didapat, bahkan di pedesaan kita bisa mendapatkan sekam tanpa membeli, kita bisa membuat arang sekam sendiri dengan mudah. Caranya silahkan baca pada postingan sebelumnya.
  3. Efisien. Aram sekam sangat efisien sebagai media tanam hidroponik karena bobotnya yang ringan, mudah cara mendapatkannya, cepat cara membuatnya, dan mudah cara aplikasinya.
Selain beberapa kelebihan di atas, saya yakin masih banyak kelebihan lain dari penggunaan arang sekam sebagai media tanam hidroponik.
 
Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien
 
Info:
Sebelumnya kami belum pernah membuat arang sekam, hanya bermodalkan membaca dari internet, kami langsung praktek membuat arang sekam, hasilnya Alhamdulillah berhasil, meskipun dalam proses pembakarannya terjadi hujan deras. Kami kira gagal karena api akan padam, namun kenyataanya bara api tidak padam dan tetap membakar seluruh sekam hingga bagian luar yang basah oleh hujan.

Kami membuat arang sekam dengan 2 karung besar, setelah dilakukan pembakaran, kami mendapatkan arang sebanyak 3 karung kecil. Lumayan banyak untuk kami gunakan sebagai media tanam hidroponik sebagai pemula.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Zona Organik - Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik - Arang sekam adalah sisa pembakaran sekam sebelum menjadi abu. Warnanya hitam layaknya arang kayu pada umumnya. Bentuknya masih menyerupai bentuk sekam. Cara membuat arang sekam menurut kami itu gampang-gampang susah. Mudah cara pembuatannya, namun belum tentu bisa bagus hasilnya, karena jika salah perkiraan, bukan arang yang kita dapatkan, melainkan abu yang dihasilkan.

Berbeda antara arang sekam dengan abu sekam. Kalau arang bentuknya masih menyerupai sekam, namun jika abu, bentuknya sudah halus, karena sekam terbakar sempurna.

Dalam pertanian hidroponik, salah satu medianya adalah arang sekam. Arang ini bukan sebagai media tanam layaknya tanah yang memberikan unsur hara, namun dalam pertanian hidroponik, arang sekam digunakan sebagai penopang batang tanaman agar bisa berdiri.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Pembuatan arang sekam yang kami lakukan ini adalah kali pertama. Berikut ini caranya:
  1. Saya membeli kawat ayak ukuran setengah cm sepanjang 1 meter.
  2. Kawat ayak saya belah lagi menjadi 2.
  3. Salah satu saya gunakan sebagai cerobong sekaligus tempat pembakaran awal.
  4. Bentuk kawat ayak menyerupai cerobong dengan diameter kurang lebih 10 cm.
  5. Untuk membuat bentuk cerobong, kita bisa menggunakan kawat sebagai pengikat agar kawat ayak tidak lepas atau terbuka.
  6. Setelah cerobong jadi, selanjutnya mempersiapkan sekam kering sisa penggilingan padi.
  7. Saya membeli 2 karung sekam (1 karung Rp. 2.000,- di tempat penggilingan padi).
  8. Letakkan cerobong di tempat yang jauh dari benda yang mudah terbakar.
  9. Tempatkan sekam mengelilingi cerobong, atur hingga setinggi mungkin.
  10. Siapkan kertas untuk membakar (kertas apa saja).
  11. Bentuklah kertas memanjang agar mudah dimasukkan ke dalam cerobong.
  12. Bakar kertas dan masukkan ke dalam cerobong.
  13. Api dari kertas akan membakar sekam paling bawah di sebelah dalam.
  14. Lama-kelamaan sekam akan terbakar semua mulai dari dalam, ditandai dari keluarnya asap dari cerobong.
  15. Jika sekam telah terbakar semua, ditandai dengan warnanya hitam, segera lakukan penyiraman secara merata.
  16. Jika terlambat menyiram, dikhawatirkan, arang akan menjadi debu.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
2 karung sekam habis terbakar selama 4 jam. Kami mulai membakar pukul 14.00 WIB, dan pukul 18.00 WIB sekam telah menghitam semua.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
Perlu diingat:
  1. Jangan sampai terlambat menyiram jika sekam telah menjadi hitam hingga bagian luar.
  2. Meski kelihatannya api sudah padam, namun di dalam masih ada bara yang bekerja.
  3. Jika tidak segera disiram, maka arang sekam akan terbakar sempurna dan menjadi abu.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
Untuk penampakan arang sekam yang telah jadi, Insya Allah besok akan saya posting fotonya, karena saat arang sudah jadi, hari sudah malam, jadi mau ambil foto sudah kurang jelas.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
Ini adalah pengalaman kami pertama kali dalam membuat arang sekam. Kami berniat melakukan budidaya sayuran organik menggunakan arang sekam. Saat ini kami sedang memesan pupuk atau nutrisi hidroponik. Kemungkinan dalam 3-6 hari akan sampai dan siap beraksi.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Semua pengalaman pertama dalam budidaya tanaman organik akan segera saya tulis setelah praktek.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Selamat mencoba Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik, semoga sukses, dan semoga bermanfaat.

Cara Mudah Membuat POC dari Urin Sapi

Zona Organik - Cara Mudah Membuat POC dari Urin Sapi - POC adalah singkatan dari pupuk organik cair. Air kencing atau urin dari sapi merupakan bahan baku pupuk organik yang sangat bagus. Air ini merupakan kotoran sapi yang memiliki banyak kandungan bahan-bahan organik yang berguna bagi tumbuhan. Kegunaannya bukan saja sebagai pupuk organik, namun juga sebagai cairan pembasmi hama tanaman.

Agar nilai manfaat dari urin sapi semakin tinggi, maka perlu adanya pengolahan melalui proses fermentasi. Dalam proses fermentasi tersebut diperlukan beberapa bahan tambahan yang tentu saja organik (alami). Bahan tambahan ini mudah sekali kita dapatkan dari sekitar kita.

Berikut ini bahan baku untuk membuat POC dari urin sapi:
  1. Air kencing sapi 100 liter
  2. Tetes tebu 5 liter atau gula merah 5 kg
  3. Susu segar 5 liter
  4. Trasi 2 kg
  5. Jahe 5 kg
  6. Kunir 5 kg
  7. Temu lawak 2 kg
  8. Laos 2 kg
  9. Kencur 2 kg
  10. Broto wali 1 kg
  11. Air rendaman kedelai 1 gelas
  12. Bakteri dekomposer (EM4)
  13. Air 18 liter
Cara Mudah Membuat POC dari Urin Sapi

Cara membuat pupuk organik cair dari urin sapi:
  1. Jahe, kunir, temu lawak, laos, kencur, dan brotowali ditumbuk sampai halus.
  2. Tetes tebu, susu segar, dan trasi direbus hingga mendidih kemudian didinginkan.
  3. Setelah dingin, masukkan ke dalam drum.
  4. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum.
  5. Aduk hingga tercampur rata.
  6. Tutupl drum rapat-rapat.
  7. Biarkan selama 15-21 hari untuk proses fermentasi.
  8. Pada proses fermentasi, 3 hari sekali diaduk, tujuannya untuk membuang gas.
  9. Setelah 3 minggu proses fermentasi berakhir yang ditandai dengan cairan berbau harum dan sudah tidak menyengat karena kandungan gas telah hilang.
  10. POC urin sapi siap digunakan
Cara penggunaan POC urin sapi:
  1. 1 liter POC dicampur dengan 10 liter air bersih.
  2. Jika POC mulai berubah, gunakan 2 liter POC untuk 10 liter air.
  3. Untuk 1 ha tanaman padi membutuhkan 30 liter POC.
  4. POC ini juga bisa digunakan untuk perendaman benih kurang lebih 10 menit.
  5. Untuk pemupukan daun dapat digunakan 1 liter POC untuk satu tangki semprot.
Kegunaan POC urin sapi adalah untuk:
  1. Zat perangsang akar pada persemaian.
  2. Pupuk daun organik.
  3. Pengendalian hama, caranya POC dicampur dengan pestisida organik untuk membuka daun yang keriting akibat serangan thrip
  4. Mengendalikan hama sundep
  5. Mengendalikan hama wereng
  6. Mengendalikan hama tikus karen baunya tidak disukai
  7. Mengendalikan lalat buah.

Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik

Zona Organik - Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik - Budidaya sayuran organik sama dengan budidaya pada umumnya, yaitu dapat terserang hama dan penyakit, bahkan lebih besar kemungkinannya untuk terserang, karena budidaya secara organik tidak menggunakan obat semprot kimia yang katanya sangat manjur membunuh hama dan penyakit.

Demikian juga dengan budidaya caisim organik tak luput dari serangan hama dan penyakit. Berikut ini hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman caisim:

1. Hama Tanaman Caisim

Hama tanaman caisim biasanya berupa:
  1. Ulat titik tumbuh nama latinnya Crocidolomia binotalis Zell
  2. Ulat tritip yang memiliki nama ilmiah Plutella maculipennis
  3. Siput atau Agriolimas sp.
  4. Ulat Thepa javanica
  5. Cacing bulu dengan nama lain cut worm
Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik

Cara mudah mengatasi hama tanaman caisim yang kami lakukan adalah dengan menggunakan insektisida organik untuk membasminya, yaitu menggunakan fermentasi daun sirsak, pepaya, dan tembakau untuk menyemprotnya. Namun jika menghendaki obat kimia, kita bisa menggunakan insektisida golongan sipermetrin seperti buldok, matador, atau decis, namun kami tidak menganjurkan obat kimia agar ramah lingkungan.

2. Penyakit Tanaman Caisim

Sistem budidaya organik memang rawan terserang hama. Selain itu juga mudah terserang penyakit, apalagi kalau musim penghujan. Ada banyak macam penyakit tanaman caisim organik. Selama ini kami tetap konsisten untuk menggunakan cara-cara organik yang aman untuk kesehatan. Penyakit yang biasanya menyerang tanaman caisim adalah sebagai berikut:
  1. Penyakit akar pekuk
  2. Bercak daun alternaria
  3. Busuk basah atau soft root
  4. Penyakit embun tepung atau downy mildew
  5. Penyakit rebah semai atau dumping off
  6. Busuk daun
  7. Busuk Rhizoctonia bottom root 
  8. Bercak daun
  9. Virus mosaik
Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik

Cara mudah mengatasi penyakit pada tanaman caisim organik adalah dengan:
  1. Menjaga agar media tanam jangan terlalu lembab
  2. Menjaga agar tidak ada genangan air
Bagaimana jika musim penghujan, pasti ada genangan air. Kami menanam caisim menggunakan karung bekas dan wadah media lain, bukan langsung di tanah, oleh sebab itu air tidak menggenang, karena langsung akan merembes keluar dari karung melalui pori-porinya.

Itulah salah satu alasan kami dalam budidaya sayuran menggunakan karung bekas, yaitu supaya tidak tergenang air.

Selamat mencoba, semoga sukses.
Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik