Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah

Zona Organik - Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah - Setiap rumah pasti memiliki halaman, walau sesempit apapun bisa kita manfaatkan dengan baik jika kita mau. Misalnya untuk menanam sayuran.

Banyak cara yang bisa kita tempuh untuk mensiasati sempitnya halaman rumah untuk budidaya sayuran, misalnya dengan menggunakan polybag, pot, atau wadah bekas.

Jenis sayuran yang bisa kita tanam sangat beragam, misalnya caisim, sawi, pak choy, tomat, terung, cabe, dan teman-teman. 

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah
 
Seperti pada video di bawah, itu penampakan halaman samping kiri rumah kami yang kami tanami caisim. Kami menanam caisim karena tanaman ini cepat sekali masa panennya, mudah perawatannya, dan sedikit hamanya.

30 hari sejak tanam, caisim sudah bisa dipanen. Persemaiannya juga sangat mudah, kita tinggal:

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah
  1. masukkan tanah plus pupuk kandang ke dalam pot,
  2. sebarkan benih caisim secara merata
  3. tutup sebaran benih caisim dengan media tanam tipis-tipis agar tidak dicuri semut
  4. siram dengan spray pagi dan sore
  5. dalam waktu 3 hari benih caisim sudah mulai sprout/berkecambah
  6. tunggu hingga 10 hari sampai bibit caisim berdaun 4
  7. pindahkan ke dalam pot, polybag, atau wadah bekas lainnya
  8. pemindahan dilakukan sore hari agar bibit caisim tidak kepanasan di siang hari
  9. perawatan sangat mudah, tingga kita siram pagi sore
  10. buang rumput yang ada di sekitar tanaman
  11. pada umur 25-35 hari caisim sudah bisa dipanen

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah

Mudah bukan, jika kita mau, maka banyak sekali keuntungan yang kita peroleh dari menanam sayuran di halaman rumah kita.

Beberapa sayuran yang kami tanam di pekarangan rumah, yaitu caisim, pak choy, cabe, tomat, timun, terung, dan tanaman apotik hidup seperti jahe, kencur, dan kunir.

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah

Dengan menanam sayuran di halaman rumah, kita dapat memetik hasilnya sebagai berikut:
  1. Sayuran segar dan sehat untuk keluarga kita.
  2. Halaman yang bersih, hijau, sejuk, segar, indah, dan alami karena dihiasi oleh tanaman sayuran yang terawat dengan baik.
  3. Kita bisa melatih anak untuk mencintai tanaman
  4. Kita bisa melatih anak untuk menyayangi lingkungan
  5. Kita turut menyediakan oksigen di sekitar ita dengan tanaman yang kita tanam
  6. kita juga bisa mendapatkan penghasilan dari menjual hasil panennya.

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah

Agar dapat panen sayuran rutin tiap minggu, maka kami melakukan penyemaian benih juga tiap minggu, sehingga kami memiliki bibit sayuran secara berkesinambungan.

Ya memang, jika belum memulai, rasanya berat, namun jika sudah terjun, kita akan ketagihan asyiknya bercocok tanam sayuran di halaman rumah.

Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah

Demikian Budidaya Caisim Organik: Panen dari Halaman Samping Rumah, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Jangan lupa baca juga:

Untuk melihat tanaman caisim kami, silahkan tonton video berikut ini:


Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

ZonaOrganik.Com - Budidaya Sayuran Organik dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Awalnya sebuah iseng belaka, namun akhirnya kecanduan. Kami sekarang ini kecanduan menanam sayuran apa saja di halaman dan pekarangan rumah, karena banyak sekali manfaatnya, salah satunya untuk kesejahteraan keluarga.

Menarik, itulah kata yang terucap ketika ada warga melintas maupun berkunjung ke rumah kami tepatnya di Desa Tambaharjo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Hal menarik tersebut bisa ditemui di depan rumah Kami.

Banyak tanaman dengan berbagai macam jenis yang menghiasi halaman dan pekarangan yang tidak cukup luas namun terlihat padat dengan isinya. “Zona Organik”, itulah nama pekarangan kecil kami. Tidak hanya itu, di sepanjang jalan dan gang depan rumah dan samping rumah kami, dapat dilihat juga tanaman sayuran yang kami tanam dalam karung dengan sistem organik.


Zona Organik milik kami berawal dari iseng istri saya. Sejak Juli 2014, Zona Organik yang berisi tanaman warung hidup dan apotik hidup kami kembangkan sedikit demi sedikit dengan tanaman sayuran. Berjalannya waktu, bermula dari iseng kini pekarangan kami tersebut telah memiliki kekayaan yang cukup besar.

Dari hasil panen sayuran di pekarangan rumah, kami bisa berhemat uang belanja dapur dan hal ini masih banyak orang yang belum menyadari, Bagaimana cara berhemat belanja dapur?

Sesuai dengan namanya, “Zona Organik” yaitu daerah organik, artinya semua tanaman sayuran di halaman dan pekarangan rumah kami ditanami dengan berbagai tanaman sayuran secara organik.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Inti dari budidaya sayuran organik adalah terletak pada pemupukan dan penanganan hama dan penyakitnya. Pemupukan kami lakukan dengan memanfaatkan pupuk kandang kotoran ternak, sedangkan penangan hama dan penyakit tanaman kami lakukan dengan memanfaatkan dedaunan berkhasiat (yang rasanya pahit) yang ada di sekitar rumah kami.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Kini banyak tanaman di Zona Organik kami tersebut seperti cabe, tomat, bayam, terong, kangkung, caisim, dan masih banyak lagi. Semua sayuran tersebut dikembangkan tanpa pestisida sehingga tidak dapat diragukan lagi kelebihannya bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Beberapa rumah warga diketahui memiliki jenis tanaman yang sama seperti di Zona Organik kami.

Kami berharap berawal dari budidaya sayuran tanaman warung hidup yang kami miliki akan membangkitkan semangat warga Tambaharjo untuk ikut serta mencintai tanaman dan mengembangkannya sehingga selain bermanfaat bagi warga, tanaman yang dikembangkan bisa memberikan sumbangan guna mengurangi pemanasan global.

Kami berharap, masyarakat akan tergugah hatinya untuk melakukan pertanian secara organik, di samping untuk memperbaiki mutu bahan pangan yang sehat, juga sebagai upaya pelestarian lingkungan.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Sebuah tantangan berat bagi kami untuk mengajak tetangga dan warga sekitar untuk memulai memanfaatkan halaman dan pekarangan untuk Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga.

Baca juga:


Demikain harapan dan keinginan kami dalam upaya mengorganikkan desa kami, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Berapa Harga Bibit Cabe Persemaian Umur 1 Bulan?

ZonaOrganik.Com - Berapa Harga Bibit Cabe Persemaian Umur 1 Bulan? - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Untuk memulai budidaya cabe organik, langkah awal adalah menyiapkan bibit cabenya, yaitu dengan menyemai benih cabe sendiri.

Tetapi jika tidak ingin ribet melakukan persemaian sendiri, kita bisa mendapatkan benih cabe umur 1 bulan yang sudah berdaun 4-6 helai dengan membeli di pasar, seperti yang dilakukan oleh Mas Udin.

Ternyata ada juga petani yang menjual persemaian cabe umur 1 bulan dalam kondisi benih cabe bagus, yaitu terlihat subur, postur tinggi gagah, dan telah berdaun 4-6 helai yang berwarna hijau sehat.

Berapa Harga Bibit Cabe Persemaian Umur 1 Bulan?

Berapa harga bibit cabe tersebut?

Harga bibit cabe ini sangat murah. Menurut penuturan Mas Udin ketika kami kunjungi di rumahnya (Senin, 11 Mei 2015), harga bibit cabe ini sangat murah. Dalam satu kotak persemaian berisi kurang lebih 300 benih, dihargai dengan Rp. 65.000,00 saja, itu artinya setiap bibitnya kurang dari Rp. 200,00.

Murah bukan, dari pada repot membuat persemaian sendiri.

Selanjutnya, setelah membeli bibit cabe, yang dilakukan Mas Udin adalah memindahkannya ke dalam plastik diameter 15 cm agar bibit cabe lebih kuat lagi.

Berapa Harga Bibit Cabe Persemaian Umur 1 Bulan?

Bibit cabe di dalam plastik diberi penopang dari kayu agar bisa berdiri tegak. Dengan penopang ini, tanaman cabe tidak mudah terkena goncangan, sehingga pertumbuhannya menjadi maksimal.

Setelah satu minggu, sambil menyiapkan media tanam lagi, bibit cabe dipindahkan ke dalam karung yang telah berisi media tanam hingga tanaman berproduksi.

Media tanam yang digunakan adalah tanam pekarangan dicampur dengan pupuk kandang kotoran kambing dengan komposisi perbandingan 2:1, 2 bagian tanah dan 1 bagian pupuk kandang.

Berapa Harga Bibit Cabe Persemaian Umur 1 Bulan?

Bibit cabe di dalam karung, kemudian diletakkan di tempat yang teduh, di halaman rumah, di samping rumah, atau di bawah pohon, atau bisa juga diberi naungan atasnya, supaya terik matahari tidak langsung menyengat tanaman cabe.

Untuk bulan pertana, peletakkan karung disusun berdempetan untuk menghemat lokasi, namun memasuki bulan kedua, ketika tanaman cabe sudah memiliki percabangan yang banyak dan mulai muncul bakan bunga, maka harus dilakukan pemindahan karung untuk penjarangan, agar tanaman dapat berkembang dengan sempurna.

Simak juga videonya:



Mudah bukan menanam cabe? Yuk kita mulai dari sekarang.


Demikian Harga Bibit Cabe Organik, semoga bermanfaat.

Budidaya Cabe Organik Membuat Media Tanam Subur

ZonaOrganik.Com - Budidaya Cabe Organik Membuat Media Tanam Subur - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Media tanam merupakan hal pokok pada budidaya cabe dalam wadah, dalam hal ini menggunakan wadah karung.

Karena media yang kita sediakan terbatas hanya yang terdapat dalam karung, maka media tanam harus mengandung unsur hara atau humus yang cukup banyak, agar tanaman mendapat suplai nutrisi secara berkesinambungan.

Seperti yang dilakukan Mas Udin Desa Tambaharjo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen, dalam membuat media tanam, Mas Udin ini menggunakan campuran tanah pekarangan dengan pupuk kandang kotoran kambing. Kebetulan memelihara kambing sendiri, sehingga bahan baku pupuk kandang mudah didapatkan.

Pada saat kami berkunjung ke tempatnya Mas Udin, kebetulan sedang membuat media tanam. Komposisinya adalah 2 banding 1, yaitu 2 karung tanah dicampur dengan 1 karung pupuk kandang kotoran kambing.

Budidaya Cabe Organik Membuat Media Tanam Subur

Menerut beliau, campuran media tanam ini mampu memberikan nutrisi cukup kepada tanaman cabe hingga berbuah beberapa kali, karena pupuk kandang kambing ini memiliki kandungan hara lebih tinggi daripada hewan mamalia lainnya, seperti misalnya sapi.

Apalagi "cemendil" (kotoran kambing dalam Bahasa Jawa) sudah lama, sehingga sudah mengalami penguraian secara alami dan tidak perlu dilakukan fermentasi lagi. Namun jika kotoran kambing tersebut masih baru, harus dilakukan fermentasi terlebih dahulu agar kandungan gas nya hilang dan terurai sempurna sehingga menjadi humus yang memiliki unsur hara lengkap.

Seperti yang tengah digalakkan oleh pemerintah, bahwa petani dihimbau untuk memelihara hewan mamalia seperti kambing, kerbau, dan sapi agar dapat memanfaatkan limbahnya sebagai pupuk organik dan campuran media tanam yang bagus untuk memperbaiki struktur tanah.

Budidaya Cabe Organik Membuat Media Tanam Subur

Media tanam yang telah jadi, kemudian dimasukkan ke dalam karung bekas kira-kira setinggi 20-30 cm dan siap untuk ditanami cabe yang telah memiliki daun 4-8 helai.

Agar tanaman dapat beradaptasi ketika baru dipindahkan ke dalam karung, maka lindungi tanaman dari terik matahari langsung dengan memberikan naungan, seperti misalnya yang dilakukan Mas Udin ini dengan memberi anyaman daun kelapa.

Demikian Budidaya Cabe Organik Membuat Media Tanam Subur, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Simak juga videonya:



Catatan:

Kami melakukan budidaya cabe dan sayuran dalam karung di halaman dan pekarangan rumah secara organik tanpa bahan kimia baik dalam pemupukan maupun mengatasi hama dan penyakitnya, sehingga cabe dan sayuran yang kami hasilkan bebas dari bahan kimia.

Kapan Waktu yang Baik Memindahkan Bibit Cabe?

ZonaOrganik.COm - Kapan Waktu yang Baik Memindahkan Bibit Cabe? - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Kapan sebaiknya pemindahan bibit cabe dari persemaian ke media tanam? Pemindahan bibit cabe ke media tanam merupakan rutinitas keluarga kami sehari-hari dalam melakukan budidaya sayuran organik di dalam karung di halaman dan pekarangan rumah.

Selama ini kami menyimpulkan bahwa waktu yang paling tepat untuk memindahkan bibit cabe adalah sore hari antara pukul mulai pukul 16.00 WIB.

Mengapa demikian?

Karena di sore hari, udara tidak terlalu panas, apalagi setelah itu hari malam dan udara pun sejuk, sehingga memberi efek nyaman pada tanaman yang baru saja dipindahkan dari persemaian, sehingga tanaman akan menjadi segar dan dapat menyesuaikan diri sebelum terkena terik matahari esok harinya.

Kapan Waktu yang Baik Memindahkan Bibit Cabe?
Berbeda jika kita melakukan transplant pada pagi hari, yang secara langsung tanaman akan segera terkena terik matahari, sehingga biasanya tanaman yang masih muda itu akan layu. Jika tanaman kuat, maka bisa bertahan, namun jika tanaman kurang sehat atau lemah, bisa saja bibit cabe menjadi layu terus menerus sehingga mati.

Kegiatan memindahkan bibit cabe organik dari persemaian ini biasanya dilakukan oleh istri saya di waktu sore hari, sebagai kegiatan rutin mengisi waktu sore.

Kapan Waktu yang Baik Memindahkan Bibit Cabe?

Setelah bibit cabe dipindahkan, selanjutnya segera lakukan penyiraman secukupnya agar tanaman tetap segar pada media yang baru.

Setelah bibit dipindahkan pada media tanam, perawatan selanjutnya hanyalah menyiram tanaman. Karena kami melakukan budidaya cabe dan sayuran lainnya secara organik, maka pemupukan sudah kami lakukan ketika membuat media tanam, pupuk yang berupa kompos, arang sekam,cocopeat, dan pupuk kandang ini sudah kami campurkan dalam media tanam.

Kapan Waktu yang Baik Memindahkan Bibit Cabe?

Jangan lupa lihat juga cara Mas Udin membuat media tanam pada Budidaya Cabe Organik Membuat Media Tanam Subur

Catatan:

Kami melakukan budidaya cabe dan sayuran dalam karung di halaman dan pekarangan rumah secara organik tanpa bahan kimia baik dalam pemupukan maupun mengatasi hama dan penyakitnya, sehingga cabe dan sayuran yang kami hasilkan bebas dari bahan kimia.

Cabe Candle Light Unik Cocok untuk Hiasan di Halaman Rumah

ZonaOrganik.Com - Cabe Candle Light Unik Cocok untuk Hiasan di Halaman Rumah - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Sebelumnya kami tidak mengetahui bahwa salah satu koleksi cabe kami terdapat cabe candle light. Awalnya saya melihat cabe milik tetangga, yaitu milik Pak Wasmono di desa Sidomulyo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Jawa Tengah penampakannya sangat unik dan menarik. Buah cabenya bergerombol dan ngacung ke atas, tidak seperti cabe rawit yang kami tanam.

Rasa penasaran, saya memberanikan diri untuk meminta cabe yang telah matang beberapa buah kepada pak Guru Wasmono. Alhamdulillah diperbolehkan. Pada waktu itu saya lupa tidak menanyakan apa nama cabe tersebut karena saking senengnya diberi benih cabe. Menurut beberapa orang, namanya katanya cabe pancasila.

Pada suatu hari saya melihat beberapa photo cabe-cabean di facebook. Beraneka macam jenis dan bentuk cabe, yang salah satunya adalah cabe yang saya tanam itu. Ternyata namanya adalah Candle Light.

Sejak saat itu, saya rawat cabe candle light tersebut dengan baik, karena ternyata nilai jualnya sebagai tanaman hias atau cabe hias lumayan mahal.

Cabe Candle Light Unik Cocok untuk Hiasan di Halaman Rumah

Seperti tanaman sayuran lainnya, cabe candle light ini kami tanam secara organik, yaitu menggunakan pupuk organik, pestisida, dan juga insektisida organik. Cabe ini juga kami tanam dalam karung bekas dan  kami letakkan di halaman dan pekarangan rumah.

Namun sayangnya ada beberapa cabe candle light yang terserang hama dan penyakit, terutama patek, karena memang musim hujan dan banyak sekali tanaman cabe yang terserang patek.

Namun masih ada beberapa cabe ini yang tumbuh subur dengan buah lebat. Meski tanpa menggunakan pupuk kimia, namun tingkat kesuburan tanahnya dan perkembangan tanamannya tidak kalah.

Pupuk organik yang kami gunakan untuk cabe candle light ini adalah campuran pupuk kandang kotoran sapi dan sampah daun, serta ditambah arang sekam. Semua bahan tersebut kami fermentasi, sehingga menjadi kompos yang memiliki kandungan unsur hara lebih baik dibanding jika pupuk kandang langsung diaplikasikan ke tanaman.

Alasan penggunaan sistem budidaya organik ini utamanya adalah kesehatan. Dengan sistem organik, hasil sayuran terutama cabe candle light ini lebih segar, sehat, dan aman dikonsumsi.

Melalui situs ini, tidak bosan-bosan kami mengajak para pembaca untuk memanfaatkan lahan sempit halaman dan pekarangan rumah kita untuk menanam sayuran secara organik.

Demikian ulasan tentang salah satu koleksi kami, Cabe Candle Light Organik Subur, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

ZonaOrganik.Com - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Budidaya Tomat Organik dalam Karung - Tomat merupakan buah jenis sayuran yang sangat digemari. Hampir setiap dapur membutuhkan tomat sebagai salah satu bumbu masaknya. Tidak terkecuali dapur istri saya, bahkan setiap hari memanfaatkan kelezatan tomat dalam setiap sayurnya.

Hal tersebut telah memotivasi kami untuk melakukan budidaya tomat kecil-kecilan di halaman dan pekarangan rumah. Kami melakukan budidaya tomat organik dengan alasan, kesehatan. Artinya tanpa adanya campur tangan bahan kimia, baik pupuk maupun pengobatannya, hasil panen (buah tomat) yang kami peroleh bebas dari zat kimia alias alami dan menyehatkan.

Kami memanfaatkan karung bekas sebagai wadah budidaya. Karung bekas kami isi dengan campuran tanah pekarangan dan pupuk kompos (pupuk kandang, sampah daun, dan arang sekam).

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

Selain untuk media tanam, campuran di atas juga sekaligus kami gunakan sebagai media semai. Sama saja persemaian juga kami lakukan di dalam karung bekas.

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

Dengan media tanam tersebut, bisa kita lihat, tanaman tomat tumbuh subur, daunya hijau, dan bunga selalu muncul pada setiap pucuknya.

Walaupun tanpa pupuk kimia, tomat kami dapat berbuah lebat dan segar, di setiap pucuknya selalu muncul bunga dan bakan buah yang baru.

Dahannya sebenarnya kokoh, namun karena banyaknya buah tomat, maka kami pasang penopang agar tumbuhan tomat tidak roboh.

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

Untuk mengatasi hama dan penyakit, kami juga menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun sirsak, daun pepaya, dan tembakau yang difermentasi kemudian air saringannya di tambah air sumur untuk menyemprot tanaman 3 hari sekali.

Hijaunya tanaman, indahnya bunga, dan lebatnya buah tomat memberikan pemandangan yang indah dan menjadi obat lelah setelah melakukan rutinitas pekerjaan.

Berikut ini video penampakan tanaman tomat kami di halaman rumah:



Sayang sekali jika halaman dan pekarangan rumah kita biarkan kosong. Oleh karena itu, sejak sekarang saya mengajak untuk menanam tomat dan sayuran lainnya dan rasakan manfaatnya.


Demikian budidaya tomat organik dalam karung yang kami lakukan. Sederhana bukan? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus

Zona Organik - Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Kacang panjang merupakan salah satu sayuran buah yang biasa digunakan sebagai bahan pecel, urab, dan tentunya sayur. Rasanya sangat lezat baik dalam kondisi dimasak maupun mentah sebagai lalapan, itulah sebabnya kami sangat menyukainya, terutama sebagai lalapan.

Kami menanam kacang panjang menggunakan benih dari membeli di toko pertanian, yaitu Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus produk dari PT. Dinasty Inti Agrosarana.

Varietas ini sangat cocok untuk dataran rendah sampai menengah. Mempunyai daya adaptasi tinggi serta sangat tahan terhadap serangan virus. Buahnya sangat lebat mulai dari ketiak daun bawah sampai atas.

Buahnya berwarna hijau mengkilap dan sangat keras sehingga tahan untuk disimpan dan tahan pada transportasi pengiriman jarak jauh.
Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus
Panjang buah rata-rata 70-90 cm, umur panen kurang lebih 40 hari setelah tanam dengan potensi produksi 30-40 ton/hektar.

Menanam benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus disarankan banyak menggunakan pupuk kandang atau pupuk organik dan pengairan yang baik.

Spesifikasi Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus:
  1. Purity (kemurnian): 98%
  2. Germination (daya tumbuh): Min. 85%
Sama dengan tanaman sayuran lainnya, kami menanam kacang panjang di pekarangan rumah secara organik dengan menggunakan karung bekas.

Media tanam yang kami gunakan adalah campuran tanah pekarangan dengan kompos daun dan pupuk kandang plus arang sekam.

Kami menanam kacang panjang ini menjelang bulan Ramadhan, dengan harapan ketika hari raya Idul Fitri nanti sudah panen, karena biasanya saat itulah harga sayuran naik, berharap mendapat keuntungan yang lumayan banyak.

Kami menanam kacang panjang, selain memang suka sebagai lalapan, juga karena biasanya harganya cukup mahal, sehingga dapat memperoleh keuntungan dari itu.

Lalapan merupakan sayuran dan buah mentah yang biasanya langsung dimakan dengan sambal sebagai teman makan nasi. Oleh karena mentah, maka dikhawatirkan masih ada kandungan bahan kimia (jika membeli di pasar), oleh karena itu, kami menanm sendiri secara organik agar bebas dari bahan kimia berbahayan dan sehat bagi kesehatan keluarga kami.

Dalam menanam Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus ini kami berbagi tugas:

Saya membuat dan menyediakan media tanam dalam karung. Istri saya menanam benih. Anak-anak membantu menyiram. Kegiatan ini biasanya kami lakukan di sore hari secara bersama-sama. Bahkan orang tua kami juga kadang membantu mencabut gulma yang tumbuh di sekitar karung media tanam.

Jangan lupa baca juga:

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik

Jangan lupa simak juga videonya berikut ini:



Demikian Benih Kacang Panjang Unggul Marathon Tahan Virus, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik

Zona Organik - Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Pemanfaatan halaman dan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran organik memberikan banyak manfaat.

Pada umumnya, halaman rumah hanya ditanami berbagai tanaman bunga saja, atau bahkan ada juga yang dibiarkan begitu saja ditumbuhi rerumputan, demikian juga dengan pekarangan rumah.

Sungguh sangat disayangkan, dengan sedikit ketekunan, halaman dan pekarangan rumah bisa mendatangkan banyak manfaat bagi keluarga, yaitu dengan budidaya sayuran organik.

Berikut ini foto-foto dari pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran organik:

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik

Lahan sempit di halaman dan pekarangan rumah bisa kita tanami dengan sayuran seperti cabe dan bayam. Manfaatnya akan terasa lebih besar jika dilakukan secara organik, baik pemupukan maupun pengendalian hama dan penyakitnya. Pupuk menggunakan kotoran hewan, pestisida menggunakan fermentasi daun-daunan yang memiliki rasa pahit.

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik

Dengan menanam sayuran di halaman rumah, maka akan tercipta pemandangan hijau, segar, dan asri ketika kita keluar rumah. Udara segar dapat kita rasakan yang berasal dari oksigen yang dilepaskan oleh tanaman.

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik

Kegiatan berkebun bisa menjadi sarana berkumpulnya anggota keluarga, kami selalu berbagi tugas. Saya mempersiapkan media tanam, istri memindahkan tanaman ke wadah budidaya, yaitu karung bekas, dan anak-anak bertugas menyiram tanaman.

Ini menjadi sebuah kebersamaan yang menyenangkan, apalagi jika sedang memetik/panen, rasanya puas.

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik

Kebanyakan pagar jalan menggunakan tanaman teh-tehan atau tanaman pagar lainnya, padahal itu kurang bermanfaat, menurut kami sebaiknya ganti saja dengan berbagai macam sayuran dan ditata sedemikian rupa sehingga tetap memberikan nilai estetika atau keindahan bagi pengguna jalan yang melintas.

Oleh karena itu, melalui ZonaOrganik.Com ini, kami mengajak para pembaca sekalian mulai saat ini untuk memanfaatkan halaman dan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran organik.

Jangan lupa baca juga:

Sampah Daun yang Telah Membusuk di Pekarangan Tambahan Pupuk Oragnik

Lihat juga videonya:



Demikian Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Sayuran Organik, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Prospek Budidaya Cabe dan Sayuran Organik Semakin Cerah ke Depan

ZonaOrganik.Com - Prospek Budidaya Cabe dan Sayuran Organik Semakin Cerah ke Depan - Budidaya cabe dan sayuran yang kami lakukan menganut sistem budidaya organik, yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai pupuknya. Demikian juga dalam pengendalian dan pembasmian hama dan penyakit tanamannya.

Pupuk organik adalah merupakan bahan-bahan organik atau bahan karbon. Pupuk organik yang kami gunakan pada umumnya berasal dari tumbuhan dan hewan yang kami campurkan ke dalam media tanam berupa tanah pekarangan secara spesifik sebagai sumber hara yang pada umumnya mengandung nitrogen yang berasal dari tumbuhan dan hewan.

Kondisi umum yang dimiliki oleh pupuk organik adalah bahwa kandungan unsur haranya rendah dan sangat bervariasi, proses penyediaan unsur haranya terjadi secara lambat, dan menyediakan unsur hara dalam jumlah terbatas.

Jenis-jenis pupuk organik yang kami gunakan dalam budidaya cabe dan sayuran dalam karung, ada 2 yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair.
Prospek Budidaya Cabe dan Sayuran Organik Semakin Cerah ke Depan
Pupuk organik padat yang kami gunakan yaitu:
  1. Pupuk kompos
  2. Pupuk organik Petroganik
  3. Kokopit
Sedangkan pupuk organik cair yang kami gunakan adalah:
  1. POC dari ramuan urin sapi dan daun-daunan
  2. POC fermentasi sabut kelapa
  3. Air cucian beras
Produk yang kami hasilkan dari budidaya cabe dan sayuran organik dalam karung banyak disukai masyarakat di sekeliling kami, terutama tetangga dekat.

Entah tahu atau tidak bedanya organik dengan kimia, yang jelas mereka suka membeli cabe dan sayuran dari kami karena beberapa hal, yaitu:
  1. Murah
  2. Segar, karena dipetik ketika ada yang membeli
  3. Kapan saja ada (ready stock)
  4. Produk organik lebih aman bagi kesehatan
Prospek Budidaya Cabe dan Sayuran Organik Semakin Cerah ke Depan

Kabarnya, masyarakat di negara-negara maju mulai beralih mengkonsumsi produk yang dihasilkan secara organik.
Produk-produk yang dihasilkan dari budidaya yang menggunakan pupuk organik memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Itulah beberapa alasan mengapa Prospek Budidaya Cabe dan Sayuran Organik Semakin Cerah ke Depan?
Jangan lupa baca juga:

Demikian, mari mulai sekarang memanfaatkan halaman rumah untuk budidaya sayuran secara organik untuk keluarga kita. Selamat mencoba, semoga sukses.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

Zona Organik - Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik - Puas rasanya melihat halaman rumah hijau segar penuh dengan berbagai macam sayuran organik. Di depan rumah, samping kanan, samping kiri, dan belakang rumah.

Kebutuhan akan sayuran keluarga kami tercukupi dari pekarangan rumah tanpa harus membeli dari pasar. Awalnya memang enggan untuk memulai, namun setelah berjalan, semua menjadi sangat menyenangkan. Kegiatan di rumah dari pagi hingga sore tak lepas dari pemandangan yang berdaya terapi mengilangkan kejenuhan dan stress.

Berbagai macam sayuran yang ada di pekarangan rumah, kami tanam secara alami dengan sistem pertanian organik memanfaatkan limbah organik, baik limbah ternak, limbah rumah tangga, maupun limbah tanaman pertanian/perkebunan.

Berikut ini beberapa sayuran yang kami tanam dan sudah memberikan hasil yang lumayan:

1. Cabe Rawit

Kami menanam cabe rawit di dalam karung, lumayan banyak sekitar 300 pohon. Meski ada beberapa pohon yang terserang hama dan penyakit, namun jumlahnya tidak seberapa. Kebanyakan berbuah lebat dan sehat. Hasil buah cabe sebagian kami manfaatkan untuk kebutuhan sendiri, sebagian lagi kami jual, dan tidak lupa kami mengambil beberapa buah yang matang sempurna setiap kali panen untuk dijadikan bibit (disemai).

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

2. Kemangi

Tanaman yang memiliki daun harum khas ini kami gunakan sebagai lalapan. Kami sangat menyukainya. Jika ada tetangga yang membutuhkan, kami persilahkan mereka untuk memetik seperlunya. Sedangkan kelebihannya biasanya kami jual ke warung, lumayan untuk tambahan penghasilan.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

3. Terong

Sayuran ini terkenal sejak lama. Bahkan kini lebih dikenal lagi semenjak ada acara televisi yang berjudul The Terong Show. Buah ungu panjang ini paling enak menurut kami dijadikan sambel goreng. Selain menanm terong ungu panjang, kami juga menanam terong ungu bulat sebagai lalapan.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

4. Caisim

Meskipun sayuran, caisim memiliki rasa yang gurih dan renyah. Kami menanam caisim menggunakan paralon dan ada juga sebagai tumpang sari yang kami tanam bersama cabe di dalam karung. Kami menanam caisim karena mudah perawatannya dan cepat masa panennya. Dari mulai tanam, dalam 25-30 hari caisim sudah siap panen. Lumayan juga hasilnya, kadang juga kami jual ke warung.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

5. Kangkung

Sayuran khas untuk bahan pecel ini juga kami tanam, namun yang ini berbeda, kami melakukannya dengan cara hidroponik. Sementara kami menggunakan nutrisi hidroponik bahan dasar kimia dari membeli, yaitu pupuk hidroponik AB MIX. Namun ke depan, kami berencana untuk membuat pupuk organik cair sendiri untuk tanaman hidroponik kami.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

6. Cabe di Pinggiran Jalan

Halaman rumah kami sempit, jadi kami juga memanfaatkan pinggiran jalan untuk tempat budidaya cabe dan sayuran dalam karung, namun tetap memperhatikan posisi supaya tidak mengganggu pengguna jalan.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

7. Cabe di Rak Kayu

Kami meletakkan karung cabe dengan alas 2 buah batu bata merah, selain itu kami juga membuat rak dari kayu untuk menyusun karung cabe tersebut. Kelebihan rak dalam menanam cabe dalam karung adalah tanaman tidak terserang oleh akar tanaman lain yang menjalar. Ini berbeda dengan yang hanya menggunakan alas bata merah di tanah, akar tanaman lain akan cepat sekali merambat dan menyerang masuk ke dalam karung. Harus sering dikontrol agar akar dari luar tidak menyerang.

Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik

Demikian Alangkah Indahnya Halaman Rumah dengan Berbagai Sayuran Organik, semoga berguna, simak juga tulisan lain kami tentang Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah.

Mari menanam, God luck.

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah

Zona Organik - Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah - Setelah hampir 6 bulan merasakan manisnya panen cabe sejak penanaman 8 bulan yang lalu, kami berniat untuk melanjutkan penanaman cabe dalam karung hingga mencapai 1000 pohon.

Kali ini giliran halaman samping kiri rumah kami yang menjadi sasaran. Areal ukuran 2 x 5 meter ini, awalnya digunakan sebagai tempat sampah dan pinggirannya hanya ditanami tanaman pagar yang hampir tidak ada gunanya.

Tempat sampah kami pindahkan ke belakang rumah, kemudian areal itu kami bersihkan dan ratakan. Kami mempersiapkan sekitar 40 karung yang akan kami tanami cabe rawit.

Setelah areal kami sterilkan dari sisa sampah dan tanaman liar, kemudian tanaman pagar kami babat habis. Bisa kita lihat pada gambar berikut, lokasi sebelum kami babat tanaman pagarnya.

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah
 
Teringat ucapan teman saya, buat apa tanaman pagar yang kurang mendatangkan manfaat, babat saja ganti dengan tanaman cabe, bisa langsung ditanam di tanah, bisa menggunakan pot, polybag, karung, maupun wadah bekas lainnya, niscaya akan mendatangkan banyak keuntungan.

Berdasarkan alasan di atas, maka kami babat tanaman pagar tersebut.

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah

Dalam menanam cabe, kami memilih karung sebagai medianya, alasanya murah dan lumayan awet. Kemudian kami mengumpulkan tanah pekarangan dan dicampur menggunakan pupuk kandang kotoran sapi yang telah matang.

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah

Senang rasanya melihat anak kami mau ikut membuat media tanam di pekarangan rumah, walau sedikit kotor, namun itu menjadi sarana pembelajaran yang baik untuk melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, dan jiwa wirausaha sejak dini. (Bukan eksploitasi anak, karena dia mau dengan sendirinya, kami tidak memaksa, kami membiarkan anak melakukan apa saja yang mereka suka, yang penting tidak membahayakan)

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah

Akhirnya media tanam telah kami masukkan ke dalam karung. Untuk sementara baru 20 karung. Untuk melengkapi, kami berencana setiap hari membuat media tanam. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah

Setelah terkumpul sejumlah karung yang berisi tanah, kemudiaan kami letakkan pada areal yang telah disiapkan sebelumnya.

Tidak lupa, kami letakkan 2 bata merah sebagai dasar karung pada areal tersebut. Tujuannya agar akar dari tanaman lain di sekitarnya tidak menyerang masuk ke dalam karung nantinya.

Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah

Langkah selanjutnya adalah pemindahan bibit cabe dari persemaian.

Demikian Perluasan Budidaya Cabe Dalam Karung ke Halaman Kiri Rumah, semoga bermanfaat, jangan lupa untuk membaca artikel lainnya tentang 2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung.

Selamat mecoba, semoga sukses menanam cabe dalam karung.

12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami

Zona Organik - 12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami - Sudah 6 bulan ini kegiatan pengisi waktu luang kami adalah mengurus dan memeliharan tanaman warung hidup di halaman dan pekarangan rumah. Awalnya kami iseng-iseng menebar cabe dan tomat yang terlalu matang di pekarangan. Setelah beberapa hari ternyata biji tersebut tumbuh subur. Kemudian kami mempersiapkan media tanam.

Untungnya ada tetangga yang memelihara sapi dan kotoranya menggunung. Kami membuat media tanam dari campuran tanah pekarangan dengan kotoran sapi yang sudah lama yang sudah menjadi tanah dengan perbandingan 1:1.

12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami

Untuk cara membuat media tanamnya bisa kita baca pada Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung.

Setelah media tanam jadi, kemudian kami masukkan ke dalam karung bekas. Awalnya hanya 10 karung, setelah melihat perkembangan tanaman tersebut bagus, kemudian kami membeli 100 karung bekas beras bulog 20 kg sejumlah 100 lembar.
 
12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami
 
Setiap hari kami membuat media tanam dan memindahkan 5-10 bibit ke dalam karung. Lama-lama banyak juga. Dan Alhamdulillah hingga sekarang tanaman warung hidup kami tetap tumbuh subur dan tetap menghasilkan secara rutin.

Berikut ini 12 tanaman warung hidup di pekarangan rumah kami dengan menggunakan karung bekas:
 
12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami
  1. Cabai rawit. Bahagia rasanya memiliki ratusan tanaman cabe dalam karung yang berbuah sepanjang waktu. Apalagi saat ini harganya lumayan mahal. Sebagian kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri, sebagian lagi kami jual. Lumayan sebagai tambahan penghasilan.
  2. Caisim. Tanaman ini juga disebut dengan sawi hijau. Caisim biasanya digunakan untuk sayuran campuran mie. Sebagai sayuran hijau, caisim kaya akan serat. Keluarga kami sangat suka caisim. Di samping itu, tanaman ini berumur pendek, hanya 30 hari saja sudah siap panen.
  3. Tomat. Buah tomat banyak mengandung vitamin C yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kami menanam tomat untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Hasilnya lumayan, namun sayangnya tidak seperti cabe, tomat umurnya pendek, paling berbuah 2 kali terus tanaman mengering dan mati.
  4. Terong ungu. Terong ungu yang kami tanam bentuknya lonjong. Kami paling suka terong ungu ini dibuat sambel goreng.
  5. Bayam. Sayuran ini kaya akan zat besi dan vitamin A, sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan anak kami.
  6. Kemangi. Lalapan yang satu ini tidak ketinggalan juga kami tanam di samping tanaman cabe. Entah mengapa sebabnya, cabe yang tumbuh di samping kemangi tidak diserang hama, sedang yang jauh dari tanaman kemangi terserang hama seperti ulat. Mungkin karena bau daun kemangi yang khas menyengat sehingga hama tanaman tidak mau mendekat.
  7. Kangkung. Kami sering membuat pecel, sehingga kangkung menjadi tanaman wajib di pekarangan rumah kami. Tanaman ini mudah sekali tumbuh, persemaiannya juga sangat cepat. Dalam waktu 3 hari saja biji sudah mulai berkecambah. Kangkung kami tanam dengan menggunakan sistem hidroponik.
  8. Pare. Tanaman ini sangat terkenal, buktinya sampai ada lagunya segala. Kalau ku tahu paria pahit tak kan ku gulai dalam belanga, kalau ku tahu bercinta sakit tak kan kumulai dari semula. Meski pahit, tanaman ini juga kami tanam, karena sebagai variasi menu sayuran keluarga kami.
  9. Seledri. Biasanya bumbu ini digunakan untuk baso. Bumbu masak yang satu ini juga kami tanam untuk pelengkap aneka ragam sayuran dan bumbu masak yang kami tanam di halaman rumah kami.
  10. Bawang daun. Permintaan bawang daun di pasaran lumayan tinggi, karena bumbu masak ini digunakan dalam masakan mie ayam. Bawang daun juga biasa digunakan sebagai bumbu sop. Tanaman ini sangat mudah tumbuh, baik langsung di tanah, pot, polybag, maupun karung bekas.
  11. Serai. Tanaman ini biasanya digunakan sebagai bumbu masakan ikan atau daging. Bau wanginya yang khas, juga dimanfaatkan sebagai campuran wedang jahe. Kandungan minyak atsirinya juga bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.
  12. Kacang panjang. Buahnya merupakan sayuran yang bisa dibuat sayur asem, pecel, sop, dan lalapan. Sebagai suku kacang-kacangan, tanaman ini memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, sehingga sangat baik untuk kesehatan keluarga kami.
12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami
 
Sebenarnya masih ada beberapa tanaman lainnya yang kami tanam, namun belum begitu banyak, sehingga belum kami tulis.

Melalui tulisan ini, kami mengajak kepada semua keluarga di Indonesia khusunya, dan dunia umumnya untuk mulai dari sekarang menenami pekarangan rumah dengan berbagai macam tanaman bermanfaat di atas.
 
12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami

Demikian 12 Tanaman Warung Hidup di Pekarangan Rumah Kami, semoga bermanfaat, dan jangan lupa baca juga Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah.

Selamat mecoba, semoga sukses.

Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah

Zona Organik - Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah - Menanam berbagai macam sayuran di halaman dan pekarangan rumah biasanya diawali sebagai pengisi waktu luang saja setelah seharian sibuk bekerja. Tujuannya adalah untuk menghiasi halaman rumah sebagai penghilang rasa jenuh dan stress.
 
Seperti yang keluarga kami lakukan. Awalnya istri daya iseng meletakkan cabe rawit yang sudah terlalu matang di samping rumah. Setelah satu minggu terlihat mulai tumbuh. Kemudian saya mulai mengumpulkan tanah, pupuk kandang, dan wadah untuk menanam cabe tersebut.

Selain cabe rawit, kami juga menanam berbagai macam sayur-mayur di sekitar rumah, di halaman depan, halaman samping kiri dan kanan, juga di pekarangan rumah. Kami menanam sayuran yang mudah tumbuh dan cepat dipanen, seperti:

Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah

  1. caisim
  2. terong
  3. kangkung
  4. kemangi
  5. bayam
  6. tomat
Kami menanam berbagai sayuran tersebut secara organik, yaitu menggunakan bahan dan obat-obatan alami, tanpa bahan kimia. Tujuannya adalah agar sayuran yang kemi peroleh tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan kita.

Secara singkat, yang kami lakukan terbagi menjadi 5 tahap, yaitu:
  1. Menyemai benih
  2. Mempersiapkan media tanam
  3. Memindahkan bibit ke wadah budidaya
  4. Merawat tanaman
  5. Panen
Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah

Menyemai Benih

Untuk benih cabe, tomat, dan terong, kita bisa membuat sendiri dengan mengambil dari dapur. Untuk bayam, kita bisa meminta benih dari tetangga yang memiliki tanaman bayam telah berbunga. Namun untuk caisim dan kangkung kita harus membeli benih dari toko.

Cara penyemaian benih:
  1. Ambil tanah pekarang, lebih baik banyak terdapat busukan dedaunannya, sehingga banyak humusnya dan subur.
  2. Masukkan tanah pekarangan ke dalam wadah, bisa kotak kayu, ember bekas, toples bekas, kaleng bekas, atau wadah bekas lainnya.
  3. Tebarkan benih pada wadah tersebut secara merata. Jangan terlalu rapat supaya pertumbuhannya maksimal.
  4. Letakkan wadah persemaian di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  5. Beri naungan agar benih tidak terkena hujan.
  6. Siram pagi dan sore hingga benih tumbuh dan memiliki 3-5 helai daun.
  7. Bibit sayuran siap dipindahkan ke media tanam.
Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah

Mempersiapkan Media Tanam

Media tanam sangat penting dalam budidaya sayuran. Apalagi budidaya sayuran dalam wadah. Karena tanaman hanya akan memperoleh nutrisi dari media tanam yang kita sediakan. Berbeda dengan langsung di tanah, akar akan bebas menjalar ke mana saja untuk mencari makanannya.

Tidak seperti bercocok tanam sayuran umunya yang dilakukan di lahan luas yang memerlukan banyak tenaga dan biaya,  enanam sayuran ini dapat dilakukan dengan mudah meskipun pada lahan sempit di pekarangan dan halaman rumah kita. Tidak usah mengolah tanah seperti mencangkul dan lain sebagainya.

Persiapan media tanam:
  1. Tanah pekarangan yang mengandung banyak dedaunan yang telah membusuk menjadi humus.
  2. Pupuk kandang, bisa kotoran sapi, kambing, atau kelinci. Pupuk kandang harus yang telah matang, yaitu yang sudah berbentuk seperti butiran tanah.
  3. Bisa juga tambahkan pasir atau arang sekam atau dedaunan kering atau kokopit (sabut kelapa).
  4. Campur semua bahan hingga merata.
  5. Masukkan ke dalam wadah tanam seperti pot, polybag, kaleng bekas, ember bekas, atau karung bekas.
  6. Media tanam siap digunakan.
Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah
 
Memindahkan Bibit ke Wadah Tanam

Setelah bibit memiliki daun 3-5 helai, siap untuk dipindahkan ke media tanam. Untuk sayuran daun biasanya lebih cepat, 7 sampai 10 hari telah tumbuh daun 3-5 helai, namun untuk sayuran buah bisanya sedikit agak lama, berkisar antara 15 hingga 20 hari untuk siap dipindahkan.
 
Cara memindahkan bibit ke wadah tanam:
  1. Usahakan jangan mencabit bibit dari persemaian, melainkan angkat dengan tanahnya supaya akar tanaman tidak putus.
  2. Pisahkan tanaman satu-satu bersama tanahnya yang tetap menempel pada akar, supaya tanaman tetap sehat ketika telah dipindahkan ke media tanam.
  3. Tempatkan tanaman di tengah-tengah wadah tanam.
  4. Pemindahan bibit sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman tetap segar tidak terkena panas matahari.
  5. Tempatkan tanaman pada tempat yang teduh hingga tanaman benar-benar kuat, kemudian bisa dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari.
  6. Meski lahan yang kita miliki sempit, yaitu beberapa meter saja di halaman dan pekarangan rumah, namun kita tetap bisa menanam sayuran pada lahan sempit tersebut dengan mudah karena menggunakan wadah bekas yang bisa kita pindah-pindahkan sesuka hati kita.
Merawat Tanaman
 
Perawatan tanaman tidak kalah penting dengan beberapa hal di atas, karena masa-masa ini tanaman rentan terkena serangan hama dan penyakit. Menanam sayuran yang kami lakukan sangatlah mudah meski kami lakukan pada lahan sempit di halaman rumah, namun dengan pengaturan yang baik, lahan sempit dapat menampung hingga ratusan tanaman sayuran.

Selain sayuran kita juga bisa menanam apotik hidup di halaman rumah yang bisa dibaca pada Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah.
 
Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah
 
Cara merawat tanaman:
  1. Sirami tanaman pagi dan sore dengan sprayer atau gembor (Jawa).
  2. Karena tanaman ditanam pada wadah maka perlu pengairan 2 kali sehari agar persediaan air cukup untuk tumbuh kembang tanaman. Berbeda dengan penanaman yang dilakukan langsung di tanah.
  3. Namun pada musim hujan kita tidak perlu menyiram tanaman.
  4. Untuk tanaman cabe dan tomat perlu kita buatkan penopang dari kayu atau bambu agar bisa berdiri dengan tegak.
  5. Untuk tanaman sayuran daun tidak perlu karena memang tidak terlalu tinggi pertumbuhannya.
  6. Pemeriksaan terhadap hama dan penyakit harus kita lakukan secara rutin agar cepat terdeteksi.
  7. Untuk berjaga-jaga dari serangan hama dan penyakit, sebaiknya kita membuat pestisida nabati/organik sendiri.
  8. Kita bisa membuatnya dengan fermentasi daun sirsak/pepaya dengan sedikit tembakau untuk menyemprot tanaman.
  9. Untuk hama ulat, kita bisa membasminya dengan menyiram tanaman dengan cucian beras ketika menank nasi.
Panen

Inilah waktu yang ditunggu-tunggu, yaitu panen, untuk sayuran daun bisanya membutuhkan waktu 1 bulan, namun untuk tanaman sayuran buah, biasanya mulai berbuah setelah umur 2 bulan.
 
Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah

Untuk tanaman sayuran daun seperti caisim dan kangkung, kita hanya bisa sekali panen saja, namun untuk tanaman sayuran buah seperti cabe dan tomat kita bisa panen berulang kali. Bahkan untuk cabe bisa bertahan hingga 6 bulan lebih (saya telah membuktikan bahwa tanaman cabe kami sekarang telah berumur 6 bulan dan telah dipanen setiap hari selama 4 bulan, hingga sekarang masih tetap sehat dan tetap muncul cabang dan bunga baru setiap hari.
 
Demikian sekilas tentang Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah, semoga bermanfaat. Selanjutnya jangan lupa baca juga Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung.

Mudah bukan, selamat mecoba, semoga sukses.

Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik