Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon

Zona Organik - Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon - Halaman rumah kita merupakan aset yang bisa mendatangkan keuntungan sebagai pemenuh kebutuhan dapur dan penambah penghasilan keluarga. Tidak perduli seberapapun lebarnya halaman rumah kita. Bahkan jika kita hanya memiliki beberapa meter saja, tetap bisa mendatangkan keuntungan jika kita tahu caranya.

Seperti pada postingan kami sebelumnya tentang Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah dengan menggunakan karung, kali ini kami ingin berbagi apa yang kami lakukan terhadap halaman rumah, yaitu budidaya caisim dalam paralon. Kami mengisi halaman rumah kami dengan berbagai tanaman sayuran dan buah, salah satunya adalah caisim.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon





Selain dapat menghiasi halaman, budidaya caisim dalam paralon juga memiliki nilai ekonomis yang lumayan. Sebelumnya kami menanam caisim dalam karung, hasilnya lumayan, bisa untuk memenuhi kebutuhan sayur keluarga kami, juga sebagian lagi kami jual untuk tambahan penghasilan. Memang tidak seberapa, tapi paling tidak itu sudah menandakan bahwa jika kita manfaatkan dengan baik, halaman rumah akan memiliki nilai tambah.
Menanam caisim dalam paralon sebenarnya sama dengan menanam caisim pada umumnya, baik di tanah langsung, dlam pot,  maupun dalam wadah lain, seperti misalnya dalam karung. Caranya sebagai berikut:
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon
  1. Kita persiapkan media tanam seperti biasa, yaitu campuran tanah dan pupuk kandang 1:1, atau jika ada tambahkan juga pasir 1 bagian.
  2. Semaikan biji caisim pada media tersebut.
  3. Tempatkan persemaian pada tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  4. Buat lubang dengan diameter 5 cm di sepanjang paralon dengan jarang 10-15 cm.
  5. Tutup kedua ujung paralon dengan plastik agar media tanam tidak keluar.
  6.  Lubangi plastik penutup agar kelebihan air siraman dapat keluar dari paralon.
  7. Masukkan media tanam ke dalam paralon, isi sampai penuh.
  8. Tempatkan paralon pada posisi yang diinginkan.
  9. Posisikan paralon agak miring, maksudnya salah satu ujung paralon lebih tinggi dari ujung lainnya, agar sisa air penyiraman bisa mengalir keluar.
  10. Kami menempatkan paralon di atas kolam ikan, supaya mudah menyiraminya, juga sebagai pelindung ikan dari panas matahari.
  11. Setelah benih caisim dalam persemaian tumbuh hingga 5 daun, segera pindahkan ke paralon.
  12. Usahakan jangan mencabut caisim dari persemaian, melainkan angkat dengan sedikit tanahnya yang menempel pada akar benih caisim, agar ketika menempati media yang baru akan mudah beradaptasi.
  13.  Pemindahan dilakukan pada sore hari, agar caisim tidak layu.
  14. Setelah benih caisim ditanam dalam paralon, selanjutnya kita tinggal merawatnya dengan menyiram jika tidak hujan.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon
Kami menanam bibit caisim dari membeli di toko, sehingga pertumbuhaanya lumayan bagus. Mulai dari proses persemaian hingga panen bibit caisim tumbuh dengan cepat dan normal.
Persemaian biasanya memakan waktu 7-12 hari. Sedangkan pemanenan bisa kita lakukan setelah 25 hari setelah tanam.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon

Cepat bukan pertumbuhan caisim? Oleh karena itu sebaiknya kita menanam caisim untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga kita.
Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon

Kami juga sedang mempersiapkan penanaman caisim dengan sistem hidroponik, karena tidak membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Jadi ini akan sangat membantu jika kita tidak memiliki tanah atau pupuk kandang.

Jangan lupa baca juga tulisan kami tentang Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Hidroponik

Zona Organik - Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Hidroponik - Budidaya tanaman sistem hidroponik sebenarnya sangat memanjakan tanaman, karena tanaman sama sekali tidak mencari unsur hara sendiri dari tanah, melainkan kita yang memberikan melalui cairan nutrisi.

Cairan nutrisi yang kita berikan harus mengandung unsur pupuk mikro dan makro yang merupakan syarat lengkap sebuah tanaman dapat hidup, tumbuh, dan berkembangbiak. Apa saja unsur makro dan mikro itu. Berikut iniunsur hara yang dibutuhkan tanaman:

Unsur Hara Makro

Unsur Hara Makro adalah unsur-unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang relatif besar, yaitu antara lain:
  1. Nitrogen (N)
  2. Fosfor atau Phosphor (P)
  3. Kalium (K)
  4. Magnesium (Mg)
  5. Kalsium (Ca)
  6. Belerang atau Sulfur (S)
Unsur Hara Mikro

Unsur mikro adalah unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit . Walaupun hanya diserap dalam jumlah kecil, namun sangat penting untuk menunjang keberhasilan proses pertumbuhan tanaman. Tanpa unsur mikro, bunga adenium tidak tampil prima. Bunga akan lunglai, dan lain-lain.
  1. Boron (B)
  2. Tembaga (Cu)
  3. Seng atau Zinc (Zn)
  4. Besi atau Ferro (Fe)
  5. Molibdenum (Mo)
  6. Mangan (Mn)
  7. Khlor (Cl)
  8. Natrium (Na)
  9. Cobalt (Co)
  10. Silicone (Si)
  11. Nikel (Ni)

Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Hidroponik

Cairan nutrisi ini sudah banyak dijual baik secara offline maupun online, namun rata-rata masih berupa nutrisi/pupuk kimia. Memang ada beberapa perusahaan yang sudah menggunakan bahan organik dalam pembuatan nutrisi hidroponik ini, namun masih belum memasyarakat, sehingga sebagian orang merasa sulit untuk mendapatkannya.

Sebenarnya nutrisi atau pupuk cair untuk tanaman hidroponik bisa kita buat sendiri, meskipun sedikit ribet, namun hasinya organik dan aman untuk kesehatan. Berikut ini cara membuat nutrisi atau pupuk organik cair (POC) untuk budidaya tanaman hidroponik:

Bahan- bahan yang diperlukan untuk membuat pupuk atau nutrisi hidroponik organik:
  1. Kotoran kambing 30 kg
  2. Jerami 50 kg
  3. Arang sekam 10 kg
  4. Dedak/ bekatul 10 kg
  5. Belerang 30 gram
  6. Daun lamtoro/ kacang-kacangan 1,7 kg
  7. Daun sirsak 6 ons
  8. Gula pasir 2,5 ons
  9. Em4/mikroorganisme 0,1 liter
  10. Air bersih secukupnya.

Alat-alat yang diperlukan untuk proses pembuatan POC hidroponik:
  1. Penampung air atau water toren atau wadah lain untuk tempat fermentasi
  2. Aerator 45 lt/menit
  3. selang air
Berikut ini cara membuat pupuk atau nutrisi organik untuk budidaya tanaman hidroponik:
  1. Haluskan daun lamtoro dan daun sirsak
  2. Masukkan semua bahan ke dalam wadah fermentasi
  3. Masukkan air bersih setinggi tumpukan bahan tersebut (agar seluruh bahan terendam air)
  4. Beri udara dengan aerator hingga terjadi fermentasi aerob
  5. Biarkan selama 30 hari
  6. Saring air hasil fermentasi.
  7. Biarkan mengendap.

Aplikasi POC atau nutrisi organik untuk hidroponik:
  1. Ambil larutan bagian atas yang tidak ada endapannya.
  2. Cairan hasil fermentasi di encerkan dengan perbandingan 1 : 10 (1 bagian POC dan 10 bagian air).
  3. Gunakan larutan ini untuk penyiraman atau nutrisi hidroponik.
  4. Bisa juga digunakan untuk penyemprotkan tanaman.
  5. Gunakan ampasnya untuk pupuk organik padat (media tanam dalam pot).
Lama dan agak repot memang membuat POC untuk budidaya tanaman hidroponik. Namun hal itu akan sebanding dengan hasil yang akan kita dapatkan, yaitu produk tanaman hidroponik organik yang sehat karena tidak mengandung unsur kimia.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien

Zona Organik - Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien - Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman tanpa tanah. Nutrisi atau pupuk sebagai makanan tanaman diberikan dalam bentuk cair sehingga tidak membutuhkan tanah. Arang sekam untuk apa? Dalam budidaya tanaman organik, arang sekam digunakan sebagai tempat tanaman agar bisa berdiri.

Sebenarnya peranan arang sekam dapat digantikan dengan bahan lain, misalnya pasir, sabut kelapa, kokopit (cocopeat), benang wol, kerikil, rockwoll, dan bahan lain yang sejenis. Namun lebih kami lebih suka menggunakan arang sekam karena memiliki banyak kelebihan dibanding media lainnya.

Kelebihan arang sekam sebagai media tanam hidroponik dibandingkan dengan media lainnya salah satunya adalah dari komposisi kimiawinya. Berikut ini komposisi kimiawi sekam:

Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien
  1. Kadar air 9,02%
  2. Protein kasar 3,03%
  3. Lemak 1,18%
  4. Serat kasar 35,68%
  5. Abu 17,71%
  6. Karbohidrat kasar 33,71%
  7. Karbon (zat arang) 1,33%
  8. Hidrogen 1,54%
  9. Oksigen 33,64%
  10. Silika 16,98%
Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien
 
Berikut ini kelebihan lain penggunaan arang sekam sebagai media tanam hidroponik:
  1. Arang sekam merupakan media tanam hidroponik yang steril karena proses pembuatannya melalui pembakaran, sehingga segala unsur yang dapat merugikan tanaman telah turut terbakar.
  2. Murah. Arang sekam murah harganya, mudah didapat, bahkan di pedesaan kita bisa mendapatkan sekam tanpa membeli, kita bisa membuat arang sekam sendiri dengan mudah. Caranya silahkan baca pada postingan sebelumnya.
  3. Efisien. Aram sekam sangat efisien sebagai media tanam hidroponik karena bobotnya yang ringan, mudah cara mendapatkannya, cepat cara membuatnya, dan mudah cara aplikasinya.
Selain beberapa kelebihan di atas, saya yakin masih banyak kelebihan lain dari penggunaan arang sekam sebagai media tanam hidroponik.
 
Arang Sekam Media Tanam Hidroponik yang Steril Murah dan Efesien
 
Info:
Sebelumnya kami belum pernah membuat arang sekam, hanya bermodalkan membaca dari internet, kami langsung praktek membuat arang sekam, hasilnya Alhamdulillah berhasil, meskipun dalam proses pembakarannya terjadi hujan deras. Kami kira gagal karena api akan padam, namun kenyataanya bara api tidak padam dan tetap membakar seluruh sekam hingga bagian luar yang basah oleh hujan.

Kami membuat arang sekam dengan 2 karung besar, setelah dilakukan pembakaran, kami mendapatkan arang sebanyak 3 karung kecil. Lumayan banyak untuk kami gunakan sebagai media tanam hidroponik sebagai pemula.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Zona Organik - Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik - Arang sekam adalah sisa pembakaran sekam sebelum menjadi abu. Warnanya hitam layaknya arang kayu pada umumnya. Bentuknya masih menyerupai bentuk sekam. Cara membuat arang sekam menurut kami itu gampang-gampang susah. Mudah cara pembuatannya, namun belum tentu bisa bagus hasilnya, karena jika salah perkiraan, bukan arang yang kita dapatkan, melainkan abu yang dihasilkan.

Berbeda antara arang sekam dengan abu sekam. Kalau arang bentuknya masih menyerupai sekam, namun jika abu, bentuknya sudah halus, karena sekam terbakar sempurna.

Dalam pertanian hidroponik, salah satu medianya adalah arang sekam. Arang ini bukan sebagai media tanam layaknya tanah yang memberikan unsur hara, namun dalam pertanian hidroponik, arang sekam digunakan sebagai penopang batang tanaman agar bisa berdiri.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Pembuatan arang sekam yang kami lakukan ini adalah kali pertama. Berikut ini caranya:
  1. Saya membeli kawat ayak ukuran setengah cm sepanjang 1 meter.
  2. Kawat ayak saya belah lagi menjadi 2.
  3. Salah satu saya gunakan sebagai cerobong sekaligus tempat pembakaran awal.
  4. Bentuk kawat ayak menyerupai cerobong dengan diameter kurang lebih 10 cm.
  5. Untuk membuat bentuk cerobong, kita bisa menggunakan kawat sebagai pengikat agar kawat ayak tidak lepas atau terbuka.
  6. Setelah cerobong jadi, selanjutnya mempersiapkan sekam kering sisa penggilingan padi.
  7. Saya membeli 2 karung sekam (1 karung Rp. 2.000,- di tempat penggilingan padi).
  8. Letakkan cerobong di tempat yang jauh dari benda yang mudah terbakar.
  9. Tempatkan sekam mengelilingi cerobong, atur hingga setinggi mungkin.
  10. Siapkan kertas untuk membakar (kertas apa saja).
  11. Bentuklah kertas memanjang agar mudah dimasukkan ke dalam cerobong.
  12. Bakar kertas dan masukkan ke dalam cerobong.
  13. Api dari kertas akan membakar sekam paling bawah di sebelah dalam.
  14. Lama-kelamaan sekam akan terbakar semua mulai dari dalam, ditandai dari keluarnya asap dari cerobong.
  15. Jika sekam telah terbakar semua, ditandai dengan warnanya hitam, segera lakukan penyiraman secara merata.
  16. Jika terlambat menyiram, dikhawatirkan, arang akan menjadi debu.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
2 karung sekam habis terbakar selama 4 jam. Kami mulai membakar pukul 14.00 WIB, dan pukul 18.00 WIB sekam telah menghitam semua.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
Perlu diingat:
  1. Jangan sampai terlambat menyiram jika sekam telah menjadi hitam hingga bagian luar.
  2. Meski kelihatannya api sudah padam, namun di dalam masih ada bara yang bekerja.
  3. Jika tidak segera disiram, maka arang sekam akan terbakar sempurna dan menjadi abu.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
Untuk penampakan arang sekam yang telah jadi, Insya Allah besok akan saya posting fotonya, karena saat arang sudah jadi, hari sudah malam, jadi mau ambil foto sudah kurang jelas.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik
 
Ini adalah pengalaman kami pertama kali dalam membuat arang sekam. Kami berniat melakukan budidaya sayuran organik menggunakan arang sekam. Saat ini kami sedang memesan pupuk atau nutrisi hidroponik. Kemungkinan dalam 3-6 hari akan sampai dan siap beraksi.

Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Semua pengalaman pertama dalam budidaya tanaman organik akan segera saya tulis setelah praktek.
 
Cara Mudah Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik

Selamat mencoba Membuat Arang Sekam Media Tanam Hidroponik, semoga sukses, dan semoga bermanfaat.

Cara Mudah Membuat POC dari Urin Sapi

Zona Organik - Cara Mudah Membuat POC dari Urin Sapi - POC adalah singkatan dari pupuk organik cair. Air kencing atau urin dari sapi merupakan bahan baku pupuk organik yang sangat bagus. Air ini merupakan kotoran sapi yang memiliki banyak kandungan bahan-bahan organik yang berguna bagi tumbuhan. Kegunaannya bukan saja sebagai pupuk organik, namun juga sebagai cairan pembasmi hama tanaman.

Agar nilai manfaat dari urin sapi semakin tinggi, maka perlu adanya pengolahan melalui proses fermentasi. Dalam proses fermentasi tersebut diperlukan beberapa bahan tambahan yang tentu saja organik (alami). Bahan tambahan ini mudah sekali kita dapatkan dari sekitar kita.

Berikut ini bahan baku untuk membuat POC dari urin sapi:
  1. Air kencing sapi 100 liter
  2. Tetes tebu 5 liter atau gula merah 5 kg
  3. Susu segar 5 liter
  4. Trasi 2 kg
  5. Jahe 5 kg
  6. Kunir 5 kg
  7. Temu lawak 2 kg
  8. Laos 2 kg
  9. Kencur 2 kg
  10. Broto wali 1 kg
  11. Air rendaman kedelai 1 gelas
  12. Bakteri dekomposer (EM4)
  13. Air 18 liter
Cara Mudah Membuat POC dari Urin Sapi

Cara membuat pupuk organik cair dari urin sapi:
  1. Jahe, kunir, temu lawak, laos, kencur, dan brotowali ditumbuk sampai halus.
  2. Tetes tebu, susu segar, dan trasi direbus hingga mendidih kemudian didinginkan.
  3. Setelah dingin, masukkan ke dalam drum.
  4. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum.
  5. Aduk hingga tercampur rata.
  6. Tutupl drum rapat-rapat.
  7. Biarkan selama 15-21 hari untuk proses fermentasi.
  8. Pada proses fermentasi, 3 hari sekali diaduk, tujuannya untuk membuang gas.
  9. Setelah 3 minggu proses fermentasi berakhir yang ditandai dengan cairan berbau harum dan sudah tidak menyengat karena kandungan gas telah hilang.
  10. POC urin sapi siap digunakan
Cara penggunaan POC urin sapi:
  1. 1 liter POC dicampur dengan 10 liter air bersih.
  2. Jika POC mulai berubah, gunakan 2 liter POC untuk 10 liter air.
  3. Untuk 1 ha tanaman padi membutuhkan 30 liter POC.
  4. POC ini juga bisa digunakan untuk perendaman benih kurang lebih 10 menit.
  5. Untuk pemupukan daun dapat digunakan 1 liter POC untuk satu tangki semprot.
Kegunaan POC urin sapi adalah untuk:
  1. Zat perangsang akar pada persemaian.
  2. Pupuk daun organik.
  3. Pengendalian hama, caranya POC dicampur dengan pestisida organik untuk membuka daun yang keriting akibat serangan thrip
  4. Mengendalikan hama sundep
  5. Mengendalikan hama wereng
  6. Mengendalikan hama tikus karen baunya tidak disukai
  7. Mengendalikan lalat buah.

Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik

Zona Organik - Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik - Budidaya sayuran organik sama dengan budidaya pada umumnya, yaitu dapat terserang hama dan penyakit, bahkan lebih besar kemungkinannya untuk terserang, karena budidaya secara organik tidak menggunakan obat semprot kimia yang katanya sangat manjur membunuh hama dan penyakit.

Demikian juga dengan budidaya caisim organik tak luput dari serangan hama dan penyakit. Berikut ini hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman caisim:

1. Hama Tanaman Caisim

Hama tanaman caisim biasanya berupa:
  1. Ulat titik tumbuh nama latinnya Crocidolomia binotalis Zell
  2. Ulat tritip yang memiliki nama ilmiah Plutella maculipennis
  3. Siput atau Agriolimas sp.
  4. Ulat Thepa javanica
  5. Cacing bulu dengan nama lain cut worm
Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik

Cara mudah mengatasi hama tanaman caisim yang kami lakukan adalah dengan menggunakan insektisida organik untuk membasminya, yaitu menggunakan fermentasi daun sirsak, pepaya, dan tembakau untuk menyemprotnya. Namun jika menghendaki obat kimia, kita bisa menggunakan insektisida golongan sipermetrin seperti buldok, matador, atau decis, namun kami tidak menganjurkan obat kimia agar ramah lingkungan.

2. Penyakit Tanaman Caisim

Sistem budidaya organik memang rawan terserang hama. Selain itu juga mudah terserang penyakit, apalagi kalau musim penghujan. Ada banyak macam penyakit tanaman caisim organik. Selama ini kami tetap konsisten untuk menggunakan cara-cara organik yang aman untuk kesehatan. Penyakit yang biasanya menyerang tanaman caisim adalah sebagai berikut:
  1. Penyakit akar pekuk
  2. Bercak daun alternaria
  3. Busuk basah atau soft root
  4. Penyakit embun tepung atau downy mildew
  5. Penyakit rebah semai atau dumping off
  6. Busuk daun
  7. Busuk Rhizoctonia bottom root 
  8. Bercak daun
  9. Virus mosaik
Cara Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman Caisim Organik

Cara mudah mengatasi penyakit pada tanaman caisim organik adalah dengan:
  1. Menjaga agar media tanam jangan terlalu lembab
  2. Menjaga agar tidak ada genangan air
Bagaimana jika musim penghujan, pasti ada genangan air. Kami menanam caisim menggunakan karung bekas dan wadah media lain, bukan langsung di tanah, oleh sebab itu air tidak menggenang, karena langsung akan merembes keluar dari karung melalui pori-porinya.

Itulah salah satu alasan kami dalam budidaya sayuran menggunakan karung bekas, yaitu supaya tidak tergenang air.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Zona Organik - Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah - Caisim atau sawi hijau adalah tanaman sayuran yang sangat mudah dibudidayakan dibandingkan sayuran lainnya. Untuk menanam caisim, kita tidak membutuhkan halaman yang luas. Dari umur panen juga sangat cepat, hanya membutuhkan waktu 22-30 hari saja setelah tanam.

Caisim adalah salah satu sayuran yang digalakkan oleh pemerintah Indonesia agar masyarakat mau memanfaatkan halaman atau pekarangan rumahnya untuk ditanami sayur. Iklim Indonesia sangat mendukung dalam budidaya sayuran, terutama caisim.

Caisim merupakan salah satu tanaman yang digemari oleh masyarakat, sehingga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.
Seperti yang kami lakukan terhadap halaman rumah. Kami telah menanam berbagai macam sayuran, termasuk caisim. Kami dapat memenuhi kebutuhan dapur akan sayuran, bahkan sisa panen bisa kami jual untuk menambah penghasilan keluarga.
Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Kami melakukan budidaya caisim secara organik, yaitu yang kami tanam pada karung bekas dengan memanfaatkan pupuk kandang sebagai media tanamnya. Dengan menggunakan pupuk kandang, kami tidak perlu membeli pupuk kimia dari toko. Dengan pupuk organik, tanaman kami dapat tumbuh subur dan sehat.

Untuk memulai budidaya caisim, berikut ini langkah yang harus dilakukan:
  1. Siapkan biji caisim untuk disemai, kami membeli biji caisim dari toko dengan harga Rp. 10.000,- per 15 gram.
  2. Siapkan juga media tanam. Kami menanam caisim di karung bekas dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang 1:1. Akan lebih baik lagi jika kita tambahkan pasir 1 bagian juga (kalau ada).
  3. Dengan campuran media tersebut, caisim akan tumbuh dengan baik hingga masa panen tanpa pemberian pupuk tambahan apapun. Kami telah membuktikannya.
Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Caisim adalah sayuran yang bagus untuk kesehatan kita karena banyak mengandung serat alami. Selain itu, sayuran ini juga mengandung banyak:
  1. protein
  2. lemak
  3. karbohidrat
  4. Ca
  5. P
  6. Fe
  7. Vitamin A
  8. Vitamin B
  9. Vitamin C

Dalam dunia ilmu pengetahuan, caisim tergolong dalam:
  1. Divisi Spermatophyta
  2. Subdivisi Angiospermae
  3. Kelas Dicotyledonae
  4. Ordo Rhoeadales (Brassicales)
  5. Famili Cruciferae (Brassicaceae)
  6. Genus Brassica
  7. Spesies Brassica Juncea

Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Langlah budidaya caisim dalam karung:
  1. Semaikan biji caisim, sebarkan di atas permukaan media tanam di dalam karung, tutup tipis dengan media tanam.
  2. Tunggu sekitar 2 minggu hingga bibit caisim tumbuh dan berdaun 2-3 helai.
  3. Selama menunggu kita bisa merawatnya dengan menyiram, namun jangan terlalu basah, cukup supaya media tanam sedikit lembab (tidak kering).
  4. Setelah umur persemaian 2 minggu, bibit caisim bisa kita pindahkan ke dalam karung bekas.
  5. Perawatannya sangat mudah, kita hanya perlu menyiraminya saja.
  6. Kami tidak memberikan pupuk tambahan apapun hingga caisim siap di panen.
  7. Umur caisim siap panen sekitar 22-30 hari, tergantung pertumbuhannya.
  8. Jika tanaman caisim kita tidak banyak, kita bisa panen sedikit demi sedikit tergantung kebutuhan, namun jika terlalu lama, caisim akan berbunga dan rasanya sudah kurang lezat.
  9. Jika ingin dipasarkan, sebaiknya kita petik lalu langsung dipasarkan supaya tetap dalam keadaan segar, caisim cepat layu jika sudah dipanen.
 
Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah
 
Jika harga sedang mahal, ini akan menjadi tambahan penghasilan yang lumayan. Kami pernah mengalami harga murah, juga harga mahal, karena kami mananam caisim tidak menggunakan musim, namun terus menerus bersambung, sehingga mengalami pasang surut harga.

Kami pernah menjual caisim 5 pohon Rp. 1.000,- Juga pernah 3 pohon dibeli oleh pedagang sayuran keliling Rp. 2.500,-

Lumayan, selain bisa mencukupi kebutuhan dapur sendiri, caisim juga bisa memberikan tambahan uang belanja.
 
Catatan:
Kami melakukan budidaya sayuran organik termasuk caisim, sehingga banyak tetangga yang minat untuk membeli sayuran dari kami, katanya sehat tanpa bahan kimia.

Selamat mencoba, semoga sukses

Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah

Zona Organik - Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah - Kumis kucing tidak asing lagi di telinga kita, yaitu tanaman yang memiliki khasiat kesehatan. Kumis kucing merupakan tanaman liar yang biasa tumbuh di sekitar rumah kita. Terkadang kita menganggap sepele tanaman ini, padahal memiliki cukup banyak manfaat bagi kita, terutama manfaat kesehatan sebagai obat herbal alami.

Kumis (Orthosiphon aristatus) adalah tanaman yang tergolong dalam famili Labiatae. Kumis kucing adalah tanaman yang termasuk terna tegak yang di bagian buku-bukunya terdapat akar. Kumis kucing merupakan tanaman yang dapat tumbuh hingga 2 meter. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang beriklim tropis, seperti Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, dan Filipina.

Kumis kucing merupakan tanaman yang mengandung berbagai macam zat yang bermanfaat bagi tubuh, seperti minyak atsisi, saponin, sapofonin, sinensetin, mioinositol, zat samak, dan kalium.
Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah

Karena kumis kucing berkhasiat kesehatan, ada baiknya jika kita tanam di halaman rumah kita, baik sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman obat. Cara penanamannya sangat mudah, yaitu sebagai berikut:
  1. Ambil cabang yang tua, patahkan sepanjang 15 cm.
  2. Tanam langsung pada tanah atau pada wadah tanam, misalnya pot, polybag, atau karung bekas.
  3. Media tanam dapat berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah
 
Kumis kucing memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti misalnya:
  1. Mengobati penyakit diuretik dan rematik.
  2. Mengatasi batuk, sakit pinggang, sembelit, dan masuk angin.
  3. Menyembuhkan radang ginjal, kencing manis, batu ginjal, ambuminuria, dan penyakit sipilis.
  4. Munurunkan kadar gula dalam darah.
  5. Untuk mengobati batu ginjal, dapat kita buat ramuan sebagai berikut: ambil 20 lembar daun kumis kucingtambahkan daun keji beling 5 lembar. Rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih. Minum secara rutin sehari 2 kali masing-masing satu gelas.
  6. Untuk memperlancar buang air kecil dapat dilakukan dengan membuat ramuan: rebus daun kumis kucing, meniran, dan akar alang-alang secukupnya dengan air 3 gelas. Tunggu hingga air tersisa 1,5 gelas. Dinginkan dan minum secara teratur 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
  7. Untuk mengobati diabetes, buatlah ramuan sebagai berikut: ambil 15 lembar daun kumis kucing. Rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan kemudian minum secara rutin 1 kali sehari.
  8. Untuk mengatasi keputihan pada wanita, buatlah ramuan sebagai berikut: Ambil daun kumis kucing dan daun beluntas secukupnya. Rebus dengan air 1 gelas, tambahkan 1 sendok teh jintan hitam dan 10 biji kemukus. Minum secara teratur 1 kali sehari.
  9. Untuk mengatasi sakit pinggang, dapat kita buat ramuan: ambil 7 lembar daun kumis kucing dan 2 potong akar kumis kucing. Rebus dengan air 1 gelas. Minum secara teratur 2 kali sehari.
  10. Untuk mengusir masuk angin, buatlah ramuan kumis kucing sebagai berikut: rebus daun kumis kucing secukupnya dalam segelas air. Rebus hingga mendidih dan tersisa setengah gelas. Dinginkan dan minum sampai habis selagi hangat secara teratur.
  11. Kumis kucing juga dapat mengobati encok, asam urat, infeksi kantung kemih, dan nyeri saat buang air kecil.
Untuk diingat, bahwa ramuan ini adalah obat herbal, sehingga untuk mendapatkan kesembuhan harus dilakukan pengobatan yang cukup lama dan konsisten. Alangkah baiknya lagi jika dibarengi dengan pemeriksaan ke dokter secara rutin, agar mendapatkan kesembuhan yang sempurna.

Melihat betapa banyak manfaat kumis kucing untuk kesehatan, maka sebaiknya tanaman ini kita tanam di halaman rumah kita.
 
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Zona Organik - Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah - Seperti kita ketahui, apotik adalah tempatnya obat-obatan bagi manusia. Sama halnya dengan apotik hidup. Yang membedakan adalah, kalau apotik adanya di kota-kota tepatnya di toko, kalau apotik hidup berada di sekitar rumah kita, bisa di halaman rumah atau di pekarangan.

Untuk mendapatkan obat-obatan dari toko apotik, kita harus membayar dengan sejumlah uang, bedanya dengan apotik hidup, kita bisa mendapatkan obat-obatan alami sehat dengan gratis dari halaman atau pekarangan rumah kita.

Apakah apotik hidup itu? Semua orang sudah tahu, yaitu tanaman obat-obatan yang ditanam pada lahan pakarangan atau halaman rumah kita. Mengapa dinamakan apotik hidup, karena memberikan manfaat sebagai obat alami atau herbal. Tumbuhan yang bisa kita tanam di halaman rumah sebagai apotik hidup di antaranya adalah:

Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah
  1. jahe
  2. kencur
  3. lengkuas
  4. kunyit
  5. kumis kucing
  6. daun dewa
  7. lidah buaya
  8. daun sirih
  9. kecombrang
  10. temu
  11. pinisilin
  12. insulin, dll
Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dari menanam apotik hidup secara organik dalam karung di halaman rumah, seperti misalnya:
  1. Kita bisa menyediakan obat-obatan alami dengan murah, mudah, dan cepat tanpa harus membeli
  2. Menyegarkan udara di sekitar rumah kita karena banyak tanaman yang menghasilkan oksigen.
  3. Mendukung program pemerintah tentang penghijauan untuk melestarikan lingkungan sekitarnya yang sehat.
  4. Kita dapat berelaksasi dengan melihat indahnya tanaman nan hijau di halaman rumah kita.
  5. Sebagai sumber penghasilan keluarga. Sekarang ini marak budidaya jahe merah yang dilakukan sebagai usaha agribisnis menguntungkan.
  6. Kita dapat mencukupi kebutuhan dapur akan bumbu dan rempah-rempah yang sehat dan alami.
  7. Dengan menanam apotik hidup di halaman rumah, kita dapat melatih anak untuk bercocok tanam.
  8. Dan masih banyak keuntungan lain yang bisa kita peroleh dengan menanam apotik hidup di pekarangan.
Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Berikut ini cara menanam apotik hidup organik di halaman rumah. Seperti yang telah saya tulis artikel sebelumnya, caranya sangat mudah dan sederhana, yaitu:
  1. Buat media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Selengkapnya bisa dibaca pada Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung.
  2. Masukkan media tanam pada wadah, dalam hal ini kami menggunakan karung bekas.
  3. Tanam bibit pada media di atas.
  4. Rawat dengan baik, yaitu dengan menyiram dan mengatasi hama dan penyakitnya.
  5. Tunggu hingga tanaman menghasilkan.
  6. Panen dan rasakan keuntungannya
Simpel dan mudah jika kita mau mengerjakannya, namun biasanya rasa enggan itu selalu muncul jika pada awalnya tidak kita paksakan.

Dengan menanam apotik hidup di halaman rumah, kami telah banyak memperoleh manfaatnya, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dapur.

Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Ayo mulai dari sekarang, seperti misalnya menanam 5 tanaman apotik hidup berikut ini:

1. Daun Sirih
Sirih sangat terkenal manfaatnya, yaitu untuk menghilangkan gatal-gatal pada kulit, mengatasi pendarahan gusi, dan mengatasi mimisan, serta menyembuhkan sariawan. Orang jaman dahulu menggunaan sirih untuk nginang (bahasa Jawa).

Kalau kita perhatikan, orang yang memiliki kebiasaan nginang, hidupnya selalu sehat. Penyakit akan susah menyerang, karena sari dari daun sirih yang ikut tertelan membantu membentengi tubuh dari serangan penyakit.

2. Jahe
Jahe bermacam-macam, ada jahe merah, jahe gajah, jahe prit, dll. Jahe memiliki manfaat sebagai rempah-rempah bumbu dapur. selain itu juga sebagai bahan tambahan dalam pembuatan makanan seperti biskuit, roti, ataupun kue, serta minuman. Fungsi penting jahe adalah sebagai obat tradisional yang aman dan menyehatkan. Sebagai tanaman obat, jahe berkhasiat untuk meredakan kejang, mengobati inflamasi, rematik, anti muntah, dan anti mikroba.

3. Kunir atau Kunyit
Tanaman rimpang berwarna kuning ini terkenal sebagai pewarna makanan alami yang menyehatkan. Selain itu kunyit merupakan tanaman yang digunakan untuk ramuan jamu yang berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, dan pembersih darah.

4. Laos atau Lengkuas

Kebanyak orang mengenal lengkuas sebagai bumbu masak ikan agar tidak bau amis. Sebenarnya lengkuas ada 2 macam, yaitu lengkuas putih dan merah. Lengkuas merah ini yang digunakan sebagai obat tradisional yang berkhasiat untuk meningkatkan selera makan, mengobati rematik, dan mengatasi penyakit kulit.

5. Lidah Buaya

Lidah buaya terkenal sebagai tanaman penyubur rambut. Selain itu, lidah buaya juga berkhasiat untuk menyembuhkan luka bakar dan keseleo.

5 tanaman di atas banyak terdapat di sekitar kita, sehingga untuk mulai menanamnya, kita dapat dengan mudah untuk mendapatkan bibitnya.

Demikian  Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah semoga bermanfaat. Selanjutnya baca juga Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Zona Organik - Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga - Warung Hidup sudah sangat familiar di telinga kita, yaitu tanaman kebutuhan sehari-hari yang bermanfaat bagi kita dalam memenuhi kebutuhan dapur. Biasanya warung hidup terdapat di halaman rumah atau di pekarangan samping atau belakang rumah.
 
Warung hidup adalah berbagai tanaman di pekarangan yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi pemiliknya. Tanaman warung hidup biasanya terdiri dari tanaman sayuran, buah-buahan, atau bumbu dapur. Tanaman warung hidup dapat ditanam secara langsung di pekarangan atau halaman rumah. Pada perkembangannya, warung hidup kini tidak hanya ditanam langsung di tanah pekarangan, namun juga ditanam dalam wadah seperti:

Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
  1. karung bekas
  2. plastik
  3. pot
  4. kaleng bekas
  5. ember bekas
  6. polybag
  7. paralon
  8. drum
  9. bak semen
  10. kotak kayu, dll
Tanaman yang termasuk warung hidup antara lain berupa sayuran dan buah-buahan, yaitu sebagai berikut:
  1. lombok atau cabe atau cabai (cabe rawit, keriting, dan cabe hijau)
  2. tomat
  3. caisim
  4. terong
  5. kemangi
  6. daun bawang
  7. serai
  8. seladri
  9. jagung
  10. ubi
  11. ketela, dll
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
 
Warung hidup banyak mendatangkan manfaat bagi kita, yaitu antara lain untuk:
  1. Memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari akan sayuran, bumbu masak, atau buah-buahan.
  2. Penghijaun di sekitar rumah kita.
  3. Memperbaiki kondisi alam yang rusak akibat polusi udara, karena tanaman ini dapat mensuplai oksigen di sekitar rumah kita.
  4. Sebagai media pendidikan pada anak-anak kita.
  5. Mengajarkan anak kita bagaimana cara memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
  6. Sebagai penyambung tali silaturahmi dengan tetangga, yaitu dengan membagikan hasil tanaman kepada tetangga yang membutuhkan.
  7. Dan yang paling menarik adalah bahwa warung hidup bisa memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga kita.
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
 
Cara penanaman warung hidup di halaman rumah, kami lakukan dengan sederhana, yaitu memanfaatkan:
  1. karung bekas
  2. limbah ternak berupa kotoran sapi yang telah menjadi pupuk kandang
  3. sampah dedaunan di sekitar rumah kami
  4. sabut kelapa
  5. gedebog pisang
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
Media tanam kami buat dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Selain itu kami juga memasukkan sabut kelapa, sampah daun, dan gedebog pisang yang telah busuk ke dalam media tanam.

Seperti yang kami lakukan sejak 6 bulan yang lalu. Kami menanam berbagai macam sayuran dan buah untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Dari sekian banyak tanaman warung hidup yang kami rawat, sebagian besar telah memberikan hasil yang lumayan.
 
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Seperti misalnya tanaman cabe. Umur tanaman cabe kami bervariasi dari yang paling lama 6 bulan hingga yang baru kami tanam. Semua itu memberikan manfaat yang begitu banyak.

Istri saya setiap hari memetik cabe, baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk dijual kepada tetangga yang membutuhkan. Dengan harga cabe yang lumayan tinggi saat ini, kami bisa mendapatkan tambahan penghasilan yang lumayan.
 
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Tentu saja harga yang kami berikan di bawah harga pasaran, misalnya di pasar harga cabe Rp. 10.000,- per ons, maka kami jual ke tetangga dengan harga Rp. 7.000,- per ons.

Lumayan bukan, coba bayangkan jika kita memiliki banyak tanaman cabe dan dapat menghasilkan 1 kg perminggunya.

Selamat mencoba, semoga sukses
Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik