Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Menyemai Cabe Hias di Pot Greenhouse

ZonaOrganik.COm - Menyemai Cabe Hias di Pot dalam Greenhouse - Cabe hias, sudah sejak lama kami ingin menanamnya, namun baru kali ini kesampaian, itu saja baru dalam tahap persemaian. Kami membeli cabe hias secara online di Solo. Dalam waktu 4 hari benih cabe yang kami pesan datang yang disertai dengan panduan tata cara persemaiannya.

Persiapan yang kami lakukan dalam menyemai cabe hias ini adalah sebagai berikut:
  1. Membuat rumah plastik sederhana (greenhouse) di samping rumah dengan bahan bambu dan kayu bekas.
  2. Menyiapkan media semai berupa tanah pekarangan, pupuk kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.
  3. Menyiapkan wadah semai berupa pot kecil dan gelas plastik bekas minuman.
  4. Menyiapkan rak untuk tempat pot dan gelas plastik.
  5. Menyiapkan air (bila perlu tambahkan microorganisme/dalam hal ini kami menggunakan EM4).
Sebelum disemai, hendaknya biji cabai direndam terlebih dahulu selama 2-12 jam. Bila perlu lagi gunakan air hangat-hangat kuku.

Menyemai Cabe Hias di Pot Greenhouse

Ada beberapa pendapat dalam merendam benih cabe, yaitu:
  1. dengan menambahkan gilingan bawang putih pada perendaman.
  2. dengan menambahkan microorganisme (EM4).
  3. direndam semalaman
  4. direndam 2 jam saja
Cara diatas masing-masing orang berbeda-beda, itu berdasarkan pengalaman mereka masing-masing. Dalam hal ini kami juga melakukan persemaian berdasarkan pengalaman sendiri, yaitu langsung menyemai benih cabe hias tanpa merendam terlebih dahulu.

Menurut petunjuk, bahwa cabe hias ini akam memakan waktu lama untuk germinatio, sprout, atau berkecambah, yaitu sekitar 3-4 minggu, hal itu disebabkan karena biji cabe hias telah kering.

Berbeda jika biji cabai masih dalam keadaan segar alias baru membelah dari buahnya, maka akan cepat tumbuh ketika disemai, yaitu kira-kira membutuhkan waktu 7-10 hari saja.

Berbeda lagi dengan cabai lokal, memang cabe hias ini membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah dibandingkan dengan cabai lokal.

Kami menyemai cabe hias ini di dalam rumah plastik dengan tujuan:
  1. mencegah datangnya hama dan penyakit dari luar (tanaman lain).
  2. mencegah curahan air hujan.
  3. mencegah sinar matahari langsung (karena masih dalam penyemaian)
  4. agar tidak terganggu oleh hewan peliharaan, seperti misalnya ayam, bebek, itik, kambing, dan lain-lain.
  5. agar terlihat lebih rapi dan bersih karena ini merupakan sarana rekreasi juga buat keluarga kami.
  6. agar mudah dalam mengawasi dan merawatnya.
Berikut ini video lokasi persemaian cabai hias milik kami, silahkan bila berkenan untuk ditonton:



Jangan lupa baca juga daftar nama jenis cabai hias yang sedang kami semai pada: 44 Jenis Cabe Hias Unik dan Pedas

Budidaya sayuran khususnya cabai yang kami lakukan adalah secara organik, baik pupuk, insektisida, maupun pestisidanya. Demikian cara Menyemai Cabe Hias di Pot dalam Greenhouse atau rumah plastik, semoga bermanfaat.

Media Tanam yang Bagus untuk Budidaya Cabe dan Sayuran Organik

ZonaOrganik.Com - Media Tanam yang Bagus untuk Budidaya Cabe dan Sayuran Organik - Media tanam merupakan hal pokok dalam sebuah budidaya tanaman. Dalam hal budidaya tanaman organik, maka penggunaan bahan campuran untuk media tanam juga harus organik.

Kami selalu menggunakan bahan organik sebagai campuran media tanam (tanah). Bahan organik tersebut adalah kompos.

Sederhana dan mudah media tanam yang kami gunakan untuk budidaya cabe dan sayuran organik di halaman dan pekarangan rumah.

Kami mencampur tanah pekarangan dengan kompos dengan perbandingan antara 1:2 hingga 1:1. Campuran tanah dan kompos tersebut kemudian kami masukkan ke dalam karung untuk menanam cabe dan sayuran lainnya. Selain itu juga media tanam tersebut sekaligus kami gunakan untuk persemaian.

Media Tanam yang Bagus untuk Budidaya Cabe dan Sayuran Organik

Kompos yang kami gunakan kami buat sendiri, yaitu dengan proses fermentasi bahan-bahan organik di sekitar kami.

Berikut ini bahan-bahan organik yang kami gunakan untuk membuat kompos:
  1. Pupuk kandang kotoran sapi
  2. Sekam padi yang kami bakar menjadi arang
  3. Serbuk gergajian, dan
  4. Sampah daun
Media Tanam yang Bagus untuk Budidaya Cabe dan Sayuran Organik
 
Seluruh bahan kami fermentasi menggunakan mikroorganisme EM4 dan tetes tebu atau larutan gula. Proses fermentasi berlangsung antara 7 hingga 10 hari.

Dari proses fermentasi tersebut menghasilkan kompos yang bagus untuk pupuk organik buidaya cabe dan sayuran organik di halaman dan pekarangan rumah.

Kandungan unsur hara kompos tersebut tergolong lengkap, yaitu N, P, K, Ca, dan Mg, serta unsur hara lainnya.

Unsur hara tersebut sangatlah cukup untuk dijadikan pupuk tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga menghasilkan buah dan sayuran yang sehat.
 
Media Tanam yang Bagus untuk Budidaya Cabe dan Sayuran Organik

Untuk proses pembuatan arang sekam dapat kita baca pada:

Sedangkan untuk pembuatan komposnya bisa dibaca pada:

Demikian Media Tanam yang Bagus untuk Budidaya Cabe dan Sayuran Organik, semoga bermanfaat.

2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung

Zona Organik - 2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung - Sejak dahulu, pupuk kandang telah diyakini sebagai bahan organik yang memiliki manfaat besar dalam bidang pertanian. Baik pertanian tradisional maupun modern, baik dalam skala kecil maupun skala besar.

Penggunaan pupuk kandang telah dilakukan sejak lama, baik oleh petani kecil di desa, maupun oleh pengusaha perkebunan berskala besar sekelas perusahaan. Manfaat ganda yang diperoleh dari penggunaan pupuk organik ini yang mendorong banyak pihak untuk selalu menggunakannya sebagai suplai unsur hari bagi tanaman budidaya mereka.

Apa saja manfaat pupuk kandang yang digunakan sebagai campuran media tanam, khususnya dalam budidaya warung hidup sayuran dalam karung di halaman rumah?

Setelah melakukan budidaya warung hidup selama 7 bulan dengan memanfaatkan pupuk kandang, kami menyimpulkan bahwa 2 manfaat besar pupuk kandang media tanam sayuran dalam karung adalah sebagai berikut:

2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung

1. Memperpanjang umur produktif tanah

Di desa kami banyak penduduknya yang menanam cabe dan sayuran, baik di ladang, tegalan sawah, pekarangan, maupun di halaman dan pekarangan rumah. Demikian juga kami, melakukan budidaya warung hidup di halaman rumah.

Tanaman cabe mereka tidak dapat berproduksi lama, paling 3-5 kali panen sudah layu dan mati, jika berhasil bertahan hidup, maka produksinya sudah menurun drastis, daun tanaman nampak kuning, pertumbuhan tunas pada pucuk pohon tidak ada, sehingga tanaman tidak dapat berproduksi lagi.

Berbeda dengan tanaman cabe kami yang kami tanam di dalam karung menggunakan media campuran tanah pekarangan dengan pupuk kandang kotoran sapi.

Perbandingan campuran media tanam yang kami gunakan adalah 1:1, yaitu satu bagian tanah dicampur dengan satu bagian pupuk kandang.

Dengan media tanam seperti itu, tanaman cabe kami bisa berproduksi lancar terus-menerus hingga 7 bulan. Tanaman masih tetap subur yang ditandai dengan munculnya percabangan baru di pucuk pohon dengan bunga-bunga baru juga.

Bentuk buah cabe tetap stabil besar-besar, mulus, dan kulit buahnya mengkilat, dari pertama produksi hingga saat ini setelah dipanen berulang kali.

Melihat kondisi semacam itu, kami menyimpulkan bahwa penggunaan pupuk kandang sebagai campuran media tanam budidaya warung hidup dalam karung dapat memperpanjang umur produktif tanah.

2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung

2. Memperbaiki mutu bahan organik dan segi fisik, kimia, dan biologi tanah

Melihat usia produktif tanaman yang begitu lama dengan produksi yang tetap stabil, kami perkirakan bahwa tanaman cabe dalam karung yang kami letakkan di halaman dan pekarangan rumah akan tetap berproduksi dengan baik hingga lebih dari 1 tahun.

Hal itu dikarenakan oleh tersedianya nutrisi atau unsur hara tanah yang lebih banyak, baik yang berasal dari pupuk kandang itu sendiri, maupun dari hasil kinerja pupuk kandang tersebut dalam memperbaiki mutu bahan organik dan segi fisik, kimia, dan biologi pada tanah.

Dari kondisi fisik, kimia, dan biologi tanah yang baik inilah sehingga mampu melakukan suplai unsur hara, baik mikro maupun makro dalam tanah kepada tanaman.

Drainase berjalan lancar, peredaran oksigen di dalam tanah selalu baik, tingkat kegemburan tanah juga selalu terjaga.

Berdasarkan hal tersebut, dapat kami tarik kesimpulan bahwa penggunaan pupuk kandang dalam budidaya sayuran dalam karung dapat memperbaiki mutu bahan organik dan segi fisik, kimia, dan biologi pada tanah.

Apalagi jika pupuk kandang tersebut sebelum digunakan dibuat kompos terlebih dahulu yang bisa kita baca pada:
Cara Mudah Membuat Pupuk Kompos Kotoran Hewan Sekam Bakar dan Sampah Organik
 

2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung

Demikian 2 Manfaat Besar Pupuk Kandang Media Tanam Sayuran dalam Karung, semoga bermanfaat. Untuk selanjutnya silahkan baca yang ini Cabe Rawit Besar Besar dan Mengkilat Berkat Pupuk Kandang Kotoran Sapi.

Selamat mencoba menggunakan pupuk kandang sebagai campuran media tanam.

Berkah Karung Bekas untuk Menanam Sayuran Organik di Halaman Rumah

Zona Organik - Berkah Karung Bekas untuk Menanam Sayuran Organik di Halaman Rumah - Jangan dikira barang bekas tidak ada manfaatnya. Justru barang bekas memberikan keuntungan ganda jika dimanfaatkan. Seperti halnya karung bekas ini. Keuntungan ganda dimaksud adalah:
  1. Jika dimanfaatkan, karung bekas tidak menjadi sampah berbahaya bagi lingkungan karena berbahan dasar plastik yang tidak dapat terurai.
  2. Jika dimanfaatkan secara tepat justru memiliki nilai ekonomis bagi keluarga kita.
Karung bekas beras bulog banyak terdapat di desa kami. Setiap keluarga miskin di desa kami mendapat jatah beras murah bersubsidi dari pemerintah. Setelah beras habis, biasanya karung bekas akan dibuang oleh pemiliknya atau biasanya dibiarkan begitu saja di belakang rumah karena dianggap tidak berguna, bahkan dianggap sebagai sampah karena bentuknya yang kecil. kalau untuk wadah barang apapun juga kurang efektif karena kecil.

Berkah Karung Bekas untuk Mananam Sayuran Organik di Halaman Rumah

Melihat hal itu, kami berpikir, mengapa tidak dimanfaatkan saja? Untuk apa ya? Sempat terlintas dipikiran saya, ketika saya pulang kampung ke Pekalongan, di beberapa desa di sana (Desa Bulaksari kecamatan Sragi) saya melihat banyak halaman rumah yang diisi dengan tanaman warung hidup dan apotik hidup yang ditanam di dalam polybag tersusun rapi pada rak bambu. Betapa indahnya.

Dari lintasan pikiran tersebut muncul ide untuk memanfaatkan karung bekas tersebut meniru apa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bulaksari Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, yaitu sebagai wadah budidaya tanaman sayuran atau lebih tren nya warung hidup.

Berkah Karung Bekas untuk Mananam Sayuran Organik di Halaman Rumah

Kemudian kami mengumpulkan karung bekas tersebut ke setiap rumah dan kami beli dengan harga Rp. 500,00 per lembarnya. Pertama kami mendapatkan 100 lembar karung bekas.

Dengan sedikit kerja keras kami membuat media tanam sayuran organik dengan mengumpulkan tanah pekarangan dan pupuk kandang, kemudian kedua media tersebut kami campur hingga rata. Campuran media tersebut kemudian kami masukkan ke dalam karung bekas hingga setengahnya. Tidak lupa kami juga turut memasukkan sampah daun yang berserakan di sekitar rumah, termasuk juga sabut kelapa yang tidak terpakai ke dalam karung.

Media tanam telah siap digunakan untuk menanam berbagai macam sayuran secara organik, di antaranya adalah caisim dan cabe rawit.

Memang sebelumnya, kami telah menyemai beberapa biji cabe dan caisim, sehingga setelah sebagian karung kami isi dengan media tanam, segera kami lakukan pemindahan tanaman dari persemaian ke dalam karung.

Berkah Karung Bekas untuk Mananam Sayuran Organik di Halaman Rumah

Dalam judul tulisan kami ini terdapat kata berkah. Menurut kami memang karung bekas tersebut membawa berkah bagi keluarga kami. Bagaimana tidak? Kami telah memanfaatkannya sejak bulan Juni 2014 untuk menanam cabe, tomat, caisim, dan tanaman warung hidup serta apotik hidup lainnya. Hingga sekarang, tanaman tersebut masih tumbuh subur dan memberikan kami sayuran dan buah organik yang sehat.

Selain memberikan sayuran untuk kebutuhan dapur kami, karung bekas itu juga memberikan berkah karena kelebihan dari sayuran yang kami konsumsi bisa kami bagikan kepada tetangga yang membutuhkan, dan bahkan karena hasilnya lumayan banyak, sebagian juga kami jual kepada yang membutuhkan.

Berkah Karung Bekas untuk Mananam Sayuran Organik di Halaman Rumah

Lumayan bukan? Bukankah itu sebuah berkah? Mengapa tidak kita lakukan? Mulai saat ini juga, kami mengajak para pembaca sekalian untuk kreatif memanfaatkan barang-barang bekas di rumah kita supaya mendatangkan keberkahan.

Jangan lupa untuk membaca tulisan kami yang lain tentang Menghiasi Halaman dengan Caisim Organik dalam Paralon.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Zona Organik - Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung - Salah satu hal yang menentukan keberhasilan bidang pertanian adalah media tanam. Media tanam adalah tempat tanaman hidup dan mendapatkan nutrisi atau makanan. Media tanam sangat penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman untuk berproduksi dengan baik.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang pertanian, telah ditemukan beberapa jenis media tanam baru. Sebagai contohnya adalah nutrisi cair, arang sekam kokopit, spon, dll sebagai media tanam hidroponik.

Beda tanaman, beda juga kebutuhan media tanamnya. Tanaman buah misalnya, tanaman ini membutuhkan media tanam khusus untuk menopang pertumbuhan batang tanaman yang lebih besar. Berbeda dengan tanaman sayuran, tanaman ini membutuhkan media tanam yang gembur, sehingga akar tanaman akan lebih leluasa tumbuh menjalar untuk mendapatkan nutrisinya.

Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Kami biasanya memanfaatkan bahan-bahan organik yang banyak terdapat di lingkungan sekitar sebagai media tanam untuk budidaya tanaman warung dan apotik hidup dalam karung. Kami membuat media tanam secara organik, yaitu tidak menggunakan pupuk, pestisida, herbisida, atau obat-obatan kimia lainnya, sehingga tanaman yang kami hasilkan bersifat organik tanpa bahan kimia, sehingga aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Agar media tanam yang akan kita buat lebih berkualitas, terlebih dahulu kita harus memahami fungsi penting media tanam bagi tanaman. Berikut ini fungsi media tanam bagi tanaman:
  1. untuk menopang tanaman
  2. memberikan nutrisi
  3. dapat menyediakan tempat bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang
Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Media tanam memberikan sebagian besar nutrisinya kepada tanaman. Pada budidaya sayuran dalam polybag, media tanam dibuat sebagai pengganti tanah, juga harus dapat menggantikan fungsi tanah bagi tanaman. Selain untuk tanaman sayuran, kita bisa menggunakan media tanam ini untuk menanam apotik hidup yang bisa kita baca pada Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah.

Media tanam yang baik harus memiliki sifat-sifat fisik, kimia, dan biologi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Tidak terkecuali pada tanaman sayuran. Media tanam yang baik harus memiliki beberapa persyaratan, yaitu sebagai berikut:
  1. Media tanam yang baik menyediakan ruang tumbuh yang luas bagi akar.
  2. Dapat menopang tanaman tumbuh tegak.
  3. Media tanam harus gembur sehingga akar tanaman bisa tumbuh baik dan sempurna, akan tetapi harus kuat untuk memegang akar dan menopang batang agar tidak roboh.
  4. Media tanam yang baik memiliki kemampuan mengalirkan air dan oksigen dengan baik.
  5. Media tanam harus bisa mempertahankan kelembaban tanah.
  6. Pembuangan kelebihan air dapat berjalan dengan cepat.
  7. Media tanam harus memiliki rongga-rongga, sehingga peredaran air dan udara lebih baik.
  8. Media tanam harus bisa menyerap dan menyimpan air sebagai cadangan tanaman.
  9. Media tanam yang baik harus dapat menyediakan unsur hara yang cukup baik makro maupun mikro.
  10. Media tanam yang baik adalah yang tidak mengandung bibit hama dan penyakit. Media tanam yang mengandung hama dan penyakit dapat menghambat pertumbuhan tanaman, bahkan tanaman bisa mati sebelum menghasilkan atau menghasilkan namun tidak dapat dipanen.
Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Media tanam yang kami gunakan banyak tersedia di lingkungan kita. Berikut ini media tanam organik untuk sayuran yang biasa kami gunakan:

1. Tanah Pekarangan

Tanah yang subur terdapat pada lapisan bagian atas sekitar 30 cm ke bawah. Ada dua tipe tanah, yaitu tanah pasir dan tanah lempung. Tanah berpasir memiliki kemampuan drainase yang baik dan cepat mengalirkan air, namun memiliki kelemahan, yaitu tidak dapat menyimpan air sebagai cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih sulit ditembus oleh air, sehingga air dapat tergenang dalam media tanam. Tanah yang baik untuk media tanaman adalah yang tidak terlalu berpasir dan tidak terlalu lempung, melainkan harus gembur.

2. Kompos

Kompos merupakan bahan organik yang berfungsi sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang digunakan untuk media tanam adalah kompos padat. Hampir semua jenis kompos padat bisa digunakan sebagai media tanam.

Kompos dapat memperbaiki struktur fisik tanah dan meningkatkan kapasitas tukar kation. Dalam hal ini adalah kompos yang yang telah matang. Kompos yang belum matang masih mengandung hama dan penyakit. Unsur hara dari kompos yang belum matang sulit diserap tanaman karena belum terurai maksimal.

3. Humus

Sebagai pengganti kompos, dapat kita gunakan humus dari hutan. Tanah humus memiliki kandungan unsur hara yang tinggi. Kita bisa mendapatkan tanah humus dengan mudah dari hutan yang banyak tanaman pakis-pakisan.

4. Pupuk Kandang

Selain kompos dan humus hutan, kita juga bisa menggunakan pupuk kandang dan pupuk hijau sebagai media tanam. Namun sebaiknya kita gunakan pupuk kandang atau hijau yang telah matang dan teksturnya sudah berbentuk seperti tanah. Sama dengan kompos, pupuk kandang yang belum matang dapat membawa hama dan panyakit pada tanaman.

5. Arang Sekam

Arang sekam dibuat dengan cara membakar kulit padi. Pembakaran dilakukan hingga sekam terbakar semua, namun jangan sampai menjadi abu. Arang sekam berguna untuk meningkatkan kapasitas porositas tanah. Arang sekam digunakan sebagai campuran media tanam yang dapat memperbaiki struktur tanah. Arang sekam sangat baik sebagai campuran media tanam karena:
  • Mempunyai partikel-partikel yang berpengaruh pada pergerakan air, udara, dan menjaga kelembaban
  • Dapat menetralisir keasaman tanah
  • Dapat menetralisir racun
  • Meningkatkan daya ikat tanah terhadap air
  • Merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman
  • Menggemburkan tanah, sehingga memperbaiki drainase dan aerasi tanah
  • Arang sekam lebih baik dibanding sekam padi, karena arang sekam sudah mengalami pembakaran, sehingga bibit penyakit dan hama telah mati
6. Sabut Kelapa

Sabut kelapa dan coco peat sangat baik sebagai campuran media tanam, karena bersifat seperti arang sekam. Media tanam sabut kelapa cocok digunakan di daerah yang kering dengan curah hujan rendah. Sabut diambil dari bagian kulit kelapa yang sudah tua.
Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung

Berikut ini cara membuat media tanam untuk menanam warung dan apotik hidup dalam karung di halaman rumah secara organik:
  1. Siapkan tanah bagian atas yang kering dan gembur. Ayaklah hingga menjadi butiran-butiran halus. Tanah dalam keadaan kering tidak akan menggumpal. Tanah yang menggumpal akan menyebabkan bahan-bahan tidak dapat tercampur secara merata.
  2. Siapkan kompos, humus, pupuk kandang, arang sekam, atau kokopit yang telah matang. Ayaklah hingga menjadi butiran halus.
  3. Campurkan semua bahan dan aduk hingga rata.
  4. Sebagai media tanam sayuran dalam polybag, sebaiknya perbandingan campuran media: 1:1:1.
  5. Media tanam telah siap digunakan.
Perbandingan dalam membuat media tanam di atas adalah 1:1:1, karena media ini akan digunakan untuk menanam tanaman dalam karung yang memiliki daya tampung media terbatas, oleh karena itu nutrisi atau unsur hara harus tersedia dengan banyak dan maksimal.

Demikian Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung. Jangan lupa untuk membaca tulisan kami lainnya tentang Berkah Karung Bekas untuk Mananam Sayuran Organik di Halaman Rumah

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik