Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

ZonaOrganik.Com - Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Setiap tahun, hampir semua harga kebutuhan pokok, khususnya sayur-mayur naik terutama menjelang hari besar agama. Pihak yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat golongan menengah ke bawah. Kebanyakan ibu rumah tangga merasa kebingungan dalam mengelola uang belanja agar cukup untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Supaya kebutuhan akan sayuran dan supaya harga sayur seperti cabai tidak selalu membumbung tinggi, maka perlu adanya gerakan menyeluruh, yaitu budidaya warung hidup.

Budidaya sayuran warung hidup adalah salah satu cara menghemat uang belanja para ibu rumah tangga.

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu
Semua pihak harus mau melakukan budidaya warung hidup, yaitu menanam sayuran dan buah-buahan di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga sendiri. Sebenarnya Pemerintah sejak lama telah mencanangkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar setiap rumah tangga melakukan budidaya sayuran warung hidup dengan memanfaatkan halaman dan pekarangan rumah meskipun sempit.

Seperti yang kami lakukan, melalui Zona Organik ini kami sekeluarga bekerja sama untuk mengembangkan tanaman warung hidup dan apotek hidup di halaman dan pekarangan rumah.

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

Sebelumnya, istri saya setiap hari harus mengeluarkan Rp 10.000,00 untuk membeli cabai, sayuran, dan bumbu masak untuk kebutuhan dapur. Namun, sekarang ini istri saya bisa menghemat uang tersebut.

Bagaimana Cara Menghemat Uang Belanja tersebut? Jawabanya, ya karena kami telah menanam apa yang dibutuhkan di dapur di halaman dan pekarangan rumah.

Bukan hanya berhemat, bahkan istri saya bisa mendapatkan tambahan uang jajan buat anak dari menjual kelebihan hasil panen sayuran.

`Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

Ide budaya warung hidup yang kami lakukan diawali ketika kami sekeluarga mengunjungi orang tua di Pekalongan, tepatnya di Desa Mrican Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Pada waktu itu kami sempat jalan-jalan ke desa sebelah, yaitu Desa Bulaksari. Sepanjang jalan di desa tersebut, pinggirannya terdapat barisan tanaman sayuranyang ditanam menggunakan polybag dan pot. Sayuran tersebut antara lain cabai, tomat, terong, dan sawi/caisim.

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

Sepulang dari Pekalongan, kami langsung memulai menyemai cabe. Biji kami dapatkan dari dapur, kemudian disemai di samping rumah. Beberapa hari kemudian mulai tumbuh, kemudian kami pindahkan ke dalam wadah karung.

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

Kebetulan kami juga telah melakukan budidaya jahe merah menggunakan karung.

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

Kalau saja setiap rumah tangga mau menanam sayuran di halaman dan pekarangan masing-masing, maka sudah bisa dipastikan akan dapat menghemat uang belanja sehari-hari.

Mudah sekali bukan? Cara Menghemat Uang Belanja dengan Budidaya Sayuran?

Selain memberikan pemandangan yang asri, budidaya tanaman warung hidup di halaman dan pekarangan rumah menyejukkan serta memberikan banyak manfaat. Dari tanaman warung hidup, minimal bisa untuk dikonsumsi sendiri, sehingga mengurangi biaya belanja dapur atau bisa untuk membantu tetangga.

Inilah Cara Mudah Menghemat Uang Belanja Dapur yang Banyak Orang Belum Tahu

Sebenarnya sudah banyak sekali tetangga kami, atau warga lain yang kebetulan lewat di depan rumah kami yang tertarik akan sayuran yang kami tanam, namun sampai saat ini masih sedikit yang mau ikut melakukan budidaya sayuran seperti kami.

Menanam tanaman kebutuhan pokok seperti cabai, tomat, sayuran, dan tanaman obat, dapat meredam efek dari gejolak inflasi. Kenaikan harga cabai hingga Rp 100.000 per kg juga tidak akan jadi masalah.

Kami sering menawarkan bibit cabe semaian ke para tetangga. Silahkan siapa yang mau menanam cabe, ambil saja bibitnya gratis, namun masih banyak yang enggan, entah mengapa?

Padahal dengan menanam sayuran di halaman dan pekarangan rumah kebutuhan sayur dan tanaman obat dapat disuplai dari pekarangan rumah sendiri.

Simak juga:


Kami berencana akan menghubungi bapak kepala desa untuk memohon izin untuk menanami pinggiran halaman balai desa dengan cabe dan tanaman sayuran lainnya, mudah-mudahan diizinkan. Harapan kami, dengan contoh tanaman di Balai Desa, seluruh warga masyarakat Desa Tambaharjo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Jawa Tengah akan tertarik dan tergerak hatinya dan mau memulai memanfaatkan halaman dan pekarangan rumah untuk budidaya warung hidup.

Baca juga:


Demikian Cara Menghemat Uang Belanja dengan Budidaya Sayuran, selamat mencoba, semoga sukses.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

ZonaOrganik.Com - Budidaya Sayuran Organik dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Awalnya sebuah iseng belaka, namun akhirnya kecanduan. Kami sekarang ini kecanduan menanam sayuran apa saja di halaman dan pekarangan rumah, karena banyak sekali manfaatnya, salah satunya untuk kesejahteraan keluarga.

Menarik, itulah kata yang terucap ketika ada warga melintas maupun berkunjung ke rumah kami tepatnya di Desa Tambaharjo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Hal menarik tersebut bisa ditemui di depan rumah Kami.

Banyak tanaman dengan berbagai macam jenis yang menghiasi halaman dan pekarangan yang tidak cukup luas namun terlihat padat dengan isinya. “Zona Organik”, itulah nama pekarangan kecil kami. Tidak hanya itu, di sepanjang jalan dan gang depan rumah dan samping rumah kami, dapat dilihat juga tanaman sayuran yang kami tanam dalam karung dengan sistem organik.


Zona Organik milik kami berawal dari iseng istri saya. Sejak Juli 2014, Zona Organik yang berisi tanaman warung hidup dan apotik hidup kami kembangkan sedikit demi sedikit dengan tanaman sayuran. Berjalannya waktu, bermula dari iseng kini pekarangan kami tersebut telah memiliki kekayaan yang cukup besar.

Dari hasil panen sayuran di pekarangan rumah, kami bisa berhemat uang belanja dapur dan hal ini masih banyak orang yang belum menyadari, Bagaimana cara berhemat belanja dapur?

Sesuai dengan namanya, “Zona Organik” yaitu daerah organik, artinya semua tanaman sayuran di halaman dan pekarangan rumah kami ditanami dengan berbagai tanaman sayuran secara organik.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Inti dari budidaya sayuran organik adalah terletak pada pemupukan dan penanganan hama dan penyakitnya. Pemupukan kami lakukan dengan memanfaatkan pupuk kandang kotoran ternak, sedangkan penangan hama dan penyakit tanaman kami lakukan dengan memanfaatkan dedaunan berkhasiat (yang rasanya pahit) yang ada di sekitar rumah kami.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Kini banyak tanaman di Zona Organik kami tersebut seperti cabe, tomat, bayam, terong, kangkung, caisim, dan masih banyak lagi. Semua sayuran tersebut dikembangkan tanpa pestisida sehingga tidak dapat diragukan lagi kelebihannya bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Beberapa rumah warga diketahui memiliki jenis tanaman yang sama seperti di Zona Organik kami.

Kami berharap berawal dari budidaya sayuran tanaman warung hidup yang kami miliki akan membangkitkan semangat warga Tambaharjo untuk ikut serta mencintai tanaman dan mengembangkannya sehingga selain bermanfaat bagi warga, tanaman yang dikembangkan bisa memberikan sumbangan guna mengurangi pemanasan global.

Kami berharap, masyarakat akan tergugah hatinya untuk melakukan pertanian secara organik, di samping untuk memperbaiki mutu bahan pangan yang sehat, juga sebagai upaya pelestarian lingkungan.

Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga

Sebuah tantangan berat bagi kami untuk mengajak tetangga dan warga sekitar untuk memulai memanfaatkan halaman dan pekarangan untuk Budidaya Sayuran dari Iseng untuk Kesejahteraan Keluarga.

Baca juga:


Demikain harapan dan keinginan kami dalam upaya mengorganikkan desa kami, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

ZonaOrganik.Com - Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Jangan dikira lahan sempit di sekitar rumah kita tidak ada gunanya. Dengan sedikit kreasi, lahan sempit bisa kita jadikan sumber pangan dan juga sumber tambahan penghasilan keluarga.

Seperti halnya pepatah Tiada Rotan Akar pun Jadi. Jika tidak punya lahan, pagar rumah, dinding, teras pun bisa digunakan untuk bercocok tanam.

Bagaimana caranya, Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam?

Yaitu dengan memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah untuk buidaya sayuran dari iseng untuk kesejahteraan keluarga.

Budidaya tanaman sayuran dapat dilakukan pada lahan yang sempit. Intensifikasi pekarangan dengan menanam berbagai jenis sayuran dapat berfungsi sebagai warung hidup. Tidak hanya itu, budidaya sayuran di lahan pekarangan yang sempit juga berfungsi sebagai salah satu unsur rekreasi karena menampilkan pemandangan lingkungan yang hijau dan indah serta lestari.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Seperti yang kami dan warga desa kami lakukan di halaman depan rumah dan samping kiri dan kanan rumah, serta pekarangan rumah.

Lahan tersebut sebelumnya dibiarkan begitu saja ditumbuhi rumput dan semak. Paling-paling pohon pisang yang tumbuh liar tak teratur. 

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik
Dimulai dari iseng menyemai biji cabe, akhirnya halaman dan pekarangan rumah kami yang sempit sekarang ini penuh hijau dengan tanaman cabe dan sayuran lainnya, seperti tomat, terong, bayam, kemangi, dan caisim.

Dengan melihat buah cabe yang berwarna-warni, bisa untuk mengobati kelelahan kerja seharian. Hal ini sebagian dari Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Gambar di atas adalah tanaman cabe milik tetangga yang tampak hijau subur. Cabe tersebut ditanam dengan sistem organik, tanpa bahan kimia dengan memanfaatkan pupuk kandang kotoran sapi dan kambing.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Perawatan tanaman kami lakukan setiap sore hari, yaitu memeriksa tanaman yang terserang penyakit. Daun yang terserang penyakit dan hama kami buang.

Selain cabe, kami juga menanam caisim dalam karung.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Caisim organik berdaun hijau subur kami tanam dalam karung di samping rumah dengan memanfaatkan pupuk kompos.

Terong juga tidak ketinggalan kami tanam di pekarangan rumah. Meskipun tidak banyak, paling tidak bisa untuk kebutuhan sendiri.

Sebagian dari Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam adalah untuk persemaian. Kami rutin membuat persemaian, agar selalu memiliki bibit tanaman untuk ditanam.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Wadah budidaya yang kami gunakan tidak hanya karung bekas, melainkan semua barang bekas kita manfaatkan, seperti sterofoam, kaleng bekas cat, dll. 

Kami telah merasakan manfaat lahan sempit di sekitar rumah. Kini giliran rekan-rekan untuk mencobanya.

Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam Sayuran Organik

Demikian Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Bercocok Tanam di sekitar rumah, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Catatan:

Kami melakukan budidaya tanaman sayuran di halaman dan pekarangan rumah secara organik, yaitu sistem budidaya tanaman tanpa campur tangan bahan kimia, seperti pupuk dan obat-obatannya. Semua kami lakukan dengan memanfaatkan bahan alami di lingkungan sekitar dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sehat dan lestari.

Cabe Candle Light Unik Cocok untuk Hiasan di Halaman Rumah

ZonaOrganik.Com - Cabe Candle Light Unik Cocok untuk Hiasan di Halaman Rumah - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Sebelumnya kami tidak mengetahui bahwa salah satu koleksi cabe kami terdapat cabe candle light. Awalnya saya melihat cabe milik tetangga, yaitu milik Pak Wasmono di desa Sidomulyo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Jawa Tengah penampakannya sangat unik dan menarik. Buah cabenya bergerombol dan ngacung ke atas, tidak seperti cabe rawit yang kami tanam.

Rasa penasaran, saya memberanikan diri untuk meminta cabe yang telah matang beberapa buah kepada pak Guru Wasmono. Alhamdulillah diperbolehkan. Pada waktu itu saya lupa tidak menanyakan apa nama cabe tersebut karena saking senengnya diberi benih cabe. Menurut beberapa orang, namanya katanya cabe pancasila.

Pada suatu hari saya melihat beberapa photo cabe-cabean di facebook. Beraneka macam jenis dan bentuk cabe, yang salah satunya adalah cabe yang saya tanam itu. Ternyata namanya adalah Candle Light.

Sejak saat itu, saya rawat cabe candle light tersebut dengan baik, karena ternyata nilai jualnya sebagai tanaman hias atau cabe hias lumayan mahal.

Cabe Candle Light Unik Cocok untuk Hiasan di Halaman Rumah

Seperti tanaman sayuran lainnya, cabe candle light ini kami tanam secara organik, yaitu menggunakan pupuk organik, pestisida, dan juga insektisida organik. Cabe ini juga kami tanam dalam karung bekas dan  kami letakkan di halaman dan pekarangan rumah.

Namun sayangnya ada beberapa cabe candle light yang terserang hama dan penyakit, terutama patek, karena memang musim hujan dan banyak sekali tanaman cabe yang terserang patek.

Namun masih ada beberapa cabe ini yang tumbuh subur dengan buah lebat. Meski tanpa menggunakan pupuk kimia, namun tingkat kesuburan tanahnya dan perkembangan tanamannya tidak kalah.

Pupuk organik yang kami gunakan untuk cabe candle light ini adalah campuran pupuk kandang kotoran sapi dan sampah daun, serta ditambah arang sekam. Semua bahan tersebut kami fermentasi, sehingga menjadi kompos yang memiliki kandungan unsur hara lebih baik dibanding jika pupuk kandang langsung diaplikasikan ke tanaman.

Alasan penggunaan sistem budidaya organik ini utamanya adalah kesehatan. Dengan sistem organik, hasil sayuran terutama cabe candle light ini lebih segar, sehat, dan aman dikonsumsi.

Melalui situs ini, tidak bosan-bosan kami mengajak para pembaca untuk memanfaatkan lahan sempit halaman dan pekarangan rumah kita untuk menanam sayuran secara organik.

Demikian ulasan tentang salah satu koleksi kami, Cabe Candle Light Organik Subur, selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

ZonaOrganik.Com - Organic Gardening - Growing Vegetables Organically - Budidaya Tomat Organik dalam Karung - Tomat merupakan buah jenis sayuran yang sangat digemari. Hampir setiap dapur membutuhkan tomat sebagai salah satu bumbu masaknya. Tidak terkecuali dapur istri saya, bahkan setiap hari memanfaatkan kelezatan tomat dalam setiap sayurnya.

Hal tersebut telah memotivasi kami untuk melakukan budidaya tomat kecil-kecilan di halaman dan pekarangan rumah. Kami melakukan budidaya tomat organik dengan alasan, kesehatan. Artinya tanpa adanya campur tangan bahan kimia, baik pupuk maupun pengobatannya, hasil panen (buah tomat) yang kami peroleh bebas dari zat kimia alias alami dan menyehatkan.

Kami memanfaatkan karung bekas sebagai wadah budidaya. Karung bekas kami isi dengan campuran tanah pekarangan dan pupuk kompos (pupuk kandang, sampah daun, dan arang sekam).

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

Selain untuk media tanam, campuran di atas juga sekaligus kami gunakan sebagai media semai. Sama saja persemaian juga kami lakukan di dalam karung bekas.

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

Dengan media tanam tersebut, bisa kita lihat, tanaman tomat tumbuh subur, daunya hijau, dan bunga selalu muncul pada setiap pucuknya.

Walaupun tanpa pupuk kimia, tomat kami dapat berbuah lebat dan segar, di setiap pucuknya selalu muncul bunga dan bakan buah yang baru.

Dahannya sebenarnya kokoh, namun karena banyaknya buah tomat, maka kami pasang penopang agar tumbuhan tomat tidak roboh.

Budidaya Tomat Organik dalam Karung

Untuk mengatasi hama dan penyakit, kami juga menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun sirsak, daun pepaya, dan tembakau yang difermentasi kemudian air saringannya di tambah air sumur untuk menyemprot tanaman 3 hari sekali.

Hijaunya tanaman, indahnya bunga, dan lebatnya buah tomat memberikan pemandangan yang indah dan menjadi obat lelah setelah melakukan rutinitas pekerjaan.

Berikut ini video penampakan tanaman tomat kami di halaman rumah:



Sayang sekali jika halaman dan pekarangan rumah kita biarkan kosong. Oleh karena itu, sejak sekarang saya mengajak untuk menanam tomat dan sayuran lainnya dan rasakan manfaatnya.


Demikian budidaya tomat organik dalam karung yang kami lakukan. Sederhana bukan? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Menyemai Cabe Hias di Pot Greenhouse

ZonaOrganik.COm - Menyemai Cabe Hias di Pot dalam Greenhouse - Cabe hias, sudah sejak lama kami ingin menanamnya, namun baru kali ini kesampaian, itu saja baru dalam tahap persemaian. Kami membeli cabe hias secara online di Solo. Dalam waktu 4 hari benih cabe yang kami pesan datang yang disertai dengan panduan tata cara persemaiannya.

Persiapan yang kami lakukan dalam menyemai cabe hias ini adalah sebagai berikut:
  1. Membuat rumah plastik sederhana (greenhouse) di samping rumah dengan bahan bambu dan kayu bekas.
  2. Menyiapkan media semai berupa tanah pekarangan, pupuk kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.
  3. Menyiapkan wadah semai berupa pot kecil dan gelas plastik bekas minuman.
  4. Menyiapkan rak untuk tempat pot dan gelas plastik.
  5. Menyiapkan air (bila perlu tambahkan microorganisme/dalam hal ini kami menggunakan EM4).
Sebelum disemai, hendaknya biji cabai direndam terlebih dahulu selama 2-12 jam. Bila perlu lagi gunakan air hangat-hangat kuku.

Menyemai Cabe Hias di Pot Greenhouse

Ada beberapa pendapat dalam merendam benih cabe, yaitu:
  1. dengan menambahkan gilingan bawang putih pada perendaman.
  2. dengan menambahkan microorganisme (EM4).
  3. direndam semalaman
  4. direndam 2 jam saja
Cara diatas masing-masing orang berbeda-beda, itu berdasarkan pengalaman mereka masing-masing. Dalam hal ini kami juga melakukan persemaian berdasarkan pengalaman sendiri, yaitu langsung menyemai benih cabe hias tanpa merendam terlebih dahulu.

Menurut petunjuk, bahwa cabe hias ini akam memakan waktu lama untuk germinatio, sprout, atau berkecambah, yaitu sekitar 3-4 minggu, hal itu disebabkan karena biji cabe hias telah kering.

Berbeda jika biji cabai masih dalam keadaan segar alias baru membelah dari buahnya, maka akan cepat tumbuh ketika disemai, yaitu kira-kira membutuhkan waktu 7-10 hari saja.

Berbeda lagi dengan cabai lokal, memang cabe hias ini membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah dibandingkan dengan cabai lokal.

Kami menyemai cabe hias ini di dalam rumah plastik dengan tujuan:
  1. mencegah datangnya hama dan penyakit dari luar (tanaman lain).
  2. mencegah curahan air hujan.
  3. mencegah sinar matahari langsung (karena masih dalam penyemaian)
  4. agar tidak terganggu oleh hewan peliharaan, seperti misalnya ayam, bebek, itik, kambing, dan lain-lain.
  5. agar terlihat lebih rapi dan bersih karena ini merupakan sarana rekreasi juga buat keluarga kami.
  6. agar mudah dalam mengawasi dan merawatnya.
Berikut ini video lokasi persemaian cabai hias milik kami, silahkan bila berkenan untuk ditonton:



Jangan lupa baca juga daftar nama jenis cabai hias yang sedang kami semai pada: 44 Jenis Cabe Hias Unik dan Pedas

Budidaya sayuran khususnya cabai yang kami lakukan adalah secara organik, baik pupuk, insektisida, maupun pestisidanya. Demikian cara Menyemai Cabe Hias di Pot dalam Greenhouse atau rumah plastik, semoga bermanfaat.
Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik