Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi

Zona Organik - Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi - Kotoran sapi merupakan bahan pembuat pupuk organik yang sangat bagus untuk kesuburan tanaman. Selain murah, pertanian menggunakan kotoran sapi juga ama untuk kesehatan karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk kesehatan kita. Pemerintah juga sangat mendukung pemanfaatan kotoran sapi sebagai pupuk organik pengganti pupuk kimia.

Semua tanaman sayuran dalam karung kami menggunakan pupuk organik kotoran sapi. Pupuk ini dicampurkan ke dalam media tanam sejak awal penanaman sayuran. Perbandingan penggunaan kotoran sapi (pupuk kandang ini adalah 1:1, yaitu satu karung tanah kita campur dengan 1 karung kotoran sapi.

Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi

Sebaiknya menggunakan pupuk kandang ini yang sudah berumur 3 bulan lebih, karena gas amoniaknya sudah hilang. Jika terpaksa menggunakan pupuk kandang ini yang masih baru, maka harus melalui dekomposer dahulu, agar gas amoniak dan zat lain yang merugikan akan hilang, sehingga jika kita gunakan tidak akan berakibat buruk pada tanaman.

Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi


Semakin banyak kotoran sapi semakin bagus media tanam yang kita buat. Kelebihan kotoran sapi sebagai pupuk kandang adalah sebagai berikut:
  1. Murah harganya.
  2. Kandungan humusnya lebih banyak dan dapat bertahan lama di dalam tanah, sehingga dapat menghemat penggunaan pupuk.
  3. Tanam yang diberi pupuk kandang ini akan tetap gembur dan tidak mudah memadat, sehingga sirkulasi udara di dalam metia tanam akan lebih baik.
  4. Aman bagi kesehatan karena tidak mengandung residu kimia.
  5. Aman bagi lingkungan. Seperti kita ketahui, penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama akan merusak struktur tanah, namun tidak demikian dengan pupuk kandang, bahkan menjadi sebaliknya, yaitu bahwa pupuk kandang justru dapat memperbaiki kerusakan struktur tanah akibat akumulasi penggunaan pupuk kimia.
  6. Membantu mengatasi masalah melimpahnya limbah ternak yang dapat mengganggu lingkungan (polusi udara).
Pemberian pupuk kotoran sapi susulan dapat kita berikan sebulan sekali dengan menaburkannya di permukaan media tanam. Dosisnya tidak usah terlalu banyak, bisa kita berikan setebal 2-3 cm saja sudah cukup.
 
Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi

Kami telah membuktikan manfaat kotoran sapi sebagai pupuk organik bagi tanaman sayuran di halaamn rumah kami. Tanaman warung hidup dan apotik hidup kami, seperti cabe, tomat, terong, caisim, jahe, kunyit, dan lain-lain tetap tumbuh subur dan menghasilkan buah dan sayur yang sehat.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan

Zona Organik - Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan - Sabut kelapa atau kulit buah kelapa biasanya digunakan sebagai bahan kerajinan, seperti sapu, kesed, dan tambang. Selain sebagai bahan kerajinan, sabut kelapa juga telah dimanfaatkan sebagai sumber nitrogen yang bermanfaat bagi tanaman.

Dalam hal ini, kami memanfaatkan sabut kelapa sebagai tambahan pupuk organik untuk tanaman warung dan apotik hidup di halaman rumah.

Biasanya, dalam dunia pertanian, sabut kelapa digunakan sebagai bahan pembuat pupuk organik, yaitu hasil rendaman sabut kelapa digunakan sebagai pupuk tanaman dengan cara menyemprotkannya.

Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan

Yang kami lakukan untuk memanfaatkan sabut kelapa sebagai pupuk organik pada tanaman sayuran adalah sebagai berikut:
  1. Kami meletakkan 2 potong sabut kelapa di dalam media tanam.
  2. Selain itu, jika ada sisa sabut kelapa, maka kami letakkan pada permukaan media tanam hingga menutupi permukaannya.
Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan
Tujuan kami meletakkan sabut kelapa di dalam media tanam adalah:
  1. Supaya nanti ketika sabut terkena air, baik air siraman maupun air hujan, sabut akan menyuplai nitrogen bagi tanaman.
  2. Setelah 3 bulan, diharapkan sabut akan terurai dan menjadi kompos/humus yang dibutuhkan oleh tanaman sebagai makanannya.
Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan
Tujuan yang kedua dengan meletakkan sabut kelapa pada permukaan media tanam adalah:
  1. Untuk mengurangi penguapan air dalam media tanam pada musim panas.
  2. Sabut kelapa dapat menahan air yang kita siramkan, sehingga bisa menjaga ketersediaan air bagi tanamn.
  3. Air dari sabut kelapa yang menetes ke media tanam mengandung manfaat sebagai pupuk cair.
Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan
Selain beberapa manfaat di atas, kita juga dapat mengurangi biaya produksi pembelian pupuk organik dengan memanfaatkan ketersediaan sabut kelapa di lingkungan kita.

Kami telah membuktikan keampuhan sabut kelapa sejak bulan Juli 2014, kami tidak memberikan pupuk tambahan hingga Desember 2014 ini, meskipun demikian tanaman sayuran kami tetap terlihat segar, hijau dan berbuah lebat.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah

Zona Organik - Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah - Terong merupakan jenis tanaman buah dan sayur yang termasuk tanaman warung hidup. Terong sangat gampang dibudidayakan.

Sebagai salah satu sayuran yang digemari, terong dapat diolah menjadi berbagai macam sayuran lezat, seperti: sambel goreng terong, lodeh, urab, dan lain sebagainya. Terong bermacam-macam jenisnya, ada terong ungu panjang, ungu bulat, hijau panjang, dan hijau bulat. Kesemuanya sangat mudah di tanam di mana saja.

Sayangnyakebanyakan orang masih enggan untuk menanm buah yang satu ini. Alasannya ribet, paling hanya butuh beberapa buah, itu saja tidak setiap hari, mengapa harus repot menanamnya, mending beli saja di pasar.
Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah


Kebanyakan orang berfikir demikian, padahal jika kita telaah, terang sangat banyak manfaatnya, apalagi jika kita tanam sendiri di pekarangan atau halaman rumah. Manfaatnya antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Sebagai sumber gizi keluarga
  2. Sebagai pemenuh kebutuhan dapur keluarga
  3. Sebagai sarana relaksasi keluarga
  4. Sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak
  5. Sebagai penambah penghasilan keluarga
Berikut ini cara budidaya terong organik dalam karung yang mudah di pekarangan rumah:
  1. Siapkan biji terong untuk disemai. Biji terong bisa kita ambil dari buah terong yang telah tua atau dapat juga membeli dari toko.
  2. Siapkan media tanam. Media tanam dapat kita buat sendiri dengan campuran tanah pekarangan dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  3. Siapkan karung bekas. Selain karung bekas, kita juga bisa memanfaatkan barang bekas lainnya, misalnya kaleng bekas, toples, ember, plastik, dan lain-lain.
  4. Kumpulkan sampah daun di sekitar kita sebagai tambahan pupuk kompos.
  5. Masukkan media tanam ke dalam karung kira-kira setinggi 10 cm.
  6. Masukkan sampah daun ke dalam karung secukupnya.
  7. Masukkan kembali media tanam hingga setengah dari tinggi karung.
  8. Semaikan biji terong pada karung yang telah diisi dengan media tanama.
  9. Setelah kurang lebih 2 minggu tanaman terong siap dipindahkan ke karung budidaya.
  10. Selanjutnya tinggal perawatan, berupa penyiraman.
  11. Penyiraman dilakukan 3 hari sekali atau sesuai kebutuhan. Dengan catatan jangan tertlalu basah karena terong tidak suka media yang basah.
  12. Selanjutnya tinggal tunggu saja tanaman terong memberikan buah yang sehat untuk keluarga kita.

Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah

Kami menanam terong secara organik, sehingga cara budidaya terong di atas tidak ada pemupukan, karena pupuk organik telah dipersiapkan bersama dengan media tanam. Selain penggunaan pupuk organik, dalam perawatannya jika terdapat serangan hama dan penyakit tanaman, kami juga menggunakan pestisida organik ramuan sendiri.

Selamat mencoba semoga sukses.

Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan

Zona Organik - Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan - Awalnya melihat ada beberapa cabe di dapur yang sangat matang, kemudian muncul ide untuk menyemainya di samping rumah. Setelah satu minggu, biji cabe mulai berkecambah. Wah, tanda-tanda kehidupan mulai muncul. Biji cabe kami rawat agar kondisinya tetap lembab.

Setelah 20 hari, bibit cabe mulai muncul. Bibit cabe mulai mengeluarkan daunnya. Ini harus segera mempersiapkan lahan untuk pemindahan benih cabe tersebut.

Ketika itu kami sedang semangat menanam cabe dalam karung. Muncul ide, mengapa tidak sekalian saja menanam cabe dalam karung?

Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan

Mulai saat itu, kami memindahkan benih cabe ke dalam karung. Untuk lebih jelasnya proses penanaman cabe di dalam karung yang kami lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Membuat media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  2. Masukkan media tanam ke dalam karung hingga 2/3 dari tinggi karung.
  3. Selain pupuk kandang, kami juga memasukkan sampah daun di pekarangan ke dalam karung tersebut.
  4. Semaikan biji cabe pada salah satu karung yang telah terisi media tanam.
  5. Bibit cabe bisa kita gunakan cabe dari dapur yang telah merah atau bisa juga membeli biji cabe di toko pertanian.
  6. Sebarkan biji cabe ke tempat persemaian dan tunggu hingga tumbuh, biasanya memakan waktu 20 hingga 30 hari.
  7. Setelah cabe berdaun 3-5 helai, pindahkan ke karung tempat budidaya.
  8. Hati-hati dalam mencabut bibit cabe dari persemaian, karena dapat merusak akar sehingga pertumbuhannya akan terganggu, sebaiknya kita angkat bibit cabe bersama tanah persemaiannya.
  9. Hati-hati supaya tanah yang menempel pada akar cabe tidak lepas.
  10. Tanamlah bibit ke media tanam dengan tanah yang menempel pada akarnya.
  11. Lakukan penanaman pada sore hari, agar bibit tidak layu oleh panas matahari.
  12. Susun rapi karung di halaman rumah, bisa halaman depan, samping kiri, kanan, atau belakang rumah.
  13. Sebaiknya karung jangan langsung ditempatkan di tanam. Dasari dengan dua buah batu bata.
  14. Lakukan penyiraman 3 hari sekali atau sesuai kebutuhan.
  15. Agar media tanam dalam karung tidak cepat memadat dan tetap gembur, sebaiknya jangan terlalu sering disiram.
  16. Perawatan selanjutnya adalah kita periksa apakah ada serangan ulat daun atau hama lainnya.
  17. Jika ada, segera diatasi dengan pestisida organik.
  18. Jika tanaman tumbuh dengan normal, maka pada usia 40-50 hari setelah tanam, cabe mulai berbunga.
  19. Dan pada usia 2 bulan cabe sudah mulai berbuah.
Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan
 
Membuat pestisida organik dapat dilakukan dengan mudah menggunakan bahan-bahan yang murah di sekitar kita. Caranya akan segera saya tulis pada postingan selanjutnya.
 
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami

Zona Organik - Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami - Seperti halnya tanaman cabe, tanaman tomatpun juga dapat berbuah dengan lebat di halaman rumah kami. Cara penanaman dan perawatannya juga sama dengan tanaman cabe. Semua kami lakukan dengan organik tanpa bahan kimia demi kesehatan.

Media tanam yang kami gunakan untuk tomat juga sama saja dengan media tanam untuk cabe. Kami hanya menanam beberapa pohon tomat saja sebagai pemenuh kebutuhan dapur kami. Berbeda dengan cabe yang kami tanam sebanyak mungkin yang kami bisa karena cabe memiliki nilai ekonomis sangat tinggi.

Sebagai tanaman warung hidup, tomat memberikan banyak manfaat bagi kita, misalnya: sebagai buah sayuran yang lezat bergizi.

Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami

Tomat merupakan salah satu buah yang memiliki manfaat untuk kecantikan yang sering digunakan sebagai masker wajah untuk merawat dan mempercantik wajah para wanita.

Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami

Berikut ini manfaat tomat selengkapnya:
  1. Menjaga kesehatan pencernaan kita karena banyak mengandung serat.
  2. Menjaga kesehatan kulit karena tomat mengandung likopen yang berfungsi untuk mencegah kerusakanan jaringan kulit akibat sinar ultraviolet.
  3. Mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang karena tomat banyak mengandung vitamin K.
  4. Kandungan likopen pada tomat, selain dapat menjaga kesehatan kulit, juga dapat mencegah penyakit kanker.
  5. Kandungan kromium pada tomat dapat menyeimbangkan kadar gula dalam darah sehingga dapat mencegah penyakit diabetes.
  6. Tomat mengandung vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata kita.
  7. Selain dapat menjaga kesehatan mata, vitamin A pada tomat juga dapat menjaga kesehatan rambut agar tetap hitam berkilau.
Mengingat begitu banyaknya manfaat buah tomat, marilah mulai dari sekarang kita menanam tomat memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah yang menganggur.

Tanaman Cabe Umur Dua Bulan Siap Berbuah

Zona Organik - Tanaman Cabe Umur Dua Bulan Siap Berbuah - 6 minggu (50 hari) setelah tanam, biasanya pohon cabe mulai berbunga. Hal itu terjadi jika tanaman cabe tumbuh dengan sehat. Kemudian setelah 8 minggu atau 2 bulan, cabe mulai berbuah. Itu yang terjadi pada tanaman cabe organik dalam karung di halaman kami.

Bahagia rasanya melihat tanaman cabe organik mulai menampakkan hasinya. Buah mulai bermunculan dari ujung cabang dan ranting pohon cabe. Waktu 2 bulan tersebut dicapai karena tanaman cabe tumbuh dengan normal, tanpa ada gangguan hama dan penyakit. Namun jika cabe terserang penyakit (biasanya pucuk keriting) maka bunga cabe akan gagal menjadi buah.

Tanpa obat-obatan dan pupuk apapun (selain pupuk organik kotoran sapi) tanaman cabe kami mulai berbuah dengan lebat pada waktu 2 bulan. Bagaimana jika diberikan tambahan pupuk lain, mungkin kan semakin lebat. Namun itu tidak kami lakukan, karena kami menginginkan hasil yang organik, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Tanaman Cabe Umur Dua Bulan Siap Berbuah

Meski tidak ada tambahan pupuk apapun, tanaman cabe kami tidak kalah dengan tanaman cabe yang dirawat dengan pupuk dan obat-obatan kimia.

Ada sedikit hal sepele yang kami lakukan dan mungkin itu berpengaruh pada tanaman cabe kami, yaitu:
  1. Kami mencampurkan sampah daun di pekarangan kami ke dalam media tanam dalam karung sejak pertama kali membuat media tanam.
  2. Kami juga meletakkan potongan sabut kelapa di dalamnya.
Harapan kami dengan memasukkan sampah daun di dalam media, setelah tanaman cabe berumur 2 bulan, sampah daun itu terurai menjadi humus, sehingga akan memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman cabe kami.

Kemudian, maksud kami memberikan sabut kelapa di dalam media adalah untuk suplai nitrogen dalam tanah yang dibutuhkan oleh tanaman. Karena seperti apa yang kami baca, ternyata sabut kelapa memiliki kandungan nitrogen yang tinggi, jika terkena air maka sabut kelapa akan menghasilkan nitrogen.

Itulah yang biasanya kami lakukan pada tanaman cabe dalam karung kami sehingga dapat tumbuh normal dan berbuah pada waktunya. Namun satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa semua itu adalah anugerah dari Allah SWT yang telah memberikan dan menghidupkan tanaman cabe kami sehingga dapat tumbuh dengan subur.

Persemaian Budidaya Cabe Organik Dalam Karung

Zona Organik - Persemaian Budidaya Cabe Organik Dalam Karung - Budidaya cabe dalam karung diawali dengan penyemaian biji. Untuk mendapatkan benih cabe yang bagus, kita harus memilih buah cabe yang matang pohon sempurna. Jika tidak ingin repit memilih buah cabe dari pohon, maka sebaiknya membeli biji cabe di toko pertanian.

Benih cabe yang kita buat sendiri tidak kalah bagusnya dengan benih toko, asal kita bisa memilihnya. Cara memilih buah cabe yang bagus adalah sebagai berikut:
  1. Pilih buah cabe yang matang pohon.
  2. Petik yang buahnya sempurna (tidak cacat, bentuknya bagus, permukaannya mengkilat)
  3. Pilih buah cabe yang warnanya rata (merahnya menyeluruh sempurna)
  4. Satu hal penting (pilih buah cabe dari pohon yang sehat.
Setelah buah cabe calon benih kita dapatkan, langkah selanjutnya adalah menyiapkan media persemaian. Caranya sebagai berikut:
Persemaian Budidaya Cabe Organik Dalam Karung
  1. Buat media semai dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Aduk hingga rata.
  2. Masukkan media ke dalam karung bekas hingga setengahnya.
  3. Lipat ujung karung hingga mencapai permukaan media, sisahkan kira-kira 2 cm dari permukaan media.
  4. Belah memanjang buah cabe, keluarkan bijinya (sebaiknya biji cabe dikeringkan dulu dengan panas matahari).
  5. Sebarkan biji cabe secara merata pada permukaan media.
  6. Tutup tipis biji cabe dengan media.
  7. Siram media dengan spraiyer merata.
  8. Tempatkan karung persemaian di tempat yang teduh (bisa juga diberi naungan).
  9. Siram persemaian 3 hari sekali (jika diperlukan)
  10. Usahakan media persemaian agar dalam kondisi lembab agar biji cepat tumbuh.
Setelah 4 minggu, benih cabe siap untuk dipindahkan ke wadah budidaya. Selamat mencoba semoga sukses.

Pola Budidaya Tanaman Organik di Halaman Rumah

Zona Organik - Pola Budidaya Tanaman Organik di Halaman Rumah - Secara umum, pola budidaya tanaman di halaman rumah dapat menggunakan pola horisontal (terutama yang luas), pola vertikal, menggunakan polibag, karung bekas, ember bekas, kaleng bekas, maupun pot.

Seperti kita ketahui, bahwa lahan pertanian makin lama makin menyempit karena banyak digunakan untuk pembangunan rumah dan lain-lain. Untuk mengatasi sempitnya lahan pekarangan maka bisa dilakukan dengan beberapa pola budidaya tanaman tersebut di atas.

Dengan semakin sempitnya lahan pekarangan untuk pertanian, pola budidaya tanaman secara vertikal menjadi pilihan yang cukup rasional. Hal ini juga telah dilakukan sejak lama di beberapa negara maju, seperti di Amerika dan Inggris. Mereka menamakan pola tanam seperti ini dengan sebutan "Verticulture", (vertical dan culture), yaitu budidaya tanaman dengan cara bertingkat atau bersusun, memanfaatkan ruang ke arah atas.
Pola Budidaya Tanaman Organik di Halaman Rumah

Pada dasarnya, pola pertanaman vertikal merupakan usaha pertanian dengan memanfaatkan lahan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan potensi ketinggian, sehingga tanaman yang diusahakan per satuan luas lebih banyak. Pola ini selain menghemat tempat juga hemat dalam penggunaan pupuk dan air.

Pola Budidaya Tanaman Organik di Halaman Rumah

Pola tanam vertikultur dapat dilakukan dengan mudah, yaitu sebagai berikut:
  1. Media tanam dapat menggunakan media campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir/sekam dengan perbandingan 1:1:1 yang ditempatkan pada wadah seperti paralon, bambu, pot, plastik, karung bekas, kaleng bekas, dll yang diatur bersusun ke atas.
  2. Tanaman yang sesuai untuk kondisi yang teduh diletakan paling bawah dan yang lebih suka panas diletakkan di atas.
Pola tanam verticulture biasanya memerlukan biaya tambahan untuk membuat rak susun untuk menempatkan pot atau wadah tanaman lainnya.

Peran Halaman Rumah dalam Memenuhi Kebutuhan Dapur

Zona Organik - Peran Halaman Rumah dalam Memenuhi Kebutuhan Dapur - Halaman rumah memiliki peran penting dalam kehidupan sosial ekonomi rumah tangga. Halaman rumah sejak dulu telah dimanfaatkan sebagai lumbung hidup, warung hidup, atau apotik hidup. Halaman rumah disebut sebagai lumbung hidup karena sewaktu-waktu dapat memenuhi kebutuhan pangan seperti jagung, singkong, ketela, dan sebagainya. Bahan-bahan tersebut disimpan di halaman rumah dalam keadaan hidup.

Halaman rumah juga dikenal sebagai warung hidup, karena dapat ditanami berbagai macam sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Selain itu, halaman rumah juga dapat berperan sebagai apotik hidup, karena dapat ditanami berbagai macam tanaman obat yang sangat bermanfaat dalam upaya memenuhi kebutuhan obat-obatan keluarga sebagai pertolongan pertama. Obat ini biasanya disebut obat tradisional, karena dalam pembuatannya dilakukan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami yang dihasilkan sendiri.

Peranan dan pemanfaatan halaman rumah sangat bervariasi, tergantung daerahnya. Misalnya antara pedesaan dan perkotaan akan jauh berbeda peranan halaman rumah. Di pedesaan biasanya dimanfaatkan sebagaimana disebutkan di atas, sedang di perkotaan biasanya digunakan sebagai taman penghias rumah, meskipun mulai banyak yang memanfaatkannya sebagai warung dan apotik hidup.
Peran Halaman Rumah dalam Memenuhi Kebutuhan Dapur
 
Pemanfaatan halaman rumah secara optimal akan menghasilkan:
  1. bahan makanan sebagai tambahan hasil sawah dan kebun
  2. sayuran dan buah-buahan
  3. rempah-rempah, bumbu dapur, dan wangi-wangian
  4. obat-obatan
  5. lauk (ikan dan ayam)
  6. selain tersebut di atas, halaman rumah juga bisa menghasilkan uang
Peran Halaman Rumah dalam Memenuhi Kebutuhan Dapur
Seperti kita ketahui bersama, harga sayuran di pasaran sangat fluktuatif, terkadang turun drastis, kadang menjadi sangat mahal. Cabe misalnya, jika sedang musim panen, maka harganya sangat murah, biasanya tidak sampai Rp. 10.000,- per kg, namun jika sedang terjadi gagal panen, atau adanya krisis keuangan, atau adanya kenaikan harga BBM, atau adanya kendala pengiriman barang, maka harga cabe akan sangat tinggi, bahkan hingga mencapai Rp. 100.000,- per kg.

Melihat betapa besar peran halaman rumah dalam memenuhi kebutuhan keluarga, maka sebaiknya mulai sekarang ini, marilah kita manfaatkan halaman rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sulap Pekarangan Rumah Menjadi Sumber Sayuran Organik

Zona Organik - Sulap Pekarangan Rumah Menjadi Sumber Sayuran Organik - Hampir semua orang menyadari pentingnya tanaman organik, terutama sayuran dan buah. Namun mereka masih enggan untuk melakukan budidaya sayuran dan buah secara organik. Alasannya waktu dan tenaga yang digunakan kurang efisien. Mereka lebih menyukai menggunakan produk kimia yang mudah dan cepat penggunaannya.

Jika kita sadari, betapa efek buruk dari bahan kimia yang kita konsumsi sejak lama sekarang ini sudah mulai terlihat. Banyak orang mengeluh sakit pinggang, sakit sendi, kepala pusing berkepanjangan, mata cepat rabun, dan lain sebagainya. Salah satu pemicu keluhan di atas adalah konsumsi bahan kimia dalam waktu yang cukup lama.

Sulap Pekarangan Rumah Menjadi Sumber Sayuran Organik

Racun atau toksid atau residu atau sisa-sisa bahan kimia yang kita konsumsi berakumulasi di dalam tubuh, hingga suatu saat akan menjadi masalah kesehatan dalam tubuh kita.

Sulap Pekarangan Rumah Menjadi Sumber Sayuran Organik

Alasan di atas mendasari dibuatnya blog Zona Organik ini. Malalui blog ini kami mengajak kita semua untuk mulai dari hari ini menanam apa saja secara organik, agar kelak kita bisa menerima manfaatnya, yaitu manfaat kesehatan bagi kita dan keluarga.

Kami telah memulai menanam sayuran organik yang terdiri dari cabe, tomat, terong, caisim, pare, kemangi, sladri, bawang daun, dan banyak lagi sejak Juli 2014 yang lalu.

Sulap Pekarangan Rumah Menjadi Sumber Sayuran Organik

Sekarang ini kami telah memetik hasilnya. Manfaat yang kami peroleh, jelas sekali dapat memenuhi kebutuhan dapur kami akan sayuran. Selain itu, kelebihan panen biasanya kami jual kepada tetangga yang membutuhkan.

Sulap Pekarangan Rumah Menjadi Sumber Sayuran Organik

Kita bisa mulai menanam cabe menggunakan media seadanya, bisa karung bekas, botol minuman bekas, kaleng bekas, plastik bekas, dan barang bekas lainnya.

Trik, tips, dan teknik budidaya sayuran organik di blog ini kami tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman teman maupun tetangga kami.

Demikian semoga bisa memotivasi dan membantu kita bersama untuk pelan-pelan menuju sehat.
Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik