Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Sayuran Organik di Halaman Rumah

Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Zona Organik - Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah - Caisim atau sawi hijau adalah tanaman sayuran yang sangat mudah dibudidayakan dibandingkan sayuran lainnya. Untuk menanam caisim, kita tidak membutuhkan halaman yang luas. Dari umur panen juga sangat cepat, hanya membutuhkan waktu 22-30 hari saja setelah tanam.

Caisim adalah salah satu sayuran yang digalakkan oleh pemerintah Indonesia agar masyarakat mau memanfaatkan halaman atau pekarangan rumahnya untuk ditanami sayur. Iklim Indonesia sangat mendukung dalam budidaya sayuran, terutama caisim.

Caisim merupakan salah satu tanaman yang digemari oleh masyarakat, sehingga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.
Seperti yang kami lakukan terhadap halaman rumah. Kami telah menanam berbagai macam sayuran, termasuk caisim. Kami dapat memenuhi kebutuhan dapur akan sayuran, bahkan sisa panen bisa kami jual untuk menambah penghasilan keluarga.
Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Kami melakukan budidaya caisim secara organik, yaitu yang kami tanam pada karung bekas dengan memanfaatkan pupuk kandang sebagai media tanamnya. Dengan menggunakan pupuk kandang, kami tidak perlu membeli pupuk kimia dari toko. Dengan pupuk organik, tanaman kami dapat tumbuh subur dan sehat.

Untuk memulai budidaya caisim, berikut ini langkah yang harus dilakukan:
  1. Siapkan biji caisim untuk disemai, kami membeli biji caisim dari toko dengan harga Rp. 10.000,- per 15 gram.
  2. Siapkan juga media tanam. Kami menanam caisim di karung bekas dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang 1:1. Akan lebih baik lagi jika kita tambahkan pasir 1 bagian juga (kalau ada).
  3. Dengan campuran media tersebut, caisim akan tumbuh dengan baik hingga masa panen tanpa pemberian pupuk tambahan apapun. Kami telah membuktikannya.
Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Caisim adalah sayuran yang bagus untuk kesehatan kita karena banyak mengandung serat alami. Selain itu, sayuran ini juga mengandung banyak:
  1. protein
  2. lemak
  3. karbohidrat
  4. Ca
  5. P
  6. Fe
  7. Vitamin A
  8. Vitamin B
  9. Vitamin C

Dalam dunia ilmu pengetahuan, caisim tergolong dalam:
  1. Divisi Spermatophyta
  2. Subdivisi Angiospermae
  3. Kelas Dicotyledonae
  4. Ordo Rhoeadales (Brassicales)
  5. Famili Cruciferae (Brassicaceae)
  6. Genus Brassica
  7. Spesies Brassica Juncea

Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah

Langlah budidaya caisim dalam karung:
  1. Semaikan biji caisim, sebarkan di atas permukaan media tanam di dalam karung, tutup tipis dengan media tanam.
  2. Tunggu sekitar 2 minggu hingga bibit caisim tumbuh dan berdaun 2-3 helai.
  3. Selama menunggu kita bisa merawatnya dengan menyiram, namun jangan terlalu basah, cukup supaya media tanam sedikit lembab (tidak kering).
  4. Setelah umur persemaian 2 minggu, bibit caisim bisa kita pindahkan ke dalam karung bekas.
  5. Perawatannya sangat mudah, kita hanya perlu menyiraminya saja.
  6. Kami tidak memberikan pupuk tambahan apapun hingga caisim siap di panen.
  7. Umur caisim siap panen sekitar 22-30 hari, tergantung pertumbuhannya.
  8. Jika tanaman caisim kita tidak banyak, kita bisa panen sedikit demi sedikit tergantung kebutuhan, namun jika terlalu lama, caisim akan berbunga dan rasanya sudah kurang lezat.
  9. Jika ingin dipasarkan, sebaiknya kita petik lalu langsung dipasarkan supaya tetap dalam keadaan segar, caisim cepat layu jika sudah dipanen.
 
Budidaya Caisim Organik Mudah Menguntungkan di Halaman Rumah
 
Jika harga sedang mahal, ini akan menjadi tambahan penghasilan yang lumayan. Kami pernah mengalami harga murah, juga harga mahal, karena kami mananam caisim tidak menggunakan musim, namun terus menerus bersambung, sehingga mengalami pasang surut harga.

Kami pernah menjual caisim 5 pohon Rp. 1.000,- Juga pernah 3 pohon dibeli oleh pedagang sayuran keliling Rp. 2.500,-

Lumayan, selain bisa mencukupi kebutuhan dapur sendiri, caisim juga bisa memberikan tambahan uang belanja.
 
Catatan:
Kami melakukan budidaya sayuran organik termasuk caisim, sehingga banyak tetangga yang minat untuk membeli sayuran dari kami, katanya sehat tanpa bahan kimia.

Selamat mencoba, semoga sukses

Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah

Zona Organik - Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah - Kumis kucing tidak asing lagi di telinga kita, yaitu tanaman yang memiliki khasiat kesehatan. Kumis kucing merupakan tanaman liar yang biasa tumbuh di sekitar rumah kita. Terkadang kita menganggap sepele tanaman ini, padahal memiliki cukup banyak manfaat bagi kita, terutama manfaat kesehatan sebagai obat herbal alami.

Kumis (Orthosiphon aristatus) adalah tanaman yang tergolong dalam famili Labiatae. Kumis kucing adalah tanaman yang termasuk terna tegak yang di bagian buku-bukunya terdapat akar. Kumis kucing merupakan tanaman yang dapat tumbuh hingga 2 meter. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang beriklim tropis, seperti Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, dan Filipina.

Kumis kucing merupakan tanaman yang mengandung berbagai macam zat yang bermanfaat bagi tubuh, seperti minyak atsisi, saponin, sapofonin, sinensetin, mioinositol, zat samak, dan kalium.
Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah

Karena kumis kucing berkhasiat kesehatan, ada baiknya jika kita tanam di halaman rumah kita, baik sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman obat. Cara penanamannya sangat mudah, yaitu sebagai berikut:
  1. Ambil cabang yang tua, patahkan sepanjang 15 cm.
  2. Tanam langsung pada tanah atau pada wadah tanam, misalnya pot, polybag, atau karung bekas.
  3. Media tanam dapat berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
Manfaat Menanam Kumis Kucing Di Halaman Rumah
 
Kumis kucing memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti misalnya:
  1. Mengobati penyakit diuretik dan rematik.
  2. Mengatasi batuk, sakit pinggang, sembelit, dan masuk angin.
  3. Menyembuhkan radang ginjal, kencing manis, batu ginjal, ambuminuria, dan penyakit sipilis.
  4. Munurunkan kadar gula dalam darah.
  5. Untuk mengobati batu ginjal, dapat kita buat ramuan sebagai berikut: ambil 20 lembar daun kumis kucingtambahkan daun keji beling 5 lembar. Rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih. Minum secara rutin sehari 2 kali masing-masing satu gelas.
  6. Untuk memperlancar buang air kecil dapat dilakukan dengan membuat ramuan: rebus daun kumis kucing, meniran, dan akar alang-alang secukupnya dengan air 3 gelas. Tunggu hingga air tersisa 1,5 gelas. Dinginkan dan minum secara teratur 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
  7. Untuk mengobati diabetes, buatlah ramuan sebagai berikut: ambil 15 lembar daun kumis kucing. Rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan kemudian minum secara rutin 1 kali sehari.
  8. Untuk mengatasi keputihan pada wanita, buatlah ramuan sebagai berikut: Ambil daun kumis kucing dan daun beluntas secukupnya. Rebus dengan air 1 gelas, tambahkan 1 sendok teh jintan hitam dan 10 biji kemukus. Minum secara teratur 1 kali sehari.
  9. Untuk mengatasi sakit pinggang, dapat kita buat ramuan: ambil 7 lembar daun kumis kucing dan 2 potong akar kumis kucing. Rebus dengan air 1 gelas. Minum secara teratur 2 kali sehari.
  10. Untuk mengusir masuk angin, buatlah ramuan kumis kucing sebagai berikut: rebus daun kumis kucing secukupnya dalam segelas air. Rebus hingga mendidih dan tersisa setengah gelas. Dinginkan dan minum sampai habis selagi hangat secara teratur.
  11. Kumis kucing juga dapat mengobati encok, asam urat, infeksi kantung kemih, dan nyeri saat buang air kecil.
Untuk diingat, bahwa ramuan ini adalah obat herbal, sehingga untuk mendapatkan kesembuhan harus dilakukan pengobatan yang cukup lama dan konsisten. Alangkah baiknya lagi jika dibarengi dengan pemeriksaan ke dokter secara rutin, agar mendapatkan kesembuhan yang sempurna.

Melihat betapa banyak manfaat kumis kucing untuk kesehatan, maka sebaiknya tanaman ini kita tanam di halaman rumah kita.
 
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Zona Organik - Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah - Seperti kita ketahui, apotik adalah tempatnya obat-obatan bagi manusia. Sama halnya dengan apotik hidup. Yang membedakan adalah, kalau apotik adanya di kota-kota tepatnya di toko, kalau apotik hidup berada di sekitar rumah kita, bisa di halaman rumah atau di pekarangan.

Untuk mendapatkan obat-obatan dari toko apotik, kita harus membayar dengan sejumlah uang, bedanya dengan apotik hidup, kita bisa mendapatkan obat-obatan alami sehat dengan gratis dari halaman atau pekarangan rumah kita.

Apakah apotik hidup itu? Semua orang sudah tahu, yaitu tanaman obat-obatan yang ditanam pada lahan pakarangan atau halaman rumah kita. Mengapa dinamakan apotik hidup, karena memberikan manfaat sebagai obat alami atau herbal. Tumbuhan yang bisa kita tanam di halaman rumah sebagai apotik hidup di antaranya adalah:

Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah
  1. jahe
  2. kencur
  3. lengkuas
  4. kunyit
  5. kumis kucing
  6. daun dewa
  7. lidah buaya
  8. daun sirih
  9. kecombrang
  10. temu
  11. pinisilin
  12. insulin, dll
Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dari menanam apotik hidup secara organik dalam karung di halaman rumah, seperti misalnya:
  1. Kita bisa menyediakan obat-obatan alami dengan murah, mudah, dan cepat tanpa harus membeli
  2. Menyegarkan udara di sekitar rumah kita karena banyak tanaman yang menghasilkan oksigen.
  3. Mendukung program pemerintah tentang penghijauan untuk melestarikan lingkungan sekitarnya yang sehat.
  4. Kita dapat berelaksasi dengan melihat indahnya tanaman nan hijau di halaman rumah kita.
  5. Sebagai sumber penghasilan keluarga. Sekarang ini marak budidaya jahe merah yang dilakukan sebagai usaha agribisnis menguntungkan.
  6. Kita dapat mencukupi kebutuhan dapur akan bumbu dan rempah-rempah yang sehat dan alami.
  7. Dengan menanam apotik hidup di halaman rumah, kita dapat melatih anak untuk bercocok tanam.
  8. Dan masih banyak keuntungan lain yang bisa kita peroleh dengan menanam apotik hidup di pekarangan.
Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Berikut ini cara menanam apotik hidup organik di halaman rumah. Seperti yang telah saya tulis artikel sebelumnya, caranya sangat mudah dan sederhana, yaitu:
  1. Buat media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Selengkapnya bisa dibaca pada Cara Mudah Lengkap Membuat Media Tanam Sayuran Organik dalam Karung.
  2. Masukkan media tanam pada wadah, dalam hal ini kami menggunakan karung bekas.
  3. Tanam bibit pada media di atas.
  4. Rawat dengan baik, yaitu dengan menyiram dan mengatasi hama dan penyakitnya.
  5. Tunggu hingga tanaman menghasilkan.
  6. Panen dan rasakan keuntungannya
Simpel dan mudah jika kita mau mengerjakannya, namun biasanya rasa enggan itu selalu muncul jika pada awalnya tidak kita paksakan.

Dengan menanam apotik hidup di halaman rumah, kami telah banyak memperoleh manfaatnya, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dapur.

Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah

Ayo mulai dari sekarang, seperti misalnya menanam 5 tanaman apotik hidup berikut ini:

1. Daun Sirih
Sirih sangat terkenal manfaatnya, yaitu untuk menghilangkan gatal-gatal pada kulit, mengatasi pendarahan gusi, dan mengatasi mimisan, serta menyembuhkan sariawan. Orang jaman dahulu menggunaan sirih untuk nginang (bahasa Jawa).

Kalau kita perhatikan, orang yang memiliki kebiasaan nginang, hidupnya selalu sehat. Penyakit akan susah menyerang, karena sari dari daun sirih yang ikut tertelan membantu membentengi tubuh dari serangan penyakit.

2. Jahe
Jahe bermacam-macam, ada jahe merah, jahe gajah, jahe prit, dll. Jahe memiliki manfaat sebagai rempah-rempah bumbu dapur. selain itu juga sebagai bahan tambahan dalam pembuatan makanan seperti biskuit, roti, ataupun kue, serta minuman. Fungsi penting jahe adalah sebagai obat tradisional yang aman dan menyehatkan. Sebagai tanaman obat, jahe berkhasiat untuk meredakan kejang, mengobati inflamasi, rematik, anti muntah, dan anti mikroba.

3. Kunir atau Kunyit
Tanaman rimpang berwarna kuning ini terkenal sebagai pewarna makanan alami yang menyehatkan. Selain itu kunyit merupakan tanaman yang digunakan untuk ramuan jamu yang berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, dan pembersih darah.

4. Laos atau Lengkuas

Kebanyak orang mengenal lengkuas sebagai bumbu masak ikan agar tidak bau amis. Sebenarnya lengkuas ada 2 macam, yaitu lengkuas putih dan merah. Lengkuas merah ini yang digunakan sebagai obat tradisional yang berkhasiat untuk meningkatkan selera makan, mengobati rematik, dan mengatasi penyakit kulit.

5. Lidah Buaya

Lidah buaya terkenal sebagai tanaman penyubur rambut. Selain itu, lidah buaya juga berkhasiat untuk menyembuhkan luka bakar dan keseleo.

5 tanaman di atas banyak terdapat di sekitar kita, sehingga untuk mulai menanamnya, kita dapat dengan mudah untuk mendapatkan bibitnya.

Demikian  Cara Sehat Alami dengan Menanam Apotik Hidup di Halaman Rumah semoga bermanfaat. Selanjutnya baca juga Menanam Sayuran Mudah pada Lahan Sempit di Halaman Rumah.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Zona Organik - Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga - Warung Hidup sudah sangat familiar di telinga kita, yaitu tanaman kebutuhan sehari-hari yang bermanfaat bagi kita dalam memenuhi kebutuhan dapur. Biasanya warung hidup terdapat di halaman rumah atau di pekarangan samping atau belakang rumah.
 
Warung hidup adalah berbagai tanaman di pekarangan yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi pemiliknya. Tanaman warung hidup biasanya terdiri dari tanaman sayuran, buah-buahan, atau bumbu dapur. Tanaman warung hidup dapat ditanam secara langsung di pekarangan atau halaman rumah. Pada perkembangannya, warung hidup kini tidak hanya ditanam langsung di tanah pekarangan, namun juga ditanam dalam wadah seperti:

Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
  1. karung bekas
  2. plastik
  3. pot
  4. kaleng bekas
  5. ember bekas
  6. polybag
  7. paralon
  8. drum
  9. bak semen
  10. kotak kayu, dll
Tanaman yang termasuk warung hidup antara lain berupa sayuran dan buah-buahan, yaitu sebagai berikut:
  1. lombok atau cabe atau cabai (cabe rawit, keriting, dan cabe hijau)
  2. tomat
  3. caisim
  4. terong
  5. kemangi
  6. daun bawang
  7. serai
  8. seladri
  9. jagung
  10. ubi
  11. ketela, dll
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
 
Warung hidup banyak mendatangkan manfaat bagi kita, yaitu antara lain untuk:
  1. Memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari akan sayuran, bumbu masak, atau buah-buahan.
  2. Penghijaun di sekitar rumah kita.
  3. Memperbaiki kondisi alam yang rusak akibat polusi udara, karena tanaman ini dapat mensuplai oksigen di sekitar rumah kita.
  4. Sebagai media pendidikan pada anak-anak kita.
  5. Mengajarkan anak kita bagaimana cara memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
  6. Sebagai penyambung tali silaturahmi dengan tetangga, yaitu dengan membagikan hasil tanaman kepada tetangga yang membutuhkan.
  7. Dan yang paling menarik adalah bahwa warung hidup bisa memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga kita.
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
 
Cara penanaman warung hidup di halaman rumah, kami lakukan dengan sederhana, yaitu memanfaatkan:
  1. karung bekas
  2. limbah ternak berupa kotoran sapi yang telah menjadi pupuk kandang
  3. sampah dedaunan di sekitar rumah kami
  4. sabut kelapa
  5. gedebog pisang
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga
Media tanam kami buat dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Selain itu kami juga memasukkan sabut kelapa, sampah daun, dan gedebog pisang yang telah busuk ke dalam media tanam.

Seperti yang kami lakukan sejak 6 bulan yang lalu. Kami menanam berbagai macam sayuran dan buah untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Dari sekian banyak tanaman warung hidup yang kami rawat, sebagian besar telah memberikan hasil yang lumayan.
 
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Seperti misalnya tanaman cabe. Umur tanaman cabe kami bervariasi dari yang paling lama 6 bulan hingga yang baru kami tanam. Semua itu memberikan manfaat yang begitu banyak.

Istri saya setiap hari memetik cabe, baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk dijual kepada tetangga yang membutuhkan. Dengan harga cabe yang lumayan tinggi saat ini, kami bisa mendapatkan tambahan penghasilan yang lumayan.
 
Manfaatkan Warung Hidup sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Tentu saja harga yang kami berikan di bawah harga pasaran, misalnya di pasar harga cabe Rp. 10.000,- per ons, maka kami jual ke tetangga dengan harga Rp. 7.000,- per ons.

Lumayan bukan, coba bayangkan jika kita memiliki banyak tanaman cabe dan dapat menghasilkan 1 kg perminggunya.

Selamat mencoba, semoga sukses

Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi

Zona Organik - Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi - Kotoran sapi merupakan bahan pembuat pupuk organik yang sangat bagus untuk kesuburan tanaman. Selain murah, pertanian menggunakan kotoran sapi juga ama untuk kesehatan karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk kesehatan kita. Pemerintah juga sangat mendukung pemanfaatan kotoran sapi sebagai pupuk organik pengganti pupuk kimia.

Semua tanaman sayuran dalam karung kami menggunakan pupuk organik kotoran sapi. Pupuk ini dicampurkan ke dalam media tanam sejak awal penanaman sayuran. Perbandingan penggunaan kotoran sapi (pupuk kandang ini adalah 1:1, yaitu satu karung tanah kita campur dengan 1 karung kotoran sapi.

Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi

Sebaiknya menggunakan pupuk kandang ini yang sudah berumur 3 bulan lebih, karena gas amoniaknya sudah hilang. Jika terpaksa menggunakan pupuk kandang ini yang masih baru, maka harus melalui dekomposer dahulu, agar gas amoniak dan zat lain yang merugikan akan hilang, sehingga jika kita gunakan tidak akan berakibat buruk pada tanaman.

Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi


Semakin banyak kotoran sapi semakin bagus media tanam yang kita buat. Kelebihan kotoran sapi sebagai pupuk kandang adalah sebagai berikut:
  1. Murah harganya.
  2. Kandungan humusnya lebih banyak dan dapat bertahan lama di dalam tanah, sehingga dapat menghemat penggunaan pupuk.
  3. Tanam yang diberi pupuk kandang ini akan tetap gembur dan tidak mudah memadat, sehingga sirkulasi udara di dalam metia tanam akan lebih baik.
  4. Aman bagi kesehatan karena tidak mengandung residu kimia.
  5. Aman bagi lingkungan. Seperti kita ketahui, penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama akan merusak struktur tanah, namun tidak demikian dengan pupuk kandang, bahkan menjadi sebaliknya, yaitu bahwa pupuk kandang justru dapat memperbaiki kerusakan struktur tanah akibat akumulasi penggunaan pupuk kimia.
  6. Membantu mengatasi masalah melimpahnya limbah ternak yang dapat mengganggu lingkungan (polusi udara).
Pemberian pupuk kotoran sapi susulan dapat kita berikan sebulan sekali dengan menaburkannya di permukaan media tanam. Dosisnya tidak usah terlalu banyak, bisa kita berikan setebal 2-3 cm saja sudah cukup.
 
Cabe Organik Tumbuh Subur dengan Pupuk Kandang Kotoran Sapi

Kami telah membuktikan manfaat kotoran sapi sebagai pupuk organik bagi tanaman sayuran di halaamn rumah kami. Tanaman warung hidup dan apotik hidup kami, seperti cabe, tomat, terong, caisim, jahe, kunyit, dan lain-lain tetap tumbuh subur dan menghasilkan buah dan sayur yang sehat.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan

Zona Organik - Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan - Sabut kelapa atau kulit buah kelapa biasanya digunakan sebagai bahan kerajinan, seperti sapu, kesed, dan tambang. Selain sebagai bahan kerajinan, sabut kelapa juga telah dimanfaatkan sebagai sumber nitrogen yang bermanfaat bagi tanaman.

Dalam hal ini, kami memanfaatkan sabut kelapa sebagai tambahan pupuk organik untuk tanaman warung dan apotik hidup di halaman rumah.

Biasanya, dalam dunia pertanian, sabut kelapa digunakan sebagai bahan pembuat pupuk organik, yaitu hasil rendaman sabut kelapa digunakan sebagai pupuk tanaman dengan cara menyemprotkannya.

Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan

Yang kami lakukan untuk memanfaatkan sabut kelapa sebagai pupuk organik pada tanaman sayuran adalah sebagai berikut:
  1. Kami meletakkan 2 potong sabut kelapa di dalam media tanam.
  2. Selain itu, jika ada sisa sabut kelapa, maka kami letakkan pada permukaan media tanam hingga menutupi permukaannya.
Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan
Tujuan kami meletakkan sabut kelapa di dalam media tanam adalah:
  1. Supaya nanti ketika sabut terkena air, baik air siraman maupun air hujan, sabut akan menyuplai nitrogen bagi tanaman.
  2. Setelah 3 bulan, diharapkan sabut akan terurai dan menjadi kompos/humus yang dibutuhkan oleh tanaman sebagai makanannya.
Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan
Tujuan yang kedua dengan meletakkan sabut kelapa pada permukaan media tanam adalah:
  1. Untuk mengurangi penguapan air dalam media tanam pada musim panas.
  2. Sabut kelapa dapat menahan air yang kita siramkan, sehingga bisa menjaga ketersediaan air bagi tanamn.
  3. Air dari sabut kelapa yang menetes ke media tanam mengandung manfaat sebagai pupuk cair.
Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Budidaya Warung Hidup Organik di Pekarangan
Selain beberapa manfaat di atas, kita juga dapat mengurangi biaya produksi pembelian pupuk organik dengan memanfaatkan ketersediaan sabut kelapa di lingkungan kita.

Kami telah membuktikan keampuhan sabut kelapa sejak bulan Juli 2014, kami tidak memberikan pupuk tambahan hingga Desember 2014 ini, meskipun demikian tanaman sayuran kami tetap terlihat segar, hijau dan berbuah lebat.

Selamat mencoba, semoga sukses.

Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah

Zona Organik - Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah - Terong merupakan jenis tanaman buah dan sayur yang termasuk tanaman warung hidup. Terong sangat gampang dibudidayakan.

Sebagai salah satu sayuran yang digemari, terong dapat diolah menjadi berbagai macam sayuran lezat, seperti: sambel goreng terong, lodeh, urab, dan lain sebagainya. Terong bermacam-macam jenisnya, ada terong ungu panjang, ungu bulat, hijau panjang, dan hijau bulat. Kesemuanya sangat mudah di tanam di mana saja.

Sayangnyakebanyakan orang masih enggan untuk menanm buah yang satu ini. Alasannya ribet, paling hanya butuh beberapa buah, itu saja tidak setiap hari, mengapa harus repot menanamnya, mending beli saja di pasar.
Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah


Kebanyakan orang berfikir demikian, padahal jika kita telaah, terang sangat banyak manfaatnya, apalagi jika kita tanam sendiri di pekarangan atau halaman rumah. Manfaatnya antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Sebagai sumber gizi keluarga
  2. Sebagai pemenuh kebutuhan dapur keluarga
  3. Sebagai sarana relaksasi keluarga
  4. Sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak
  5. Sebagai penambah penghasilan keluarga
Berikut ini cara budidaya terong organik dalam karung yang mudah di pekarangan rumah:
  1. Siapkan biji terong untuk disemai. Biji terong bisa kita ambil dari buah terong yang telah tua atau dapat juga membeli dari toko.
  2. Siapkan media tanam. Media tanam dapat kita buat sendiri dengan campuran tanah pekarangan dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  3. Siapkan karung bekas. Selain karung bekas, kita juga bisa memanfaatkan barang bekas lainnya, misalnya kaleng bekas, toples, ember, plastik, dan lain-lain.
  4. Kumpulkan sampah daun di sekitar kita sebagai tambahan pupuk kompos.
  5. Masukkan media tanam ke dalam karung kira-kira setinggi 10 cm.
  6. Masukkan sampah daun ke dalam karung secukupnya.
  7. Masukkan kembali media tanam hingga setengah dari tinggi karung.
  8. Semaikan biji terong pada karung yang telah diisi dengan media tanama.
  9. Setelah kurang lebih 2 minggu tanaman terong siap dipindahkan ke karung budidaya.
  10. Selanjutnya tinggal perawatan, berupa penyiraman.
  11. Penyiraman dilakukan 3 hari sekali atau sesuai kebutuhan. Dengan catatan jangan tertlalu basah karena terong tidak suka media yang basah.
  12. Selanjutnya tinggal tunggu saja tanaman terong memberikan buah yang sehat untuk keluarga kita.

Menanam Terong Organik Dalam Karung di Pekarangan Rumah

Kami menanam terong secara organik, sehingga cara budidaya terong di atas tidak ada pemupukan, karena pupuk organik telah dipersiapkan bersama dengan media tanam. Selain penggunaan pupuk organik, dalam perawatannya jika terdapat serangan hama dan penyakit tanaman, kami juga menggunakan pestisida organik ramuan sendiri.

Selamat mencoba semoga sukses.

Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan

Zona Organik - Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan - Awalnya melihat ada beberapa cabe di dapur yang sangat matang, kemudian muncul ide untuk menyemainya di samping rumah. Setelah satu minggu, biji cabe mulai berkecambah. Wah, tanda-tanda kehidupan mulai muncul. Biji cabe kami rawat agar kondisinya tetap lembab.

Setelah 20 hari, bibit cabe mulai muncul. Bibit cabe mulai mengeluarkan daunnya. Ini harus segera mempersiapkan lahan untuk pemindahan benih cabe tersebut.

Ketika itu kami sedang semangat menanam cabe dalam karung. Muncul ide, mengapa tidak sekalian saja menanam cabe dalam karung?

Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan

Mulai saat itu, kami memindahkan benih cabe ke dalam karung. Untuk lebih jelasnya proses penanaman cabe di dalam karung yang kami lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Membuat media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  2. Masukkan media tanam ke dalam karung hingga 2/3 dari tinggi karung.
  3. Selain pupuk kandang, kami juga memasukkan sampah daun di pekarangan ke dalam karung tersebut.
  4. Semaikan biji cabe pada salah satu karung yang telah terisi media tanam.
  5. Bibit cabe bisa kita gunakan cabe dari dapur yang telah merah atau bisa juga membeli biji cabe di toko pertanian.
  6. Sebarkan biji cabe ke tempat persemaian dan tunggu hingga tumbuh, biasanya memakan waktu 20 hingga 30 hari.
  7. Setelah cabe berdaun 3-5 helai, pindahkan ke karung tempat budidaya.
  8. Hati-hati dalam mencabut bibit cabe dari persemaian, karena dapat merusak akar sehingga pertumbuhannya akan terganggu, sebaiknya kita angkat bibit cabe bersama tanah persemaiannya.
  9. Hati-hati supaya tanah yang menempel pada akar cabe tidak lepas.
  10. Tanamlah bibit ke media tanam dengan tanah yang menempel pada akarnya.
  11. Lakukan penanaman pada sore hari, agar bibit tidak layu oleh panas matahari.
  12. Susun rapi karung di halaman rumah, bisa halaman depan, samping kiri, kanan, atau belakang rumah.
  13. Sebaiknya karung jangan langsung ditempatkan di tanam. Dasari dengan dua buah batu bata.
  14. Lakukan penyiraman 3 hari sekali atau sesuai kebutuhan.
  15. Agar media tanam dalam karung tidak cepat memadat dan tetap gembur, sebaiknya jangan terlalu sering disiram.
  16. Perawatan selanjutnya adalah kita periksa apakah ada serangan ulat daun atau hama lainnya.
  17. Jika ada, segera diatasi dengan pestisida organik.
  18. Jika tanaman tumbuh dengan normal, maka pada usia 40-50 hari setelah tanam, cabe mulai berbunga.
  19. Dan pada usia 2 bulan cabe sudah mulai berbuah.
Mari Menanam Cabe Organik Menggunakan Karung Bekas Menguntungkan
 
Membuat pestisida organik dapat dilakukan dengan mudah menggunakan bahan-bahan yang murah di sekitar kita. Caranya akan segera saya tulis pada postingan selanjutnya.
 
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami

Zona Organik - Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami - Seperti halnya tanaman cabe, tanaman tomatpun juga dapat berbuah dengan lebat di halaman rumah kami. Cara penanaman dan perawatannya juga sama dengan tanaman cabe. Semua kami lakukan dengan organik tanpa bahan kimia demi kesehatan.

Media tanam yang kami gunakan untuk tomat juga sama saja dengan media tanam untuk cabe. Kami hanya menanam beberapa pohon tomat saja sebagai pemenuh kebutuhan dapur kami. Berbeda dengan cabe yang kami tanam sebanyak mungkin yang kami bisa karena cabe memiliki nilai ekonomis sangat tinggi.

Sebagai tanaman warung hidup, tomat memberikan banyak manfaat bagi kita, misalnya: sebagai buah sayuran yang lezat bergizi.

Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami

Tomat merupakan salah satu buah yang memiliki manfaat untuk kecantikan yang sering digunakan sebagai masker wajah untuk merawat dan mempercantik wajah para wanita.

Tomat Organik juga Berbuah dengan Lebat di Pekarangan Rumah Kami

Berikut ini manfaat tomat selengkapnya:
  1. Menjaga kesehatan pencernaan kita karena banyak mengandung serat.
  2. Menjaga kesehatan kulit karena tomat mengandung likopen yang berfungsi untuk mencegah kerusakanan jaringan kulit akibat sinar ultraviolet.
  3. Mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang karena tomat banyak mengandung vitamin K.
  4. Kandungan likopen pada tomat, selain dapat menjaga kesehatan kulit, juga dapat mencegah penyakit kanker.
  5. Kandungan kromium pada tomat dapat menyeimbangkan kadar gula dalam darah sehingga dapat mencegah penyakit diabetes.
  6. Tomat mengandung vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata kita.
  7. Selain dapat menjaga kesehatan mata, vitamin A pada tomat juga dapat menjaga kesehatan rambut agar tetap hitam berkilau.
Mengingat begitu banyaknya manfaat buah tomat, marilah mulai dari sekarang kita menanam tomat memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah yang menganggur.

Tanaman Cabe Umur Dua Bulan Siap Berbuah

Zona Organik - Tanaman Cabe Umur Dua Bulan Siap Berbuah - 6 minggu (50 hari) setelah tanam, biasanya pohon cabe mulai berbunga. Hal itu terjadi jika tanaman cabe tumbuh dengan sehat. Kemudian setelah 8 minggu atau 2 bulan, cabe mulai berbuah. Itu yang terjadi pada tanaman cabe organik dalam karung di halaman kami.

Bahagia rasanya melihat tanaman cabe organik mulai menampakkan hasinya. Buah mulai bermunculan dari ujung cabang dan ranting pohon cabe. Waktu 2 bulan tersebut dicapai karena tanaman cabe tumbuh dengan normal, tanpa ada gangguan hama dan penyakit. Namun jika cabe terserang penyakit (biasanya pucuk keriting) maka bunga cabe akan gagal menjadi buah.

Tanpa obat-obatan dan pupuk apapun (selain pupuk organik kotoran sapi) tanaman cabe kami mulai berbuah dengan lebat pada waktu 2 bulan. Bagaimana jika diberikan tambahan pupuk lain, mungkin kan semakin lebat. Namun itu tidak kami lakukan, karena kami menginginkan hasil yang organik, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Tanaman Cabe Umur Dua Bulan Siap Berbuah

Meski tidak ada tambahan pupuk apapun, tanaman cabe kami tidak kalah dengan tanaman cabe yang dirawat dengan pupuk dan obat-obatan kimia.

Ada sedikit hal sepele yang kami lakukan dan mungkin itu berpengaruh pada tanaman cabe kami, yaitu:
  1. Kami mencampurkan sampah daun di pekarangan kami ke dalam media tanam dalam karung sejak pertama kali membuat media tanam.
  2. Kami juga meletakkan potongan sabut kelapa di dalamnya.
Harapan kami dengan memasukkan sampah daun di dalam media, setelah tanaman cabe berumur 2 bulan, sampah daun itu terurai menjadi humus, sehingga akan memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman cabe kami.

Kemudian, maksud kami memberikan sabut kelapa di dalam media adalah untuk suplai nitrogen dalam tanah yang dibutuhkan oleh tanaman. Karena seperti apa yang kami baca, ternyata sabut kelapa memiliki kandungan nitrogen yang tinggi, jika terkena air maka sabut kelapa akan menghasilkan nitrogen.

Itulah yang biasanya kami lakukan pada tanaman cabe dalam karung kami sehingga dapat tumbuh normal dan berbuah pada waktunya. Namun satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa semua itu adalah anugerah dari Allah SWT yang telah memberikan dan menghidupkan tanaman cabe kami sehingga dapat tumbuh dengan subur.
Copyright © 2015. Zona Organik - All Rights Reserved
Template Editing by Zona Organik